Logo BeritaSatu

RUU KIA Bisa Jadi Pedang Bermata 2 bagi Perempuan Pekerja

Selasa, 28 Juni 2022 | 06:41 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pembahasan Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) menuai banyak tanggapan dari masyarakat. Tak terkecuali dari perempuan pengusaha, yang menilai, salah satu isi RUU KIA bisa menjadi pedang bermata dua.

Penggiat kesetaraan gender yang juga COO PT Infinitie Berkah Energi, Rinawati Prihatiningsih mengungkapkan, kebijakan cuti melahirkan 6 bulan bisa menjadi pedang bermata dua bagi perempuan pekerja.

Advertisement

Di satu sisi merupakan kebijakan untuk melindungi pekerjaan dan hak-hak reproduksi perempuan. Namun di sisi lain, kebijakan ini berdampak menimbulkan anggapan kehamilan sebagai beban organisasi atau perusahaan.

"Sebab, tidak semua perusahaan mampu menjalankan kebijakan ini. Hal ini bisa mendorong sikap diskriminatif dalam perekrutan dan promosi perempuan di tempat kerja," ungkap Rinawati, Senin (27/6/2022).

Rinawati mengatakan dampaknya pengusaha akan cenderung merekrut perempuan berdasarkan usia dan status perkawinannya, karena khawatir peran reproduksi mereka dapat mempengaruhi biaya dan kinerja perusahaan.

Makanya, perlu kajian yang lebih serius terkait kebijakan cuti melahirkan 6 bulan dan skema jaminan sosial, di mana beban dari cuti ini, tidak hanya ditanggung oleh pemberi kerja saja, namun ditanggung bersama oleh pengusaha, karyawan, dan pemerintah disesuaikan dengan tingkatannya.

Disebutkan, dukungan terhadap RUU KIA ini akan mengalir bila dibuat sepanjang untuk mewujudkan kesejahteraan dan kesehatan ibu dan anak dan tidak kontra produktif bagi perempuan.

“RUU KIA seharusnya tidak hanya mengatur cuti hamil namun juga cuti ayah, cuti orang tua, dan keluarga, dan memuat klausul anti-diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, kehamilan, atau tanggung jawab keluarga dalam aspek pekerjaan apa pun," kata Rina yang juga menjadi Pengurus Kadin Indonesia itu.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harapan Baru Hukum Pidana di Indonesia

Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) perlu segera disahkan untuk mengikuti pergeseran paradigma hukum pidana.

NEWS | 15 Agustus 2022

Peringatan HUT Ke-72 Jateng Jadi Wujud Semangat Keberagaman

Upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di halaman Kantor Gubernur Jateng diikuti oleh beragam etnis nusantara yang ada di Jateng.

NEWS | 15 Agustus 2022

Satgas: Jakarta Masih Sumbangkan Kasus Terbanyak Covid-19

Secara nasional, tambahan kasus positif Covid-19 paling banyak berasal dari DKI Jakarta, yakni 1.902 orang.

NEWS | 15 Agustus 2022

Sarihusada Dukung Peningkatan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak

Melalui keberlanjutan usaha, kata dia, Sarihusada menghadirkan produk asli Indonesia melalui operasional produksi pada empat pabriknya.

NEWS | 15 Agustus 2022

Kasus Pengutil Cokelat di Alfamart, Ini Kata Hotman Paris

Hotman Paris menilai, meski telah mengembalikan cokelat yang dicuri di Alfamart, bukan berarti pengutil cokelat bisa disebut tidak melakukan tindak pidana.

NEWS | 15 Agustus 2022

PDIP: Jangan Keliru Artikan Restu Jokowi untuk Prabowo Cs

PDIP meminta semua pihak tidak keliru mengartikan restu Presiden Jokowi untuk para menterinya yang akan mencalonkan diri.

NEWS | 15 Agustus 2022

Pakar: Selesaikan Booster Covid-19 Pertama, Baru yang Kedua

Masyarakat diminta tidak tergesa-gesa ingin mendapatkan suntikan vaksin booster Covid-19 kedua.

NEWS | 15 Agustus 2022

Mutasi Virus Sebabkan RI Belum Sepenuhnya Aman dari Covid-19

Mutasi virus menyebabkan Indonesia belum aman sepenuhnya dari penularan Covid-19 meski anti bodi masyarakat sudah tinggi.

NEWS | 15 Agustus 2022

Menparekraf: Tak Semua Destinasi Wisata Alami Kenaikan Tarif

Menparekraf Sandiaga Uno memastikan tidak semua destinasi pariwisata nantinya mengalami kenaikan tarif.

NEWS | 15 Agustus 2022

Pembunuhan Brigadir J, Kommnas HAM Siapkan Kesimpulan Akhir

Komnas HAM tengah mengebut tahap akhir penyelidikan terhadap perkara kematian Brigadir J.  

NEWS | 15 Agustus 2022


TAG POPULER

# Carlo Ancelotti


# Cacar Monyet


# Man City


# Parsindo


# Korea Utara


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Baznas Kedepankan Transparansi Pengelolaan Dana Zakat

Baznas Kedepankan Transparansi Pengelolaan Dana Zakat

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings