Logo BeritaSatu

Legalisasi Ganja di Indonesia, Ini Respons Mabes Polri

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:58 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menanggapi viralnya foto seorang ibu di media sosial karena membawa poster bertuliskan membutuhkan ganja medis untuk pengobatan anaknya saat hari bebas kendaraan, di Jakarta, Minggu (26/5/2022).

Direktur Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan, usulan terkait melegalkan ganja untuk kepentingan medis harus melalui proses persetujuan Menteri Kesehatan atas rekomendasi BPOM.

Hal tersebut berdasarkan bunyi Pasal 8 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Saat ini, Polri sebagai penyidik tindak pidana narkotika berpedoman kepada ketentuan Pasal 8 Ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Krisno melalui keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Dikatakan Krisno, berdasarkan UU tersebut, ganja sebagai salah satu bentuk narkotika golongan I. Artinya, dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan.

"Saya tidak mau mendahului untuk membuat prediksi apakah kasus penyalahgunaan meningkat manakala ganja dilegalkan untuk kepentingan medis, meskipun bisa saja terjadi demikian," ucapnya.

Perwira tinggi Polri itu mengatakan, belum ada persiapan apapun terkait wacana ganja dilegalkan untuk kepentingan medis. Polri sebagai alat negara penegak hukum tentunya wajib menggunakan hukum positif yang berlaku di Indonesia.

"Sampai sejauh ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara di PBB yg menolak legalisasi ganja," imbuhnya.

Sebelumnya viral di media sosial unggahan foto yang menampilkan seorang ibu membawa poster bertuliskan butuh ganja medis saat hari bebas kendaraan atau CFD di Bundaran HI, Minggu (26/6).

Foto ibu yang meminta ganja medis ini awalnya diunggah di akun Twitter penyanyi Andien Aisyah yakni @andienaisyah.

Ibu yang diketahui bernama Santi itu mengaku mempunyai anak bernama Pika yang menderita penyakit cerebral palsy (kelumpuhan otak). Menurut sang ibu, obat untuk menyembuhkan penyakit itu adalah minyak biji ganja alias CBD Oil.

Sementara itu, pemerintah berencana untuk mengkaji legalitas ganja untuk keperluan medis. Pemerintah hendak mengkaji lebih lanjut hal positif dan negatif dari ganja medis.

"Pemerintah akan mempelajari terlebih dahulu mengenai legalitas ganja untuk tujuan medis. Akan dilihat baik buruknya," kata Kabag Humas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Tubagus Erif Faturahman dalam keterangannya, Rabu (29/6/2022).

Dikatakan Tubagus Erif, pemerintah akan meminta pandangan para ahli di bidang kesehatan, sosial, agama, dan lainnya untuk mengkaji hal positif dan negatif dari ganja medis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Febri Diansyah: Anak Bungsu Sambo Dirawat Nenek dan Pengasuhnya

Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah mengungkapkan, anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri akan dirawat oleh nenek dan pengasuhnya.

NEWS | 30 September 2022

Update Covid-19: Hari Ini Kasus Positif 1.857

Hari ini, Jumat (30/9/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.857, sehingga total kasus Covid-19 pada hari ini tercatat 6.431.624.

NEWS | 30 September 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 30 September

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 30 September 2022

Infografik prediksi puncak Covid-19 berdasarkan data 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 30 September 2022

Infografik kasus positif kumulatif dan suspek Covid-19 sampai 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Data Kematian Covid-19 di Indonesia sampai 30 September 2022

Infografik kematian Covid-19 di Indonesia sampai 30 September 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 30 September 2022

Bantah Desmond, Komnas HAM Tegaskan Timsel Telah Bekerja Sesuai Aturan

Komisioner Komnas HAM Amiruddin membantah tuduhan anggota DPR Desmond J Mahesa yang menyebut Timsel calon komisioner Komnas HAM melanggar tata tertib.

NEWS | 30 September 2022

Stok Vaksin Meningitis Jemaah Haji dan Umrah Diperbanyak

Kemenkes mengupayakan normalisasi stok vaksin Meningitis Meningokokus (MM) bagi pelaku perjalanan termasuk calon jemaah haji dan umrah.

NEWS | 30 September 2022

Indonesia Akan Sesuaikan Syarat Haji dan Umrah dengan Saudi

Kemenkes dan Kementerian Agama (Kemenag) bakal menyesuaikan aturan syarat haji dan umrah dari Pemerintah Arab Saudi.

NEWS | 30 September 2022

Nasdem Minta Anies Lanjutkan Program Jokowi jika Ingin Diusung

Partai Nasdem mensyaratkan Anies Baswedan melanjutkan program Jokowi jika ingin diusung Partai Nasdem sebagai capres di Pilpres 2024.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Xurya Bantu Perusahan Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

Xurya Bantu Perusahan Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings