Logo BeritaSatu

Karyawan Elvis Cafe Eks Holywings Menganggur, Bima Arya Salahkan Pengelola

Jumat, 1 Juli 2022 | 19:25 WIB
Oleh : Vento Saudale / FFS

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Bima Arya tidak memungkiri dampak dari penutupan permanen Elvis Cafe eks Holywings menyebabkan para karyawannya kehilangan pekerjaan. Bima Arya melihat hal itu sebagai risiko bila pengelola Elvis Cafe eks Holywings tidak mengindahkan peraturan.

Bima mengaku akan ada karyawan Elvis Cafe yang akan kehilangan pekerjaan lantaran Pemkot Bogor membekukan operasional dan tengah proses penutupan permanen karena ditemukan pelanggaran berat pengelola.

Advertisement

Untuk nasib para karyawan yang terdampak pencabutan izin Elvis Cafe eks Holywings ini, Bima Arya mengatakan akan berkomunikasi dan mencari tahu berapa jumlah karyawan yang terdampak.

"Pemkot akan membuka komunikasi. Ada berapa karyawannya. Sejauh kita usahakan bisa ditampung, kita salurkan (ke tempat lain), kata Bima Arya.

Meski demikian, Bima menyebut pengelola Elvis yang masih berafiliasi Holywings tidak peka sejak awal. Ia pun menyangkan, pengelola ceroboh melanggar sejumlah aturan yang ditetapkan Pemkot Bogor.

“Tetapi pertanyaan saya apakah owner Holywings berpikir panjang ketika mereka melakukan pelanggaran-pelanggaran? Apakah pemilik modal, endorser, artis, selebriti dan backing semua ketika mereka melakukan pelanggaran berpikir atau tidak pelanggaran itu akan berujung pada penghentian izin usaha,” ungkapnya.

“Penghentian izin usaha akan berdampak kepada tenaga kerja, kasihan tidak mereka kepada yang bekerja? Berpikir tidak mereka kepada dampak ekonominya? Keresahannya? Belum kita berbicara psikologi umat, jadi saya kira tolong semuanya diletakkan pada konteks yang sangat proporsional,” Sambung Bima Arya.

Bima menekankan, Elvis Cafe telah melanggar aturan dengan memperjualbelikan alkohol di atas 5%. Apalagi muncul promo yang menyinggung privasi umat muslim.

“Yang paling di atas adalah ini persoalan umat yang terluka, kedua ada juga di situ persoalan-persoalan aturan, yang lain-lainnya tenaga kerja menjadi konsekuensi. Jadi urutannya jangan dibalik, masalah pengangguran di atas,” ujar Bima Arya.

Saat ini Pemkot Bogor telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat selaku pemberi izin untuk penutupan permanen. Bima melihat hal itu juga sudah sejalan dengan instruksi Gubernur Ridwan Kamil.

Keputusan itu diambil setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyegel dan membekukan operasional Elvis Cafe yang masih berafiliasi atau menginduk ke Holywings Indonesia karena menjual minuman keras (miras) alias alkohol di atas 5%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kajati Jawa Barat Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari UPI

Kajati Jawa Barat, Dr Asep N Mulyana SH MHum, Jumat (19/8/2022), menerima anugerah gelar profesor kehormatan bidang ilmu hukum dari UPI Bandung.

NEWS | 19 Agustus 2022

Kronologi Identifikasi‎ Korban Kebakaran Indekos di Tambora

Empat dari enam jenazah korban kebakaran di Tambora, Jakarta Barat, telah terindentifikasi. 

NEWS | 19 Agustus 2022

Warga Tuntut Polisi Tuntaskan Pengusutan Kasus Pembunuhan Subang

Dengan membentangkan spanduk, warga menuntut kepolisian menuntaskan pengusutan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang terjadi setahun lalu. 

NEWS | 19 Agustus 2022

Ditemukan, CCTV yang Rekam Kejadian Sebelum hingga Sesudah Brigadir J Tewas

Polri berhasil menemukan CCTV yang menggambarkan situasi sebelum, sesaat, dan setelah Brigadir J tewas di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo.

NEWS | 19 Agustus 2022

Istri Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, dan Putri terancam hukuman mati.

NEWS | 19 Agustus 2022

Alasan Polisi Belum Menahan Putri Candrawathi

Putri Candrawathi ditetapkan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Namun, Putri Candrawathi belum ditahan karena sakit.

NEWS | 19 Agustus 2022

Kemendagri Harap Kerja Sama Survei Demarkasi Indonesia-Malaysia Makin Baik

Kemendagri berharap kerja sama curvei demarkasi Indonesia-Malaysia untuk menentukan batas negara kedua negara akan berjalan makin baik.

NEWS | 19 Agustus 2022

Ketua FKMTI: Ada Upaya Membungkam Korban Mafia Tanah

Kriminalisasi yang dilakukan terhadap korban mafia tanah diduga sebagai upaya untuk membungkam suara mereka yang berjuang untuk mendapatkan hak.

NEWS | 19 Agustus 2022

Jaga Kelestarian Lingkungan, KVG Kembangkan Budi Daya Kenaf

Guna menjaga kelestarian lingkungan, KVG melakukan kerja sama dengan PT Kenaf Diwana Sanjaya dan Pemprov Aceh mengembangkan budi daya kenaf.

NEWS | 19 Agustus 2022

Sebelum Jadi Tersangka, Putri Candrawathi Sudah 3 Kali Diperiksa

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus Brigadir J, istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sudah diperiksa tiga kali oleh timsus Polri.

NEWS | 19 Agustus 2022


TAG POPULER

# Rupiah


# Putri Candrawathi Tersangka


# Pembunuhan Brigadir J


# Jaringan Judi


# Polisi Tembak Polisi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Tetapkan Eks Kepala BPKAD Jatim sebagai Tersangka Suap

KPK Tetapkan Eks Kepala BPKAD Jatim sebagai Tersangka Suap

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings