Logo BeritaSatu

Pasien Rawat Inap Covid Naik, Prancis Rekomendasikan Lagi Masker

Minggu, 3 Juli 2022 | 14:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Pejabat Prancis merekomendawsikan orang untuk kembali menggunakan masker wajah setelah pasien rawat inap melonjak. Seperti dilaporkan AP, Sabtu (2/7/2022), rawat inap terkait virus meningkat dengan cepat di Prancis selama dua minggu terakhir.

Dari komuter Paris hingga turis di French Riviera, banyak orang tampaknya menyambut sentuhan ringan pemerintah, sementara beberapa khawatir bahwa tindakan pencegahan yang diperlukan mungkin diperlukan.

Advertisement

Menurut data pemerintah, rawat inap terkait virus meningkat dengan cepat di Prancis selama dua minggu terakhir, dengan hampir 1.000 pasien dengan Covid-19 dirawat di rumah sakit per hari. Infeksi juga meningkat di seluruh Eropa dan Amerika Serikat, tetapi Prancis memiliki proporsi yang sangat tinggi orang di rumah sakit, menurut perkiraan Our World in Data.

Juru bicara pemerintah Prancis Olivia Gregoire mengatakan tidak ada rencana untuk memperkenalkan kembali peraturan nasional yang membatasi atau mengatur kondisi untuk berkumpul di dalam ruangan dan kegiatan lainnya.

"Orang-orang Prancis muak dengan pembatasan. Kami yakin bahwa orang akan berperilaku secara bertanggung jawab," katanya pada hari Rabu di saluran BFMTV.

Pemilihan parlemen Prancis bulan lalu mengakibatkan Presiden Emmanuel Macron kehilangan mayoritasnya di legislatif nasional, sementara partai-partai di paling kanan dan paling kiri yang telah memprotes aturan vaksin dan masker pemerintahnya sebelumnya mendapatkan kursi.

Setelah perdana menteri minggu ini merekomendasikan agar orang-orang kembali mengenakan masker di transportasi umum, komuter Raphaelle Vertaldi berkata, “Kita perlu menangani virus, tetapi kita tidak bisa berhenti hidup karenanya.”

Vertaldi, yang naik kereta api di Boussy-Saint-Antoine selatan Paris, mengaku menentang penggunaan masker wajib tetapi akan menutupi mulut dan hidungnya lagi, jika pemerintah mengharuskannya.

Hassani Mohammed, seorang pekerja pos di Paris, tidak menunggu keputusan pemerintah. Dia bertopeng sebelum perjalanan sehari-harinya. Dengan istri yang pulih dari operasi dan dua anak di rumah, dia tidak ingin mengambil risiko tertular virus corona untuk ketiga kalinya.

“Saya menyadari bahwa pandemi bukan milik masa lalu,” kata Mohammed.

Masker telah diperdebatkan di Prancis. Di awal pandemi, pemerintah Prancis menyarankan masker tidak membantu. Pemerintah akhirnya memperkenalkan beberapa pembatasan terberat di Eropa, termasuk mandat masker di dalam dan di luar yang berlangsung lebih dari setahun, bersama dengan karantina yang ketat.

Pengadilan Paris memutuskan pada Selasa bahwa pemerintah Prancis gagal menyediakan masker bedah pada awal pandemi dan untuk mencegah penyebaran virus. Pengadilan administrasi di Paris juga memutuskan bahwa pemerintah salah dengan menyarankan sejak awal bahwa masker tidak melindungi orang dari infeksi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Brigadir J, Pengacara: Ungkap Alasan Bharada E

Bharada E mengaku bahwa dia menembak Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J atas perintah atasan kedinasannya.

NEWS | 8 Agustus 2022

Malam-malam, Kuasa Hukum Bharada E Datangi Bareskrim, Ada Apa?

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Deolipa Yumara menyambangi Bareskrim Polri pada Senin (8/8/2022) malam. Ada apa?

NEWS | 8 Agustus 2022

Honor Petugas KPPS Cs Naik di Pemilu 2024, Ini Perinciannya

KPU mengungkapkan, pemerintah menyetujui kenaikan honor badan ad hoc penyelenggara pemilu, yakni PPK, PPS, dan KPPS di Pemilu 2024. Begini Perinciannya. 

NEWS | 8 Agustus 2022

Kasal Resmikan Kapal Angkut Tank KRI Teluk Calang-524

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Jenis Angkut Tank (AT)-7 KRI Teluk Calang-524 diresmikan oleh Kasal Laksmana Yudo Margono, Senin (8/8/2022).

NEWS | 8 Agustus 2022

Kemenkes: BIAN 2022 Kejar Imunisasi yang Tertinggal Saat Pandemi

Kemenkes menyatakan BIAN 2022 memiliki target mengejar cakupan imunisasi dasar pada anak yang tertinggal saat pandemi Covid-19.

NEWS | 8 Agustus 2022

Kementerian PPPA dan APPNIA Gelar Nobar HAN 2022 di Sekolah Darurat Kartini

Memperingati Hari Anak Nasional 2022 atau HAN 2022, Kementerian PPPA dan APPNIA menggelar nonton bareng atau nobar di Sekolah Darurat Kartini Ibu Kembar. 

NEWS | 8 Agustus 2022

Sandiaga Uno Sebut Pengelolaan TNK Kewenangan KLHK

Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan pengelolaan TNK  berada di bawah lingkup KLHK bekerja sama dengan Pemprov NTT.

NEWS | 8 Agustus 2022

Lemkapi: Persengkongkolan Diduga Jadi Kendala Ungkap Kasus Brigadir J

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) menduga, ada persengkongkolan dalam pengungkapan kasus tewasnya Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 8 Agustus 2022

Gobel: Melalui Prangko, Filatelis Mencatat Sejarah dan Peradaban

Rachmat Gobel mengatakan bahwa prangko berperan membuka cakrawala kita tentang masa lalu dan memahaminya dengan benar.

NEWS | 8 Agustus 2022

Mahfud MD: Tersangka Kasus Brigadir J Akan Bertambah

Mahfud MD mengatakan tersangka kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akan bertambah menjadi 3 orang.

NEWS | 8 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
RRI Raih Penghargaan Most Engaging Media

RRI Raih Penghargaan Most Engaging Media

NEWS | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings