Logo BeritaSatu

Inflasi Tembus 60 Persen, Sri Lanka Berhenti Cetak Uang

Rabu, 6 Juli 2022 | 09:14 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kolombo, Beritasatu.com- Sri Lanka akan berhenti mencetak uang sepenuhnya setelah dilanda inflasi hingga 60 persen pada tahun 2022. Seperti dilaporkan Arab News, Selasa (5/7/2022), pemerintah sedang mengerjakan rencana restrukturisasi utang untuk dana talangan Dana Moneter Internasional (IMF).

Sri Lanka menghadapi negosiasi dengan IMF sebagai “negara bangkrut,” kata Wickremesinghe, saat ia menguraikan peta jalan untuk keluar dari krisis keuangan. Pemerintah berencana untuk mengajukan rencana restrukturisasi utang untuk persetujuan IMF pada akhir Agustus.

Advertisement

“IMF tidak akan suka Sri Lanka mencetak uang; jika mereka harus mematuhi IMF, pencetakan uang kertas baru harus dihindari,” kata Murtaza Jafferjee, ekonom dan ketua lembaga pemikir Advocata Institute yang berbasis di Kolombo kepada Arab News.

“Mencetak uang berarti bank sentral mendanai pemerintah; di bawah perjanjian IMF kita harus memberlakukan undang-undang moneter baru yang akan membatasi pendanaan pemerintah sehingga secara otomatis akan berhenti,” tambahnya.

Sri Lanka sedang berjuang melawan krisis ekonomi terburuknya dalam beberapa dekade. Negara yang kekurangan uang berpenduduk 22 juta orang itu tidak mampu membayar impor penting selama berbulan-bulan karena krisis dolar yang parah yang disebabkan oleh salah urus ekonomi dan akibat pandemi Covid-19 pada ketergantungan ekonomi pariwisatanya.

Kekurangan bahan bakar, makanan, dan obat-obatan yang ekstrem telah menyebabkan penutupan banyak layanan, dan memicu protes massal yang telah berlangsung sejak Maret. Negara kepulauan itu terpaksa menutup sekolah dan berhenti menyediakan bahan bakar untuk semua kecuali layanan penting.

Harga konsumen naik 54,6 persen pada Juni dari tahun sebelumnya, dengan transportasi melonjak 128 persen dari bulan sebelumnya dan makanan 80 persen.

“Rencana kami adalah mengendalikan inflasi. Pada akhir tahun ini, inflasi akan meningkat hingga 60 persen,” kata Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe kepada anggota parlemen.

“Pada 2023, kita harus mencetak uang dengan pembatasan pada beberapa kesempatan. Tetapi pada akhir 2024, kami berniat untuk berhenti mencetak uang sepenuhnya,” tambahnya.

Wickremesinghe mengumumkan langkah-langkah yang direncanakan setelah pembicaraan bailout yang rumit minggu lalu dengan IMF. PM mengatakan rencana itu bertujuan untuk mengurangi tingkat inflasi mencapai antara 4 dan 6 persen pada tahun 2025.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Waspada, Flu Singapura Menyerang Anak

Masyarakat diminta waspada terhadap penyakit flu Singapura yang dikenal dengan sebutan penyakit tangan, kaki, dan mulut dan lazim menyerang anak-anak

NEWS | 8 Agustus 2022

Asosiasi AS Ajak Indonesia Kembangkan Kratom Jadi Komoditas Ekspor

KSP mengapresiasi tawaran kerja sama asosiasi AS mengembangkan kratom sebagai tanaman herbal komoditas ekspor yang bermanfaat untuk kesehatan.

NEWS | 8 Agustus 2022

Kasus Brigadir J, Pengacara: Ungkap Alasan Bharada E

Bharada E mengaku bahwa dia menembak Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J atas perintah atasan kedinasannya.

NEWS | 8 Agustus 2022

Malam-malam, Kuasa Hukum Bharada E Datangi Bareskrim, Ada Apa?

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Deolipa Yumara menyambangi Bareskrim Polri pada Senin (8/8/2022) malam. Ada apa?

NEWS | 8 Agustus 2022

Honor Petugas KPPS Cs Naik di Pemilu 2024, Ini Perinciannya

KPU mengungkapkan, pemerintah menyetujui kenaikan honor badan ad hoc penyelenggara pemilu, yakni PPK, PPS, dan KPPS di Pemilu 2024. Begini Perinciannya. 

NEWS | 8 Agustus 2022

Kasal Resmikan Kapal Angkut Tank KRI Teluk Calang-524

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Jenis Angkut Tank (AT)-7 KRI Teluk Calang-524 diresmikan oleh Kasal Laksmana Yudo Margono, Senin (8/8/2022).

NEWS | 8 Agustus 2022

Kemenkes: BIAN 2022 Kejar Imunisasi yang Tertinggal Saat Pandemi

Kemenkes menyatakan BIAN 2022 memiliki target mengejar cakupan imunisasi dasar pada anak yang tertinggal saat pandemi Covid-19.

NEWS | 8 Agustus 2022

Kementerian PPPA dan APPNIA Gelar Nobar HAN 2022 di Sekolah Darurat Kartini

Memperingati Hari Anak Nasional 2022 atau HAN 2022, Kementerian PPPA dan APPNIA menggelar nonton bareng atau nobar di Sekolah Darurat Kartini Ibu Kembar. 

NEWS | 8 Agustus 2022

Sandiaga Uno Sebut Pengelolaan TNK Kewenangan KLHK

Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan pengelolaan TNK  berada di bawah lingkup KLHK bekerja sama dengan Pemprov NTT.

NEWS | 8 Agustus 2022

Lemkapi: Persengkongkolan Diduga Jadi Kendala Ungkap Kasus Brigadir J

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) menduga, ada persengkongkolan dalam pengungkapan kasus tewasnya Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 8 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Apa Itu Self Healing? Ini Tips Sembuh dari Luka dalam Diri

Apa Itu Self Healing? Ini Tips Sembuh dari Luka dalam Diri

LIFESTYLE | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings