Logo BeritaSatu

Laporan Dugaan Korupsi Impor Bawang Putih, Ini Respons KPK

Rabu, 6 Juli 2022 | 21:00 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - KPK menyatakan akan melakukan tindak lanjut terkait laporan dugaan korupsi impor bawang putih. Diketahui, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan korupsi impor bawang putih ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut merupakan kasus dugaan korupsi impor bawang putih tahun 2020-2021 dan telah dilayangkan melalui surat elektronik dan telah diterima KPK, Kamis (30/6/2022).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan terkait laporan Maki terkait dugaan korupsi impor bawang putih tersebut dan telah diterima bagian pengaduan masyarakat di KPK

"KPK mengapresiasi pihak-pihak yang terus gigih berperan dalam upaya pemberantasan korupsi," kata Ali Fikri kepada media di Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Ali Fikri menegaskan, KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap data laporan tersebut.

"Verifikasi dan telaah penting agar diketahui apakah pengaduan tersebut sesuai ketentuan UU yang berlaku masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan pihaknya masih menunggu tindak lanjut laporannya tersebut.

"Sampai saat ini KPK belum lakukan kroscek lagi kepada saya kecuali komunikasi melalui email, jadi saya menunggu saja, tapi nanti bisa saja saya datang ke KPK untuk menambah data sekaligus berusaha ketemu tim analisisnya," katanya.

Terkait dugaan korupsi dan detil kasus, lanjut Boyamin, pihaknya belum bisa membuka ke publik, menurutnya proses tahapan kasus masih jauh, oleh karenanya, pihaknya menyerahkan penuh ke KPK untuk bisa ditindaklanjuti.

"Saya kan tidak bisa memaksa, ini pasti jadi kasus korupsi, karena itu saya menyerahkan sepenuhnya pada KPK untuk diproses masuk ranah korupsi atau tidaknya," lanjut Boyamin.

Terkait dengan laporan MAKI, apakah berasal dari oknum-oknum di kementerian karena dinilai Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian yang mengeluarkan izin, Lanjut Boyamin, pihaknya belum bisa membuka dan menyebutkannya.

"Berkaitan dengan oknum-oknum ya saya juga belum bisa nyebut nama atau instansinya, ya semua bisa ajadiduga oknum itu berdasarkan dari kementerian-kementerian yang memang ada kaitannya dengan impor bawang," jelasnya.

Namun, jika KPK mengabaikan laporannya tersebut, kata Boyamin, pihaknya akan membawa ke penegak hukum yang lainnya.

"Kalau nanti KPK mengabaikan bisa saja saya bawa ke penegak hukum yang lain, misalnya Kejaksaan Agung, karena Kejaksaan Agung kan juga sudah melakukan banyak penanganan korupsi dari yang berhubungan dengan ekspor impor," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luncurkan Laserin Madu Orange, Mecosin Gelar Penanaman Pohon Jeruk

PT Mecosin Indonesia menandai peluncuran Laserin Madu Orange, dengan menanam puluhan pohon jeruk.

NEWS | 26 September 2022

Habiskan Ratusan M di Meja Judi, Kuasa Hukum Lukas Enembe: dari Kantong Pribadi

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin menegaskan uang yang dipakai kliennya untuk judi bersumber dari kantong pribadi.

NEWS | 26 September 2022

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Proses Hukum, Ini Respons Kuasa Hukum

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening memandang positif arahan Presiden Jokowi agar kliennya kooperatif menghadapi proses hukum di KPK.

NEWS | 26 September 2022

Lukas Enembe Main Judi Buat Cari Hiburan Saat Sakit

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin membenarkan kliennya memang bermain judi pada beberapa kasino.

NEWS | 26 September 2022

Budayawan Betawi Sebut PR Anies Baswedan Masih Banyak

Budayawan Betawi, Ridwan Saidi, ikut mengkritisi capaian kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama lima tahun menjabat.  

NEWS | 26 September 2022

Jadi Polemik, Ini Penjelasan Nadiem Soal Shadow Team

Menurut Nadiem, shadow team ini merupakan vendor berada di bawah BUMN PT Telkom Indonesia yang diberi nama GovTech Edu.

NEWS | 26 September 2022

Jubir Lukas Enembe Tantang Mahfud soal Rp 1.000 T untuk Dana Otsus Papua

Jubir Gubernur Papua, Lukas Enembe, Muhammad Rivai Darus menantang Menkopolhukam Mahfud MD membuktikan Rp 1.000 triliun untuk dana otsus Papua.

NEWS | 26 September 2022

Gubernur Papua Lukas Enembe Kena Strok 4 Kali

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengungkapkan kliennya telah terkena strok sebanyak empat kali.

NEWS | 26 September 2022

Lukas Enembe Mengaku Memiliki Tambang Emas di Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku memiliki tambang emas di Papua berlokasi di Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara.

NEWS | 26 September 2022

Buktikan Sumber Uang, Pihak Lukas Enembe Ajak KPK ke Papua

Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyatakan mengajak pihak KPK ke Papua guna membuktikan kepemilikan tambang emas milik Lukas Enembe.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Evalube Rally Team Bangga Ikut Bertarung di Kejurnas Toba Rally 2022

Evalube Rally Team Bangga Ikut Bertarung di Kejurnas Toba Rally 2022

SPORT | 1 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings