Logo BeritaSatu

PPATK Bekukan Transaksi di Lebih dari 300 Rekening ACT

Kamis, 7 Juli 2022 | 21:33 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali membekukan transaksi yang terdapat pada rekening yang berkaitan dengan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Saat ini, PPATK telah menghentikan sementara transaksi pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki oleh ACT.

"Saat ini PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi di 141 CIF pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki oleh ACT, yang tersebar di 41 penyedia jasa keuangan (PJK)," kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam keterangannya, Kamis (7/7/2022).

Advertisement

Ivan mengatakan, PPATK memberikan perhatian khusus terkait indikasi penyalahgunaan dana bantuan kemanusiaan yang dikelola oleh ACT. Sesuai kewenangan yang dimiliki berdasarkan peraturan perundang-undangan khususnya UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU), serta Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kewenangan PPATK, PPATK dapat melakukan penelusuran atau melakukan analisis dan pemeriksaan terhadap permasalahan yang menarik perhatian masyarakat serta diduga adanya pelanggaran terhadap perundang-undangan.

Berdasarkan data transaksi dari dan ke Indonesia pada periode 2014 sampai dengan Juli 2022 yang terkait ACT, PPATK menemukan terdapat dana masuk yang bersumber dari luar negeri sebesar total Rp Rp 64,9 miliar atau tepatnya Rp 64.946.453.924 dan dana keluar dari Indonesia sebesar Rp 52.947.467.313 atau Rp 52,9 miliar.

Ivan menegaskan, penghimpunan dan penyaluran bantuan harus dikelola dan dilakukan secara akuntabel, serta dengan memitigasi segala risiko baik dalam penghimpunan maupun penyaluran dana kemanusiaan. Ivan tak menampik, PPATK mengindentifikasi adanya beberapa penyalahgunaan yayasan untuk media pencucian uang dan pendanaan terorisme. Padahal, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 yang pada intinya meminta setiap ormas melakukan kegiatan penghimpunan dan penyaluran sumbangan untuk mengenali pemberi (know your donor) dan mengenali penerima (know your beneficiary).

"Serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang akuntabel mengenai penerimaan bantuan kemanusiaan tersebut," kata Ivan.


hal 1 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 8 Agustus 2022

Infografik kasus positif kumulatif dan suspek Covid-19 sampai 8 Agustus 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 8 Agustus 2022

Data Kematian Covid-19 di Indonesia sampai 8 Agustus 2022

Infografik kematian Covid-19 di Indonesia sampai 8 Agustus 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 8 Agustus 2022

Pantun Pujian Cak Imin untuk Prabowo Subianto

Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin memuji Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai sosok yang memenuhi harapan rakyat.

NEWS | 8 Agustus 2022

Kasus Psikotropika, Manajer BCL Ditetapkan Menjadi Tersangka

Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) menetapkan manajer BCL, MID sebagai tersangka kasus penyalahgunaan psikotropika.

NEWS | 8 Agustus 2022

Jokowi Tak Ingin Citra Polri Babak Belur di Kasus Brigadir J

Presiden Jokowi sangat berharap agar kasus kematian Brigadir J segera terungkap dan terselesaikan agar citra Polri tidak babak belur di mata masyarakat.

NEWS | 8 Agustus 2022

Kasus Brigadir J, Komnas HAM Desak Polri ‎Buka CCTV di Rumah Ferdy Sambo

Komnas HAM‎ mendesak Bareskrim Polri membuka rekaman CCTV di rumah Ferdy Sambo yang menjadi TKP kasus penembakan Brigadir J.

NEWS | 8 Agustus 2022

Roy Suryo Minta Penangguhan Penahanan, Ini Respons Kuasa Hukum Pelapor

Kuasa hukum Kurniawan Santoso, yaitu Herna Sutana selaku pelapor kasus dugaan penistaan agama kepada Roy Suryo mengapresiasi pihak kepolisian

NEWS | 8 Agustus 2022

Cak Imin Mohon Doa Kiai agar PKB Menang di Pemilu 2024

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin memohon doa dari para kiai agar PKB memang di Pemilu 2024.

NEWS | 8 Agustus 2022

Begini Kata Prabowo dan Cak Imin soal Rencana Deklarasi Koalisi 13 Agustus

Prabowo Subianto dan Cak Imin berbicara mengenai rencana deklarasi koalisi Gerindra dan PKB untuk Pilpres 2024 pada 13 Agustus 2022 mendatang.

NEWS | 8 Agustus 2022

Jokowi Perintahkan Penyelesaian Proyek Tak Molor Hingga 2024

Presiden Jokowi memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga pemerintahan agar penyelesaian proyek pembangunan tidak molor hingga 2024.

NEWS | 8 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPU Anggarkan Santunan Rp 36 Juta bagi Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia

KPU Anggarkan Santunan Rp 36 Juta bagi Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings