Logo BeritaSatu

Teror Serangan Jarum Suntik Membingungkan Warga Eropa

Kamis, 14 Juli 2022 | 12:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Madrid, Beritasatu.com- Serangan jarum suntik yang aneh meneror para warga sejumlah kota di negara Eropa. Seperti dilaporkan RT, Selasa (12/7/2022), setelah gelombang serangan di Prancis, fenomena serupa juga telah menyebar ke Spanyol.

Orang-orang yang bersuka ria di Festival San Fermin di Pamplona, Spanyol telah melaporkan terjebak dengan jarum suntik di tempat-tempat umum yang ramai.

Sedikit yang diketahui tentang zat yang disuntikkan dengan alat suntik itu, tetapi satu detail aneh dalam kesaksian para korban dapat menghubungkan serangan dengan serentetan serangan jarum suntik serupa di Prancis.

Ketika orang banyak berkumpul di Pamplona untuk menyaksikan para pemberani berlari dengan banteng selama akhir pekan, ancaman yang lebih jahat mengintai di sela-sela.

Empat pemuda yakni tiga perempuan dan satu laki-laki, mengatakan kepada polisi bahwa mereka merasakan sensasi dicubit sebelum dilanda pusing, mual, muntah, dan keringat dingin.

Keempat orang itu dibawa ke rumah sakit oleh teman-teman mereka, El Mundo melaporkan pada hari Selasa. Tidak ada yang dipisahkan dari teman mereka, tidak ada yang mengalami pelecehan seksual, dan tidak ada zat beracun yang ditemukan dalam sampel dari para korban.

Sementara otoritas nasional telah membuka penyelidikan, polisi tidak tahu siapa yang melakukan serangan atau mengapa.

"Tidak ada yang konkret dan tidak ada yang jelas saat ini. Kami membutuhkan lebih banyak waktu,” kata seorang sumber polisi kepada El Mundo.

Namun, keempat korban mengatakan kepada polisi bahwa mereka ingat "sekelompok anak muda Prancis" di samping mereka pada saat serangan.

Dua minggu sebelumnya, pihak berwenang di Prancis menahan dan mendakwa beberapa tersangka karena diduga menusuk orang dengan jarum suntik di klub malam dan konser. Associated Press melaporkan para korban sebagian besar adalah wanita muda, dan 1.004 dari mereka mengajukan pengaduan resmi sejak Januari.

Dalam kasus-kasus yang mengakibatkan tuntutan, tes medis tidak menunjukkan tanda-tanda zat berbahaya pada korban. Mereka menunjukkan gejala yang mirip dengan yang ada di Spanyol, dan memiliki tanda-tanda suntikan yang terlihat, termasuk bekas tusukan dan memar.

Polisi menemukan jarum suntik dan obat-obatan di barang-barang milik setidaknya dua tersangka, tapi beracun laporan cology telah gagal untuk menunjukkan bahwa obat ini disuntikkan ke korban. Namun, kecuali tes dilakukan segera, keberadaan GHB - obat bius kuat yang dikenal sebagai obat 'pemerkosaan tanggal' - bisa tidak diketahui, karena meninggalkan aliran darah dalam waktu 12 jam.

“Kami tidak menemukan obat-obatan atau zat atau bukti objektif yang membuktikan pemberian zat dengan niat yang salah atau kriminal. Yang paling kami takuti adalah orang yang tertular HIV, hepatitis, atau penyakit menular lainnya,” kata seorang dokter yang menangani banyak korban di kota Nancy, Prancis, kepada NPR bulan lalu.

“Tidak ada kesamaan antara kasus-kasus itu. Satu-satunya hal yang serupa adalah orang-orang disuntik dengan jarum dalam konteks perayaan di berbagai tempat di Prancis,” tambah seorang pejabat polisi.

Peningkatan serangan jarum suntik juga dicatat oleh otoritas Inggris Oktober lalu, sementara kasus yang tersebar telah dilaporkan di Belgia dan Belanda.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ketua MA Sebut Kasus Hakim Sudrajad Dimyati Momentum Perbaiki Kinerja Peradilan

Ketua Mahkamah Agung (MA), M Syarifuddin menyatakan kasus Sudrajad Dimyati yang dijerat KPK menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja peradilan.

NEWS | 30 September 2022

Alasan Bawaslu Hentikan Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye Anies Baswedan

Anggota Bawaslu Puadi mengungkapkan alasan pihaknya menghentikan laporan dugaan pelanggaran kampanye Anies Baswedan terkait tabloid KBA Newspaper.

NEWS | 30 September 2022

KPK Ungkap Ada Pihak yang Bangun Opini agarLukas Enembe Hindari Pemeriksaan

KPK mengungkapkan adanya pihak yang membangun opini agar Gubernur Papua, Lukas Enembe menghindari pemeriksaan sebagai tersangka. 

NEWS | 30 September 2022

Fadel Muhammad Akhirnya Laporkan La Nyalla ke Badan Kehormatan DPD

Wakil Ketua MPR dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fadel Muhammad akhirnya melaporkan Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalliti ke BK DPD.

NEWS | 30 September 2022

TPDI Minta KPK Tidak Intimidasi Pengacara Lukas Enembe

Koordinator TPDI Petrus Selestinus meminta KPK tidak mengintimidasi pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Roy Rening dkk saat menyampaikan pembelaan terhadap kliennya.

NEWS | 30 September 2022

13.809 Mahasiswa Jalani Pendidikan Profesi Guru di 72 LPTK

Kemendikbudristek menyerahkan 13.809 mahasiswa program Pendidikan Profesi Guru (PPG) ke 72 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

NEWS | 30 September 2022

Lantik 3 Anggota MRP, Wamendagri: Jangan Terjebak Dinamika Politik Praktis

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo melantik tiga anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) sisa masa jabatan 2017-2022.

NEWS | 30 September 2022

Legislator: RUU Sisdiknas Tak Ikuti Peta Jalan Pendidikan

Syaiful Huda menuturkan bahwa RUU Sisdiknas dibuat tidak berdasarkan peta jalan pendidikan nasional.

NEWS | 30 September 2022

Pemuka Gereja Kingmi Papua Minta Lukas Enembe Jujur ke KPK

Pemuka gereja Kingmi, Yones Wenda meminta Gubernur Papua Lukas Enembe untuk jujur kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 30 September 2022

Moeldoko: Pemerintah Akselerasi Reformasi Fundamental Sektor Kesehatan

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menegaskan pemerintah sedang mengakselerasi reformasi besar-besaran di sektor kesehatan, terutama di daerah.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ketua MA Sebut Kasus Hakim Sudrajad Dimyati Momentum Perbaiki Kinerja Peradilan

Ketua MA Sebut Kasus Hakim Sudrajad Dimyati Momentum Perbaiki Kinerja Peradilan

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings