Logo BeritaSatu

Geledah BPN Jaksel, Ada Sertifikat yang 3 Tahun Tak Diserahkan ke Warga

Kamis, 14 Juli 2022 | 14:31 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho, Roy Adriansyah / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Kantor BPN Jaksel (Badan Pertanahan Nasional Jakarta Selatan) digeledah oleh Polda Metro Jaya, Kamis (14/7/2022). Dalam penggeledahan kantor yang terletak di Jagakarsa, Jakarta Selatan, tersebut, polisi menemukan sertifikat yang sudah 3 tahun tidak disertahkan ke warga.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, dari penggeledahan itu ditemukan sejumlah sertifikat tanah yang lama tak dikembalikan ke pemiliknya.

"Hari ini kita melakukan penggeledahan, ternyata kita temukan sertifikat-sertifikat yang seharusnya sudah diserahkan dari tiga tahun lalu tetapi ternyata belum diserahkan. Ini kasihan masyarakat," ujar Hengki di Kantor BPN Jaksel.

Hengki mengatakan, lambatnya pengembalian sertifikat itu diduga merupakan salah satu modus dari para mafia tanah.

"Salah satu modusnya seharusnya sertifikat bisa jadi, tetapi ini tidak jadi-jadi dan ternyata justru diubah datanya diganti identitasnya, data yuridisnya menjadi milik orang lain," jelasnya.

Akibat modus yang digunakan para mafia tanah itu, banyak orang yang tak menyadari bahwa dirinya menjadi korban mafia tanah.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menangkap 4 pejabat BPN, mereka berkantor wilayah Jakarta dan Bekasi. Dari 4 tersangka itu dua di antaranya berinisial PS dan MB.

PS ditangkap terkait kasus dugaan mafia tanah yang dilakukannya ketika menjabat sebagai Ketua Ajudifikasi PTSL BPN Kota Administrasi Jakarta Selatan. Sementara, MB menjabat sebagai Ketua PTSL BPN Kota Administratif Jakarta Utara.

MB dan PS diduga menerima sejumlah uang dari pendana untuk menerbitkan sertifikat tanah. Dia menyalahgunakan program PTSL.

Keempat pejabat itu dijerat dengan Pasal 167 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP.

Sebelumnya, penyidik Subdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menggeledah Badan BPN Jakarta Selatan. Penggeledahan terkait kasus mafia tanah yang saat ini sedang diusut polisi.

"Hari saya membenarkan ada kegiatan penyidik Subdit Harda melakukan penggeledahan di Kantor BPN Jaksel," kata Kabid Humas Polda metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan kepada wartawan, Kamis (14/7/2022).

Penggeledahan berkaitan dengan kasus mafia tanah dengan tersangka pejabat BPN yang saat ini tengah diusut oleh Polda Metro Jaya. Penyidik akan membawa barang bukti dari penggeledahan ini.

"Ini dalam rangka pengembangan dari beberapa penangkapan dan penetapan tersangka. Diharapkan adanya kegiatan penggeledahan hari ini penyidik bisa mendapat bukti-bukti lain," beber Zulpan.

Endra Zulpan belum membeberkan barang bukti apa yang didapat penyidik dari penggeledahan tersebut. Sebab, proses penggeledahan masih berlangsung.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya baru saja menangkap empat pejabat BPN Jakarta dan Bekasi terkait kasus mafia tanah. Selain pejabat, Polda Metro juga menangkap 10 pegawai tidak tetap termasuk ASN dari jarigan mafia tanah tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolri: Ferdy Sambo Resmi Tidak Menjadi Anggota Polri

Kapolri Jenderal Listyo Prabowo mengungkapkan, Ferdy Sambo saat ini sudah resmi tidak menjadi anggota Polri.

NEWS | 30 September 2022

BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Covid-19 Indovac

BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin Covid-19 produksi dalam negeri Indovac.

NEWS | 30 September 2022

Jadi Korban KDRT, Psikologis Lesti Kejora Akan Diperiksa

Polisi akan memeriksa psikologis Lesti Kejora yang menjadi korban KDRT oleh suaminya, Rizky Billar. 

NEWS | 30 September 2022

Kapolri: 3 Kapolda Tidak Terlibat Skenario Ferdy Sambo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tiga kapolda tidak terlibat dengan skenario yang dibuat Ferdy Sambo terkait kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 30 September 2022

12 Pekerja Jalan Ditembak Orang Tak Dikenal di Papua Barat

Aksi penembakan kembali terjadi di Papua yakni di wilayah Papua Barat. Ada 12 orang yang berprofesi sebagai pekerja jalan menjadi korban penembakan.

NEWS | 30 September 2022

Desmond: Fit and Proper Test Calon Komisioner Komnas HAM Kali Ini Paling Buruk

Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menyebutkan fit and proper test calon Komisioner Komnas HAM merupakan fit and proper test paling buruk.

NEWS | 30 September 2022

Ini Keunggulan Vaksin IndoVac dan AWcorna Produksi Dalam Negeri

Vaksin IndoVac dan AWcorna yang merupakan produksi dalam negeri, sudah mengantongi izin penggunaan darurat dari BPOM.

NEWS | 30 September 2022

DPR Tiba-tiba Copot Hakim MK Aswanto, Jimly: Ini Pemecatan Tanpa Dasar

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie angkat bicara soal DPR yang tiba-tiba mencopot Aswanto dari jabatan Hakim MK.

NEWS | 30 September 2022

Jadi Calon Kuat Pj Gubernur DKI, Kasetpres: Itu Penuh Misteri

Kasetpres Heru Budi Hartono enggan berkomentar terkait dirinya menjadi calon kuat Pj Gubernur DKI menggantikan Anies Baswedan yang purnatugas pada Oktober.

NEWS | 30 September 2022

Keppres Pemecatan Ferdy Sambo Telah Diteken Jokowi

Presiden Jokowi telah menandatangani Keppres Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau pemecatan Irjen Ferdy Sambo terkait kasus Brigadir J.

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menperin: Indonesia Jangan Hanya Jadi Konsumen Produk Halal

Menperin: Indonesia Jangan Hanya Jadi Konsumen Produk Halal

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings