Logo BeritaSatu

Polri Janji Tindak Pengintimidasi Wartawan di Rumah Ferdy Sambo

Jumat, 15 Juli 2022 | 13:45 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi akan menindak tegas pelaku dugaan intimidasi terhadap dua wartawan saat meliput kasus polisi tembak polisi di sekitar rumah Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo.

Pelaku yang diduga mengintimidasi dua wartawan itu telah ditemukan. Terkait hal itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya akan menindak tegas pelaku yang merupakan anggota Polri tersebut.

Advertisement

"Hari ini kami diskusi dan komitmen dengan Polri, anggota yang melakukan intimidasi kepada teman-teman jurnalis yang melaksanakan tugas sudah diketemukan dan akan ditindak tegas oleh Karo Provos. Nanti hasilnya pun akan saya informasikan kepada Mas Abdul Aziz maupun Mbak Titin apa langkah-langkah yang kami sudah ambil," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (15/7/2022).

Sebagai informasi, Polri bertemu dengan petinggi kedua media yaitu CEO Detik Network Abdul Azis dan Pemimpin Redaksi CNNIndonesia.com Titin. Hal tersebut untuk mendiskusikan terkait peristiwa dua jurnalis yang mengalami intimidasi itu.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan permohonan maaf dan menyesalkan atas kejadian tersebut. Ia berharap kejadian tersebut tidak merusak komunikasi baik yang selama ini terjalin antara Polri dengan awak media.

"Saya selaku Kadiv Humas menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada media, kepada Mas Abdul Azis dan tim, Mbak Titin bersama tim. Saya menyesalkan juga kejadian ini dan kami berharap kedepannya komunikasi yang sudah terjalin dengan teman-teman media terus bersama," ucapnya.

Tidak hanya itu, Dedi juga meminta kepada seluruh anggota Polri agar memahami bahwa jurnalis melaksanakan tugasnya dilindungi oleh konstitusi, tugasnya dalam rangka memberikan informasi, literasi, edukasi kepada masyarakat tentang semua peristiwa yang terjadi di Indonesia.

Seperti diketahui, dua ajudan Ferdy Sambo, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dan Bharada RE atau E terlibat baku tembak berdarah. Dalam kejadian ini, Brigadir J tewas. Kejadian itu terjadi di rumah dinas Sambo.

Istri Ferdy Sambo yakni PC diduga mendapat perlakuan kekerasan seksual oleh sopirnya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumahnya pada Jumat, 8/7/2022. Selain itu, istri jenderal bintang dua ini juga ditodong senjata api kepalanya oleh Brigadir J.

Lalu, Bharada RE atau E yang merupakan ajudan Kepala Divisi Propam bergerak menuju titik suara teriakan minta tolong dari kamar istri Ferdy Sambo. Begitu turun tangga, Brigadir J ditanya oleh Bharada RE ada apa. Namun, Brigadir J malah menembaki Bharada RE.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Muncul ke Publik Setelah 36 Hari, Kim Jong-un Minta Korut Bersiap Perang

Pemimpin Korut (Korea Utara) Kim Jong-un muncul di hadapan publik setelah tak terlihat di depan umum, yang menimbulkan spekulasi tentang kesehatannya.

NEWS | 8 Februari 2023

Gagal Ginjal Akut Kembali Terdeteksi, IDI: Monitoring Pemakaian Obat Harus Diperketat

Ketua Umum IDI mengatakan, kesadaran atas efek samping obat sirup merupakan hal yang penting untuk di monitor guna mencegah kasus gagal ginjal akut.

NASIONAL | 8 Februari 2023

MRCCC Siloam Minimalisasi Kesenjangan Perawatan Pasien Kanker

MRCCC Siloam Semanggi meminimalisasi kesenjangan perawatan pasien kanker serta menekankan kesetaraan pasien dalam mendapatkan pelayanan medis.

NASIONAL | 7 Februari 2023

510 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Keracunan Makanan

Tim kesehatan Puskesmas Wagir mendapat laporan banyak mahasiswa yang mengalami diare saat berada di lokasi perkemahan.

NEWS | 7 Februari 2023

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Pelabuhan Iskenderun Turki Terbakar Pascagempa, Operasional Dihentikan

Puluhan kontainer kargo terbakar sejak Senin (6/2/2023) petang hingga Selasa (7/2/2023) di kota pelabuhan Iskenderun yang dilanda gempa dahsyat.

NEWS | 8 Februari 2023

Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Kirim Sampel ke BPOM

Bareskrim Polri mengirimkan sampel ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait dua kasus baru gagal ginjal akut yang ditemukan di DKI Jakarta.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Ibunya Tewas, Bayi Baru Lahir Selamat dari Puing-puing Gempa Dahsyat

Keajaiban setelah bayi baru lahir ditemukan dalam kondisi selamat dari puing-puing akibat gempa dahsyat di sebuah rumah di Suriah utara.

INTERNASIONAL | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Layanan Digital Pos Indonesia Dinilai Miliki Potensi Dahsyat

Layanan Digital Pos Indonesia Dinilai Miliki Potensi Dahsyat

EKONOMI | 58 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE