Logo BeritaSatu

Kasus Pencabulan, Pimpinan Ponpes Riyadhul Jannah Diperiksa

Rabu, 20 Juli 2022 | 20:17 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya memeriksa pimpinan pondok pesantren (ponpes) yatim piatu Riyadhul Jannah Depok, Ahmad Riyadh Muchtar dan Kepala Sekolah SD, Cut Dian terkait dugaan pencabulan santriwati yang dilakukan oknum ponpes tersebut .

Ahmad dan Dian didampingi oleh kuasa hukum ponpes, Khoirul datang ke ruang dari ruang penyidik sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (20/7/2022).

“Hari ini, agendanya adalah memenuhi panggilan dari pihak penyidik berkaitan dengan laporan yang nomornya 3082” kata Khoirul, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/7/2022).

Khoirul menjelaskan, bahwa ponpes sendiri menerima tiga laporan yang berbeda.

“Itu kan ada tiga laporan berbeda itu 3082, 3083, dan 3084 yang diduga korbannya. Nah sekarang, fokusnya ke perkara 3082 terlapornya inisial NI,” ucap Khoirul.

Khoirul melanjutkan, kalau Ahmad, selaku pimpinan dicecar 18 pertanyaan dan hingga saat ini Dian Kepala Sekolah masih berada di ruang penyidik.

“Itu lagi berjalan (kepala sekolah), sama aja enggak ada kaitannya dengan pemeriksaan baru atau enggak atau pembaruan BAP saja, 18 pertanyaan,” ujar Khoirul.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Sukabumi, Sejumlah Rumah di 3 Desa Alami Kerusakan

Gempa Sukabumi: Sejumlah rumah rusak di tiga desa, yaitu Cibunar, Balekambang, dan Girijaya dengan kategori kerusakan sedang dan ringan.

NEWS | 8 Desember 2022

Menkes Ingatkan Masyarakat Pentingnya Menjaga Kualitas Udara

Menkes mengingatkan bahwa isu polusi udara merupakan permasalahan seluruh masyarakat karena dapat berpengaruh terhadap penyakit pernapasan.

NEWS | 8 Desember 2022

Belajar Dari Pengalaman, Fraksi PKS Wanti-wanti Beras Impor Bisa Membusuk

Bulog sebaiknya fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Relatif Normal Meski Keluarkan Asap

Aktivitas Gunung Anak Krakatau didominasi kegempaan didominasi vulkanik dan tektonik serta tremor menerus serta sesekali keluar hembusan.

NEWS | 8 Desember 2022

Ikuti China, Hong Kong Longgarkan Karantina dan Tes Covid-19

Pemerintah Hong Kong mengatakan pada Kamis (8/12/2022), bakal melonggarkan kebijakan Covid-19 dengan melonggarkan karantina dan tes cepat.

NEWS | 8 Desember 2022

DPR Pertanyakan Serapan Beras Bulog

Persediaan beras nasional mencapai 8.727.752 ton, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BNPT Duga Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Tak Bekerja Sendiri

BNPT menduga pelaku bom Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, tidak bekerja sendiri saat melancarkan aksi teror tersebut.

NEWS | 8 Desember 2022

Mantan Bawahan Ferdy Sambo Tak Tahu Soal Surat Penyelidikan Kasus Brigadir J

Mantan staf pribadi Ferdy Sambo, Novianto Rifai mengklaim tidak tahu-menahu mengenai surat perintah penyelidikan kasus dugaan pembunuhan berencana.

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkab Cianjur Terjunkan Alat Berat Percepat Pembersihan Material Rumah

Pemkab Cianjur akan menerjunkan alat berat dan truk untuk mempercepat pembersihan material rumah warga yang ambruk akibat gempa Cianjur.

NEWS | 8 Desember 2022

Iran Hukum Gantung Pendemo Aksi Protes Mahsa Amini

Iran pada Kamis (8/12/2022) mengumumkan, telah mengeksekusi mati dengan hukum gantung pendemo aksi protes kematian Mahsa Amini.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menkes Ingatkan Masyarakat Pentingnya Menjaga Kualitas Udara

Menkes Ingatkan Masyarakat Pentingnya Menjaga Kualitas Udara

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE