Logo BeritaSatu

Bantah Usulkan Depok Gabung Jakarta, M Idris: Nyaman di Jabar

Jumat, 22 Juli 2022 | 16:37 WIB
Oleh : Achmad Fauzi / FFS

Depok, Beritasatu.com - Wali Kota Depok, Mohammad Idris atau M Idris membantah mengusulkan Depok gabung Jakarta. M Idris menyebut wacana Depok gabung Jakarta itu mencuat saat dirinya menjadi narasumber sebuah webinar.

Saat itu, Idris memaparkan soal kebijakan IKN dengan pertimbangan yang sangat rasional dan sebuah keniscayaan dari sisi kepadatan penduduk dan dampak sosial ekonomi yang ada di DKI Jakarta dan Pulau Jawa khususnya. Menurutnya, data terkait mobilitas warga Jabodetabek, termasuk masalah transportasi yang ada di Jabodetabek dan tidak hanya bicara khusus Depok.

“Saya bicara masalah khusus Depok, ketika poin tentang sinergi bahwa Jakarta ke depan yang bisa menjadi pusat perekonomian global, bisa diwacanakan sebagai provinsi atau kota hijau seperti Kopenhagen dan Singapura,” ungkap M Idris, Jumat (22/7/22).

“Potensi daerah penyangga ini luar biasa termasuk Depok, Tangsel, Bekasi. Nah, itu yang saya sampaikan. Jadi bahasa wali kota mengusulkan Depok bergabung dengan Jakarta itu tidak ada sama sekali,” tegasnya.

M Idris menambahkan, jika memang terucap kata-kata Depok gabung Jakarta dari dirinya, sudah pasti akan menyinggung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Pemprov Jabar. Menurutnya, wacana Depok gabung Jakarta terkesan kota yang berusia 23 tahun tersebut tidak percaya dengan Pemprov Jabar yang selama ini menaunginya.

“Kalau memang kata-katanya begitu, jika saya gubernur saya paling tersinggung loh, seakan-akan Depok sudah enggak percaya sama Jawa Barat,” katanya.

Idris menjelaskan, Depok hingga kini masih nyaman berada di bawah naungan Jawa Barat. Pemprov Jabar pun sudah memberikan banyak perhatian pada Kota Depok.

“Selama ini kita hidup nyaman enak damai, perhatian dari Jabar Gubernur, Pak Wagub sangat harmoni,” tutur M Idris.

Idris juga membantah jika Jabar kurang perhatian untuk Depok, sehingga muncul wacana bergabung dengan Jakarta. Menurutnya, Depok masih kekurangan sumber daya manusia (SDM), sedangkan untuk penyelesaian persoalan terkait peraturan perundang-undangan kewenangannya pada pusat. Meski demikian, Depok tetap mendapat perhatian besar dari Pemprov Jabar.

“Banyak kok, banyak sekali aspirasi Kota Depok didengar bahkan direalisasi oleh Jabar,” ucap M Idris.

Idris menegaskan, wacana Depok gabung Jakarta,hanya akan menyakiti Pemprov Jabar selaku orang tua Depok dalam struktur pemerintahan. M Idris mengibaratkan, wacana itu seperti orang tua yang mengetahui anaknya ingin pergi dari rumah.

“Istilah kita di rumah tiba-tiba kita bilang ingin kabur, gimana perasaan bapaknya kan?. Nah analoginya seperti itu, dan enggak pernah saya lakukan, makanya bukan karena itu. Kalau memang itu terjadi bisa jadi orang interpretasinya tadi Kota Depok enggak diurus enggak dapat perhatian, tetapi itu tidak kita rasakan,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolda Jatim Beberkan Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta membeberkan aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata pada tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Presiden Jokowi memberikan perintah kepada PSSI untuk menghentikan sementara penyelenggaraan Liga 1 sebagai buntut dari tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Harap Keluarga Korban Sabar

Menko Polhukam Mahfud MD meminta keluarga yang anggotanya menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan agar bersabar menghadapi musibah itu.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, YLBHI Duga Penggunaan Kekuatan Berlebih

Penggunaan gas air mata yang tidak sesuai dengan prosedur pengendalian massa mengakibatkan suporter berdesak-desakan di tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Bakal Terjunkan Tim ke Malang

Komnas HAM bakal menurunkan tim ke Malang merespons tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Dinilai Langgar Aturan FIFA dan PSSI Lalai

Dalam tragedi Kanjuruhan, polisi telah menggunakan gas air mata untuk meredam aksi anarkistis suporter di Stadion Kanjuruhan dalam laga Arema FC dan Persebaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Ratusan Tewas di Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Sampaikan Belasungkawa

Mahfud MD atas nama pemerintah menyampaikan belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Puan Minta Investigasi Menyeluruh Tragedi Kanjuruhan

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tadi malam adalah peristiwa yang memilukan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Komnas HAM Pertimbangkan Kirimkan Tim Investigasi Usut Tragedi Kanjuruhan

Menurut Beka, Tragedi Kanjuruhan ini perlu diusut tuntas dari semua aspek, mulai dari pelaksanaan hingga aspek teknis lainnya.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolda Jatim Beberkan Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kapolda Jatim Beberkan Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings