Logo BeritaSatu

Arief Hidayat Ajak Kaum Nasionalis Teladani Pendiri Bangsa

Minggu, 24 Juli 2022 | 19:36 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Bukittinggi, Beritasatu.com - Ketua Umum Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Arief Hidayat mengajak kaum nasionalis untuk meneladani para pendiri bangsa. Arief berharap anggota alumni GMNI di Sumatera Barat (Sumbar) dan seluruh Indonesia, mengisi narasi dan konten media sosial (medsos) dengan semangat kebangsaan. Hal tersebut disampaikan Arief saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) I DPD Persatuan Alumni GMNI Sumbar di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Sumbar, Sabtu (23/7/2022).

“Jangan menyebarluaskan konten-konten yang bisa memecah belah bangsa. Itu yang harus kita lakukan,” kata Arief dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Minggu (24/7/2022).

Arief mengatakan Indonesia merupakan bagian dari bangsa-bangsa di dunia yang sedang mengalami era disrupsi teknologi. Menurutnya, saat ini medsos sudah menguasai dunia. Namun, banyak narasi memecah belah bangsa di medsos. “Ujaran kebencian, narasi-narasi yang melunturkan kohesi sosial indonesia itu bermunculan di media sosial,” tuturnya.

Arief Hidayat mengatakan ada heterogenitas luar biasa pada susunan perwakilan BPUK dan PPKI dalam menyusun persiapan kemerdekaan, dasar negara dan konstitusi negara. Namun, kedua lembaga ini mampu menghasilkan pembukaan dan isi UUD 1945 yang luar biasa. Andai saat itu dilakukan voting, maka besar kemungkinan bahasa yang dipakai sebagai simbol persatuan ialah Jawa.

Begitu juga dengan Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila tidak akan ditetapkan dasar dan ideologi negara sebagai tanpa kesepakatan bersama. Para tokoh Islam yang ada pada unsur panitia sembilan untuk perumusan dasar negara sudah belajar agama sampai ke Timur Tengah. “Mereka berjiwa besar dan mendalami sikap toleransi untuk bersatu,” kata Hakim Konstitusi ini.

Baca selanjutnya
Dia menuturkan Persatuan Alumni GMNI meruapakan organisasinya kaum intelektual. Sebab, semua ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Korban Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Ruang Kelas di Kabul Jadi 35 Orang

PBB pada Sabtu (1/10/2022) melaporkan, jumlah korban tewas akibat bom bunuh diri di sebuah ruang kelas di Kabul, Afghanistan telah meningkat menjadi 35 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Pemkab Malang Tanggung Semua Biaya Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemkab Malang, Jatimmenanggung semua biaya perawatan korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim, Sabtu malam.

NEWS | 2 Oktober 2022

Cerita di Balik Guntur Hamzah Jadi Hakim MK Gantikan Aswanto

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) Guntur Hamzah awalnya mengaku tidak tahu akan menjadi hakim konstitusi usulan DPR untuk menggantikan Aswanto.

NEWS | 2 Oktober 2022

Korban Tragedi Kanjuruhan Jadi 127 Tewas, 2 di Antaranya Polisi

Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, (tragedi Kanjuruhan).

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Buntut tragedi Kanjuruhan, PSSI memutuskan untuk menghentikan BRI Liga 1 2022/2023 selama satu pekan dan melarang Arema FC menjadi tuan rumah.

NEWS | 2 Oktober 2022

Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Jadi 62 Orang

Korban tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dikabarkan bertambah menjadi 62 orang. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Arema FC Akan Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Musim Liga 1

Komisi Disiplin PSSI menegaskan bahwa Arema FC bisa terkena sanksi tidak dapat menjadi tuan rumah di sisa laga BRI Liga 1 2022/2023.

NEWS | 2 Oktober 2022

Video: Gas Air Mata Bikin Massa di Kanjuruhan Panik

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata di Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ini Video Ribuan Suporter Merangsek Masuk Lapangan

Beredar video yang menunjukkan suporter merangsek masuk lapangan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA, Gas Air Mata Terlarang

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragis! Semangat Panitia Berujung pada Tragedi Kanjuruhan

Tragis! Semangat Panitia Berujung pada Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings