Logo BeritaSatu

Mahathir Mohamad Dituding Terima Sumbangan Politik Rp 8,7 Miliar

Selasa, 26 Juli 2022 | 20:26 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Mantan perdana menteri Mahathir Mohamad dituding telah menerima sumbangan politik sebesar RM 2,6 juta (Rp 8,7 miliar) dari Ultra Kirana Sdn Bhd (UKSB). Seperti dilaporkan CNA, pada Senin (25/7), seorang saksi kunci mengungkap sumbangan itu kepada Pengadilan Tinggi Shah Alam.

UKSB adalah perusahaan lokal yang terlibat dalam persidangan korupsi yang sedang berlangsung dari mantan wakil perdana menteri dan presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) Ahmad Zahid Hamidi.

Ahmad Zahid menghadapi 33 dakwaan menerima suap senilai RM42 juta dari UKSB sebagai bujukan untuk memperpanjang kontrak perusahaan sebagai operator layanan One Stop Center (OSC) di Tiongkok dan sistem visa asing (VLN) untuk Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Bernama, mantan manajer administrasi UKSB David Tan Siong Sun mengatakan perusahaan itu memberikan RM2,6 juta kepada Mahathir untuk tujuan pendanaan politik.

Tan mengatakan selama pemeriksaan silang oleh pengacara pembela Ahmad Zaidi Zainal bahwa dana tersebut dibayarkan melalui keponakan Mahathir Rahmat Abu Bakar, dengan kode "Kedahan" digunakan sebagai referensi dalam buku besar.

Ketika ditanya oleh pengacara pembela tentang apakah RM2,6 juta diberikan kepada Rahmat untuk diberikan kepada Mahathir untuk dana politik, Tan menjawab: "Itu benar."

Tan mengatakan kontribusi itu untuk Mahathir serta Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), yang didirikan oleh Mahathir pada tahun 2016 setelah meninggalkan UMNO.

Mahathir, yang memimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan menuju kemenangan pemilu dan kembali sebagai perdana menteri pada 2018, juga menjadi ketua Bersatu dari 2016 hingga Februari 2020.

Menurut Tan, dua pembayaran masing-masing RM1,3 juta (Rp 4,3 miliar) dilakukan setelah pemilihan umum ke-14 Malaysia pada Agustus dan September 2018 masing-masing seperti dilaporkan Malay Mail.

Tan juga diinterogasi oleh pembela atas dana politik yang diberikan kepada Pagoh MP dan mantan menteri dalam negeri Muhyiddin Yassin pada tahun 2018, dengan total RM 1,3 juta sehubungan dengan VLN.

Tan mengatakan kepada pengadilan bahwa UKSB memberikan kontribusi kepada Muhyiddin melalui direktur SHH Resources Sdn Bhd Teo Wee Cheng, yang Tan digambarkan sebagai teman baik Muhyiddin.

Muhyiddin adalah presiden Bersatu saat ini. Tan juga sependapat dengan pengacara pembela bahwa uang yang diterima Ahmad Zahid dimaksudkan sebagai dana politik.

Selain 33 tuduhan suap, Ahmad Zahid juga didakwa dengan tujuh tuduhan lain sebagai menteri dalam negeri karena menerima uang tunai dalam beberapa mata uang dengan total lebih dari RM 6,85 juta (Rp23 miliar).

Pada Mei, Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengumumkan bahwa komite Kabinet khusus pada prinsipnya telah menyetujui usulan pengesahan RUU Pendanaan Politik untuk mengatur kegiatan keuangan partai politik.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres: Perlu Kerja Bersama Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Wapres KH Ma'ruf Amin menegaskan perlu kerja bersama yang makin intens antara semua stakeholder dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

NEWS | 7 Desember 2022

Destinasi Wisata di Nusa Penida Disiapkan Secara Optimal

Destinasi wisata Kepulauan Nusa Penida, Klungkung disiapkan secara optimal karena memiliki pemandangan alam yang indah yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

NEWS | 7 Desember 2022

Drone Serang Pangkalan Udara Rusia, Analis: Sistem Pertahanan Gagal

Dua serangan drone di pangkalan udara di dalam wilayah Rusia telah membuat Moskwa mendapat pukulan besar.

NEWS | 7 Desember 2022

Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat alias Musra ke XIX bulan Januari tahun depan.

NEWS | 7 Desember 2022

Al Jazeera Ajukan Kasus Shireen Abu Akleh ke Pengadilan Internasional

Al Jazeera telah mengajukan kasus pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh, yang ditembak di kepala saat meliput serangan Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional.

NEWS | 7 Desember 2022

Ganjar Pranowo dan Cerita Dapur Megawati di Kebagusan

Ganjar Pranowo mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman politik di dapur rumah Megawati Soekarno Putri di Kebagusan, Jakarta Selatan.

NEWS | 7 Desember 2022

7 Desember, Polda Metro Uji Coba Tilang Elektronik Mobile

Polda Metro Jaya uji coba penindakan menggunakan sistem tilang elektronik mobile atau electronic traffic law enforcement/ETLE mobile mulai 7 Desember

NEWS | 6 Desember 2022

KKB Tembak Mati 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Papua

KKB tembak mati tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

NEWS | 6 Desember 2022

Ganjar: Pemanfaatan Medsos Penting bagi Pemimpin Masa Kini

Ganjar Pranowo membeberkan pentingnya pemanfaatan medsos bagi pemimpin masa kini.  Medsos sangat penting untuk menjangkau banyak masyarakat.

NEWS | 6 Desember 2022

Foto Prewedding, Kaesang Sempat Kabur Saat Mau Didandani Rama Jee

Make up Artist (MUA) Rama Jee mengaku, Kaesang Pangarep sempat kabur saat akan didandani untuk foto prewedding.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE