Logo BeritaSatu

Ujaran Hoaks, Bahar Smith Dituntut Lima Tahun Penjara

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:32 WIB
Oleh : YUD

Bandung, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menuntut Bahar Smith untuk dihukum lima tahun penjara karena kasus ujaran yang diduga berisi hoaks ketika berceramah.

Jaksa menilai Bahar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan perbuatan dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran.

"Meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan pidana terhadap Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali Bin Smith dengan pidana penjara lima tahun dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan," kata Jaksa Penuntut Umum yang diketuai Suharja di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/7/2022).

Jaksa menilai ceramah Bahar Smith yang diduga berisi hoaks itu menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Adapun ceramah yang diduga berisi hoax yakni terkait Rizieq Syihab yang dipenjara karena menggelar Maulid Nabi, dan terkait penyiksaan terhadap enam laskar FPI.

Baca selanjutnya
Selain itu, jaksa pun menyampaikan ada sejumlah hal yang memberatkan dan ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus 1 Keluarga Tewas di Kalideres Dihentikan

Tidak ada unsur tindak pidana, penyelidikan kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, dihentikan oleh polisi.

NEWS | 9 Desember 2022

Jokowi Ungkap Momen Haru Kaesang Jalani Siraman dan Sungkeman

Prosesi upacara adat Jawa sungkeman serta siraman putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep menjadi momen bahagia bagi pihak keluarga.

NEWS | 9 Desember 2022

Undangan Tanpa Barcode, Raffi Khawatir Tak Bisa Masuk ke Pernikahan Kaesang

Raffi Ahmad khawatir tidak bisa masuk ke acara pernikahan Kaesang dan Erina, karena undangannya tanpa barcode.

NEWS | 9 Desember 2022

KSP Ingatkan Potensi El Nino yang Bisa Gagalkan Panen

Moeldoko mengingatkan mengenai potensi munculnya anomali cuaca El Nino pada 2023 yang bisa menyebabkan kebakaran dan kegagalan panen.

NEWS | 9 Desember 2022

KPK Telah Tahan 1.479 Tersangka, 319 di Antaranya Wakil Rakyat

KPK telah menahan 1.479 tersangka sejak 2004. Dari 1.479 itu, sebanyak 319 di antaranya wakil rakyat, baik DPR maupun DPRD.

NEWS | 9 Desember 2022

Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak, 6 Orang Terjebak di Kedalaman 200 M

Enam pekerja terjebak di dalam lubang tambang di Sawahlunto dengan kedalaman 200 meter. Enam orang lainnya dinyatakan meninggal.

NEWS | 9 Desember 2022

Jadi Wali Nikah Erina-Kaesang, Ini Profil Allen Adam Gudono

Allen Adam Rinaldy Gudono menjadi wali nikah lantaran ayahanda Erina (Alm) Prof Mohammad Gudono telah tiada.

NEWS | 10 Desember 2022

Pernikahan Kaesang dengan Erina, Menteri Basuki Akan Jadi Saksi

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bakal menjadi saksi pada pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

NEWS | 9 Desember 2022

Membidik Jakarta Sebagai Pusat Ekonomi Nasional Paska Perpindahan Ibukota

Musda IX HIPPI dihadiri oleh Tashya Megananda (Ketua Umum APJI DKI Jakarta), Suryani Motik (Ketua Umum DPP HIPPI), dan Fadel Mohamad yang juga Wakil Ketua MPR.

NEWS | 6 Desember 2022

Dugaan Suap Tambang Ilegal Kaltim, Ismail Bolong Belum Diperiksa

Pengacara Ismail Bolong, Jonannes Tobing mengungkapkan kliennya belum diperiksa terkait kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 9 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Suap Hakim Agung, KPK Buka Peluang Seret Tersangka Baru

Kasus Suap Hakim Agung, KPK Buka Peluang Seret Tersangka Baru

NEWS | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE