Logo BeritaSatu

PDIP dan Demokrat Saling Sindir soal Mardani Maming

Kamis, 28 Juli 2022 | 17:38 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.comPDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat saling sindir soal status daftar pencarian orang (DPO) Mardani maming oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sindiran awal disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto menyinggung mengenai kader partai Demokrat yang juga sudah dijerat KPK, yakni Bupati Penajam Paser Utara (PPU) nonaktif Abdul Gafur Mas'ud (AGM) dan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP).

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyayangkan pernyataan Hasto, karena memiliki tendensi atau niat tidak baik terhadap Partai Demokrat. Kamhar menduga Hasto memiliki sentimen pribadi terhadap Partai Demokrat.

“Ini yang mesti dijelaskan Bung Hasto. Menjadi sesuatu yang mengherankan ketika Bung Hasto menjelaskan tentang komitmen patuh hukum berkaitan dengan kader PDIP yang memiliki sangkutan hukum, bahkan telah ditetapkan sebagai buronan KPK malah, beliau melebar membawa-bawa kader partai lain,” ujar Kamhar kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Kamhar menegaskan Partai Demokrat tidak pernah melindungi atau menyembunyikan kader yang memiliki perkara hukum. Partai Demokrat malah secara tegas minta kepada kader-kader yang memiliki kasus hukum untuk menghadapinya secara kesatria.

“Berbeda dengan Bung Hasto yang sampai saat ini tak bisa menghadirkan Harun Masiku yang malah terbaca oleh publik diduga sengaja menghilangkan Harun Masiku untuk memutus keterkaitan perkara tersebut dengan dirinya,” tuturnya.

“Kalau kemudian publik saat ini teringat dengan kasus Harun Masiku kader PDIP buronan KPK yang fenomenal akibat status Ketua PDIP Kalsel yang juga telah menjadi buronan KPK, sah-sah saja. Bung Hasto merespons dan menjelaskan perkara itu saja,” ucapnya.

Kamhar mengatakan pihaknya tidak pernah juga membawa kasus Harun Masiku dan korupsi dana bantuan sosial ketika berbicara kader Demokrat yang tersangkut kasus hukum.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto meminta kedua kadernya, Harun Masiku dan Mardani Maming yang terjerat kasus korupsi untuk mematuhi hukum. “Kami sudah membahas dengan tim hukum, dan partai menegaskan seluruh kader partai wajib menjunjung tinggi hukum tanpa kecuali,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).

Hasto kemudian menyinggung sejumlah kasus korupsi yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung) dan KPK yang sedang menjadi perhatian publik, seperti AGM dan Ricky Ham Pagawak. Keduanya diketahui kader Partai Demokrat.

“Demikian juga dengan tindak lanjut atas berbagai gelar OTT yang dilakukan KPK seperti Bupati Penajam Paser Utara, termasuk bupati Mamberamo Tengah, semua harus didukung sebagai upaya pemberantasan korupsi,” tutur Hasto.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Putri Candrawathi Minta Maaf ke Anggota Polri yang Jadi Saksi

Putri Candrawathi, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat meminta maaf kepada anggota Polri yang menjadi saksi.

NEWS | 29 November 2022

Akui Tidak Jujur dari Awal, Ferdy Sambo Minta Maaf

Ferdy Sambo mengaku tidak jujur sejak awal dalam kasus pembunuhan Brigadir J, oleh karena itu dia meminta maaf.

NEWS | 29 November 2022

Erick Thohir Bantah Adanya Aliran Dana Biayai Kegiatan Relawan Jokowi di GBK

Erick Thohir membantah dengan tegas tuduhan soal isu aliran dana dari BUMN untuk membiayai kegiatan relawan Nusantara Bersatu.

NEWS | 29 November 2022

MRPB Kirim 7 Calon Penjabat Gubernur Papua Barat Daya

MRPB telah mengirimkan tujuh nama orang asli Papua Barat kepada Mendagri Tito Karnavian untuk menduduki jabatan penjabat gubernur Papua Barat Daya.

NEWS | 29 November 2022

BNPT Dorong Mahasantri Ponpes Lirboyo Komitmen Cinta Tanah Air

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar mendorong mahasantri Lirboyo Kediri agar memiliki komitmen cinta Tanah Air yang tinggi.

NEWS | 30 November 2022

Rencana Kang Emil Gabung Partai Dinilai Dapat Pengaruhi Peta Politik

Rencana Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil bergabung ke partai politik (parpol) dapat memengaruhi peta politik menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 November 2022

Masih Ada Daerah Terisolasi di Cianjur, Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan

Sejumlah daerah terdampak gempa Cianjur masih terisolasi. Anggota TNI AU Lanud Atang Sendjadja terus dikerahkan mengirimkan bantuan melalui udara.

NEWS | 29 November 2022

Mendes PDTT: 10 Desa Jadi Percontohan Desa Antikorupsi

Mendes PDTT meluncurkan 10 desa percontohan desa antikorupsi di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

NEWS | 30 November 2022

Maruarar: Erick Thohir, Menteri yang Sangat Dipercaya Jokowi

Maruarar memuji kepemimpinan Erick Thohir selama tiga tahun menakhodai Kementerian BUMN, dan telah banyak meluncurkan berbagai inovasi.

NEWS | 29 November 2022

Komisi I DPR Belum Bisa Lakukan Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menegaskan pihaknya belum bisa langsung melakukan fit and proper test kepada calon Panglima TNI.

NEWS | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Menang, AS dan Inggris ke 16 Besar

Piala Dunia 2022: Menang, AS dan Inggris ke 16 Besar

SEMESTA BOLA 2022 | 54 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE