Logo BeritaSatu

Tersangka Korupsi Dana Bencana di Bogor, Masih Aktif Menjabat

Jumat, 29 Juli 2022 | 20:08 WIB
Oleh : Vento Saudale / JAS

Bogor, Beritasatu.com - Tersangka korupsi dana bantuan kebencanaan (korupsi dana bencana) senilai Rp 1,7 miliar, Sumardi, tetap aktif menjabat di Pemerintah Kabupaten Bogor, sebagai sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).

"Kita mengedepankan asas praduga tak bersalah. Saya sudah diskusi dengan Inspektorat dan BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) tadi pagi menyikapi ini," ungkap Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Jumat (29/7/2022).

Pemkab Bogor, ujar Iwan, tidak bisa menonaktifkan Sumardi dari jabatannya, karena Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat tidak melakukan penahanan meski sudah menetapkan status tersangka kasus korupsi dana bencana.

"Jadi ini tetap berjalan (aktif menjabat) kegiatan kedinasan dia sebagai Sekdis di Disdagin, jadi tidak bisa kita me-nonjob-kan, tidak bisa memberhentikan sementara, kecuali ditahan. Ini kan belum ditahan," terangnya.

Iwan pun menyayangkan atas kerugian negara senilai Rp 1,7 miliar dari dugaan penyelewengan dana bantuan kedaruratan yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) tahun anggaran 2017 itu.

"Jangan main-main dengan BTT. Karena BTT itu diperuntukkan bagi orang yang kena musibah, orang miskin, orang yang kena bencana, masa kita mengambil keuntungan dari orang yang terkena musibah. Pasti hukum karma," kata Iwan.

Sementara, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Juanda menyebutkan bahwa pihaknya tidak melakukan penangkapan dalam kasus korupsi dana bencana ini karena akan melayangkan panggilan terlebih dahulu terhadap tersangka.

"Yang bersangkutan akan kita periksa sebagai tersangka. Nanti penyidik akan melakukan panggilan kepada yang bersangkutan. Selanjutnya kita akan lakukan langkah-langkah dalam rangka penyempurnaan berkas perkara," terang Juanda.

Sebelumnya, Kejari Kabupaten Bogor menetapkan Sumardi bersama satu orang lainnya berinisial SS yang merupakan pegawai kontrak di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada tahun 2011-2018 sebagai tersangka pada Kamis, 28 Juli 2022.

Sumardi yang merupakan mantan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Ratik) BPBD bersama SS dianggap melakukan penyelewengan dana senilai Rp 1,7 miliar untuk bantuan kebencanaan yang bersumber dari BTT tahun anggaran 2017.

Dana bantuan senilai Rp 1,7 miliar tersebut seharusnya didistribusikan oleh BDBD Kabupaten Bogor kepada masyarakat di tiga kecamatan, yaitu Cisarua, Tenjolaya, dan Jasinga. Namun hasil dari pemeriksaan Kejari terhadap saksi-saksi, bantuan tersebut tidak terdistribusikan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Segera Jalani Persidangan

Novariyadi Imam Akbari bakal segera menjalani persidangan terkait kasus pidana di Yayasan ACT di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

NEWS | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Jumat, Polisi Akan Umumkan Penyebab Kematian Satu Keluarga

Kepolisian akan menjelaskan hasil akhir penyelidikan kasus satu keluarga tewas di Kalideres pada Jumat (9/11/2022).

NEWS | 5 Desember 2022

Tanggap Darurat Bencana di Lumajang Diperpanjang 2 Pekan

Masa tanggap darurat bencana, erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, diperpanjang hingga empat belas hari ke depan.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Cecar Ricky Rizal: Sudah Membunuh, Mau Disuruh Mencuri

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mencecar Ricky Rizal terkait kesaksian mengenai 2 rekening atas namanya dan rekening Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Cegah Penyalahgunaan, Pakar: Awasi Distribusi Fentanyl

Guna mencegah penyalahgunaan Fentanyl, Dicky Budiman meminta pemerintah memperhatikan distribusi obat tersebut.

NEWS | 5 Desember 2022

Infografik Kasus Covid-19 pada 28 November sampai 4 Desember

Infografik kasus Covid-19 pada 28 November sampai 4 Desember 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

NEWS | 5 Desember 2022

Kuasa Hukum Bharada E: Keterangan Ricky Rizal Cuma Benar 30%

Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy menilai, kesaksian Ricky Rizal banyak yang tidak sesuai, hanya benar 30%.

NEWS | 5 Desember 2022

Meski Ditolak Masyarakat, RUU KUHP Bakal Tetap Disahkan

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan RUU KUHP segera disahkan dalam waktu dekat, meski sebagian masyarakat masih menolak RUU tersebut. 

NEWS | 5 Desember 2022

Menkumham: Jika Tidak Setuju KUHP Baru, Silakan Gugat ke MK

Menkumham Yasonna Laoly mengimbau pihak yang protes dengan RUU KUHP untuk menggugat ke MK setelah RUU KUHP disahkan. 

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Segera Jalani Persidangan

Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Segera Jalani Persidangan

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE