Logo BeritaSatu

Cacar Monyet, Brasil Melaporkan Kasus Kematian Pertama

Sabtu, 30 Juli 2022 | 12:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brasilia, Beritasatu.com- Brasil melaporkan kasus kematian pertama terkait cacar monyet di negara itu pada Jumat (29/7/2022). Menurut Kementerian Kesehatan, kasus tersebut dilaporkan di Belo Horizonte, ibu kota negara bagian Minas Gerais tenggara.

Seperti dilaporkan RT, korban meninggal tersebut adalah seorang pria berusia 41 tahun yang sedang menjalani perawatan untuk kondisi klinis serius lainnya, termasuk kanker. Kesehatan korban makin memburuk setelah terinfeksi.

Pria itu, yang namanya tidak disebutkan, dirawat di rumah sakit umum di Belo Horizonte. Di sana, ia menderita syok septik yang diperparah oleh cacar monyet.

Di Minas Gerais, otoritas kesehatan negara bagian mengatakan ada 44 kasus penyakit yang dikonfirmasi dan 130 kasus yang dicurigai sedang diselidiki. Di Brasil, ada 978 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi pada Rabu (27/7).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah saat ini sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Para ahli mengklasifikasikan cacar monyet sebagai penyakit virus langka yang menyebabkan lesi kulit dan ditularkan melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, termasuk melalui pelukan, ciuman, pijatan atau hubungan seksual, selain ditularkan melalui sekresi pernapasan atau kontak dengan pakaian, handuk, atau barang lain yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Seperti dilaporkan VoA, Rabu (27/7/2022), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kasus cacar monyet sudah lebih dari 18.000 kasus dan telah dilaporkan di 78 negara. Pernyataan itu disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Tedros merilis informasi tersebut selama pidato pembukaan di pembaruan Covid-19 regulernya. Dia mengatakan ada lima kematian cacar monyet sementara 10% kasus dirawat di rumah sakit.

Cacar monyet yang dinyatakan WHO sebagai darurat global minggu lalu, dapat menyebar dari orang ke orang melalui kontak seksual, ciuman, pelukan dan melalui pakaian, handuk, dan seprai yang terkontaminasi.

WHO merekomendasikan vaksinasi yang ditargetkan untuk mereka yang telah terpapar dan bagi mereka yang berisiko tinggi terpapar, seperti petugas kesehatan, pekerja laboratorium, dan mereka yang memiliki banyak pasangan seksual. WHO menentang rencana vaksinasi massal saat ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Usut Tragedi Kanjuruhan, Itsus dan Propam Periksa 18 Polisi

Inspektorat Khusus (Itsus) dan Divisi Propam Polri memeriksa 18 anggota Polri berkaitan dengan tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Polri saat ini tengah mendalami penerapan prosedur tetap (protap) pengunaan gas air mata untuk membubarkan massa di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Andika Akan Sanksi Pidana Oknum Prajurit TNI yang Diduga Tendang Suporter

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan oknum prajurit TNI yang diduga menendang suporter dalam tragedi Kanjuruhan, bakal disanksi pidana.

NEWS | 3 Oktober 2022

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Rp 86,5 Triliun Surya Darmadi Dilanjutkan

Eksepsi atau keberatan bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

NEWS | 3 Oktober 2022

Evaluasi Total Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Minta Menpora Panggil PSSI

Menko Polhukam Mahfud MD meminta Menpora Zainudin Amali untuk segera memanggil Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

NEWS | 3 Oktober 2022

Elektabilitas Puan Meningkat, Serangan Buzzer Tak Berpengaruh

Elektabilitas Puan Maharani berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, terus meningkat.

NEWS | 3 Oktober 2022

Surya Paloh Beri Otoritas Penuh kepada Anies Tentukan Cawapres

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan otoritas penuh kepada Anies Baswedan untuk memilih sendiri calon wakil presiden (cawapres).

NEWS | 3 Oktober 2022

Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan surat keputusan non-ASN Pemprov Sulsel kepada 12 orang penyandang disabilitas.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rawat Korban Tragedi Kanjuruhan, Menkes Diminta Tak Persoalkan Biaya

Menkes Budi Gunadi Sadikin diminta tidak mempersoalkan biaya dalam merawat korban tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Surya Paloh Jelaskan Alasan Nasdem Usung Anies Baswedan

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menjelaskan alasan pihaknya memilih mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. 

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inflasi September 1,17%, Ini Komoditas Penyumbangnya

Inflasi September 1,17%, Ini Komoditas Penyumbangnya

EKONOMI | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings