Logo BeritaSatu

Sekjen PBB: Ancaman Bencana Nuklir Makin Meningkat

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan ancaman bencana nuklir yang makin meningkat. Seperti dilaporkan AP, Senin (1/8/2022), hal itu disampaikan Guterres saat pembukaan pertemuan tingkat tinggi untuk meninjau Perjanjian Nonproliferasi Nuklir yang berusia 50 tahun.

Bahaya meningkatnya ancaman nuklir dan bencana nuklir juga dimunculkan oleh Amerika Serikat (AS), Jepang, Jerman, kepala nuklir PBB dan banyak pembicara pembuka lainnya pada pertemuan tersebut untuk meninjau kemajuan dan menyetujui langkah-langkah masa depan untuk menerapkan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir, yang dikenal sebagai NPT.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Korea Utara sedang bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh, Iran “tidak mau atau tidak mampu” menerima kesepakatan untuk kembali ke perjanjian nuklir 2015 yang bertujuan mengekang program nuklirnya.

Blinken menggemakan peringatan bencana nuklir, dengan menyebut "pergolakan pedang nuklir" Rusia, Iran dan Korea Utara sebagai tindakan yang sembrono dan berbahaya.

Blinken mengutip peringatan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah invasi 24 Februari bahwa setiap upaya untuk ikut campur akan mengarah pada konsekuensi yang belum pernah dilihat. Dia menekankan bahwa negaranya adalah “salah satu kekuatan nuklir paling kuat.”

“Ancaman Putin bertentangan dengan jaminan yang diberikan kepada Ukraina tentang kedaulatan dan kemerdekaannya ketika menyerahkan senjata nuklir era Sovietnya pada tahun 1994,” katanya.

Menurut Blinken, Putin mengirimkan “pesan terburuk” ke negara mana pun yang berpikir bahwa mereka membutuhkan senjata nuklir untuk mempertahankan diri dan mencegah agresi.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan perpecahan di dunia sejak konferensi tinjauan terakhir pada tahun 2015, yang berakhir tanpa dokumen konsensus, telah menjadi lebih besar.

Kishida menekankan bahwa ancaman Rusia untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina telah berkontribusi pada kekhawatiran di seluruh dunia. Sementara ancaman lain bencana akibat penggunaan senjata nuklir adalah kemungkinan yang nyata.

Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi mengatakan konflik Ukraina begitu parah sehingga momok potensi konfrontasi nuklir, atau kecelakaan, telah menakutkan lagi.

Grossi memperingatkan bahwa di pembangkit nuklir Zaporizhzhya, situasinya menjadi lebih berbahaya dari hari ke hari. Dia mendesak semua negara untuk membantu memungkinkan kunjungannya ke pembangkit. Tim ahli keselamatan dan keamanan IAEA mengatakan upayanya selama dua bulan tidak berhasil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tokoh Adat Papua Minta Pendukung Lukas Enembe Tak Halangi KPK

Tokoh Adat Sentani, Papua, Boas Assa Enoch meminta pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe tidak menghalangi kerja KPK dalam memberantas korupsi. 

NEWS | 1 Oktober 2022

Silaturahmi KKB Wenas Angkat Tema Warisan Budaya Minahasa

Silaturahmi KKB Wenas atau Keluarga Besar Wenas yang dilaksanakan Sabtu ini, mengangkat tema warisan budaya Minahasa.

NEWS | 1 Oktober 2022

DPRD DKI: Program Sumur Resapan Tidak Mampu Atasi Banjir

Program sumur resapan yang gencar dibangun Pemprov DKI Jakarta dipandang tidak berhasil mengatasi persoalan banjir di Ibu Kota.

NEWS | 1 Oktober 2022

MHU Sabet 5 Penghargaan Kaidah Pertambangan Terbaik dari ESDM

MHU meraih 5 penghargaan sekaligus pada ajang Prestasi Keberhasilan Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik.

NEWS | 1 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 1 Oktober 2022

Infografik positivity rate Covid-19 sampai 1 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 1 Oktober 2022

Pemecatan Hakim MK, DPR Dinilai Langgar Konstitusi dan UU

DPR dinilai telah melanggar konstitusi dan UU Nomor 7 Tahun 2020 tentang Mahkamah Konstitusi (UU MK) dalam pemecatan hakim konstitusi Aswanto.

NEWS | 1 Oktober 2022

Riza Berharap Program Sumur Resapan Diteruskan Penjabat Gubernur DKI

Riza Patria mengatakan, program sumur resapan diharapkan dapat diteruskan oleh penjabat gubernur DKI Jakarta selanjutnya.

NEWS | 1 Oktober 2022

Ini Aturan Pemberhentian Hakim Konstitusi Berdasarkan UU

Pemberhentian hakim konstitusi harus berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2022 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

NEWS | 1 Oktober 2022

Sebanyak 872 Rumah Rusak Dampak Gempa Tapanuli Utara

Sebanyak 873 rumah mengalami kerusakan dampak gempa Tapanuli Utara, Sumatera Utara dengan kekuatan magnitudo 5,8 yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) dini hari.

NEWS | 1 Oktober 2022

Pemilu 2024, Kapolri Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kapolri Sigit menyerukan pentingnya persatuan dan kesatuan menjelang Pemilihan Umum atau Pemilu 2024.

NEWS | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tokoh Adat Papua Minta Pendukung Lukas Enembe Tak Halangi KPK

Tokoh Adat Papua Minta Pendukung Lukas Enembe Tak Halangi KPK

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings