Logo BeritaSatu

Cacar Monyet, Brasil Akan Gunakan Obat Antivirus Tecvirimat

Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Rio de Janeiro, Beritasatu.com- Brasil akan obati kasus cacar monyet yang parah dengan obat antivirus Tecovirimat. Seperti dilaporkan Xinhua, Selasa (2/8/2022), hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga setelah kasus cacar monyet yang parah merenggut satu nyawa.

"Kasus yang paling serius akan diperhitungkan terlebih dahulu," kata Queiroga melalui Twitter.

Oueiroga menambahkan Brasil akan menerima obat Tecovirimat berkat mediasi oleh Pan American Health Organization, tetapi tidak merinci berapa banyak dosis yang akan diberikan.

Tecovirimat sedang digunakan sebagai pilihan "perawatan penuh kasih" di Amerika Serikat. Khasiatnya dalam memerangi cacar monyet belum terbukti.

Pada Jumat, pejabat kesehatan mengonfirmasi kematian terkait cacar monyet pertama di Brasil, yang melibatkan seorang pria berusia 41 tahun yang kasusnya masih diselidiki.

Menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah Brasil, negara Amerika Selatan itu telah mendeteksi setidaknya 1.342 kasus penyakit tersebut.

Kasus cacar monyet meningkat di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat (AS). Di sana, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengonfirmasi ribuan kasus sejak Mei. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan darurat kesehatan global yang membutuhkan tanggapan terkoordinasi internasional.

Setelah lebih dari dua tahun pandemi Covid-19, dapat dimengerti bahwa berita tentang virus baru yang menyebar ke seluruh dunia dapat menimbulkan kekhawatiran. Sementara para ahli kesehatan mengatakan bahwa cacar monyet tidak mungkin membuat skenario yang mirip dengan virus corona, pertanyaan masih tetap ada tentang upaya vaksinasi dan bagaimana cacar monyet menyebar. Berikut adalah beberapa jawaban.

Cacar monyet adalah virus yang mirip dengan cacar, tetapi gejalanya tidak terlalu parah. Ditemukan pada tahun 1958 setelah wabah terjadi pada monyet yang dipelihara untuk penelitian. Para ilmuwan menduga virus tersebut beredar di berbagai primata dan hewan pengerat di alam liar.

Virus ini kadang-kadang menyebabkan wabah kecil di bagian lain dunia, termasuk Amerika Serikat, tetapi terutama ditemukan di beberapa bagian Afrika Tengah dan Barat. Dalam beberapa minggu terakhir, telah menyebar ke puluhan negara dan menginfeksi puluhan ribu orang.

Virus, yang memiliki tingkat kematian rendah, diketahui menyebar melalui kontak fisik, dan melalui barang-barang yang terinfeksi seperti pakaian dan tempat tidur atau melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan oleh bersin atau batuk, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PWNU Jabar: Khilafah Hanya Cara Adu Domba untuk Tujuan Politik

PWNU Jabar menyatakan, argumen khilafah yang diusung oleh kelompok tertentu hanya cara untuk mengadu domba guna mewujudkan tujuan politik.

NEWS | 6 Desember 2022

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022

Ubah Keterangan, Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tak Gunakan Sarung Tangan

Ricky Rizal mengubah keterangan bahwa terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan ketika terjadi penembakan terhadap Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022

Ganjar Targetkan 100 Persen Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jateng

Saat ini ada sekitar 103 MPP di Indonesia dan 22 di antaranya di area Jateng. Ditargetkan, sebanyak 13 wilayah di Jateng akan punya MPP tidak lama lagi.

NEWS | 5 Desember 2022

PMI Dirikan 500 Huntara untuk Warga Korban Gempa Cianjur

PMI membangun hunian sementara (huntara) bagi korban gempa Cianjur di tiga desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Erick Bangga Emiten BUMN Jadi Penggerak Bursa, Swasta?

Erick Bangga Emiten BUMN Jadi Penggerak Bursa, Swasta?

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE