Logo BeritaSatu

Tunjangan Pensiunan TNI AD Rendah, Presiden Jokowi Tak Janji Naikkan

Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:36 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / JEM

Bogor, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghitung ulang besaran tunjangan pensiunan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari unsur Angkatan Darat (AD).

Kepala Negara mengaku jumlah yang diterima masih kurang, namun tidak menjanjikan akan menaikkan nilainya karena posisi APBN saat ini sedang sulit.

“Saya tidak janji, karena tadi saya sampaikan bahwa APBN kita berada di posisi tidak mudah. Tapi pulang dari sini saya akan panggil Menteri Keuangan. Akan saya ajak hitung-hitungan, kalau nanti hitung-hitungannya sudah final akan saya sampaikan kepada Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian,” kata Presiden Jokowi pada pembukaan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Tahun 2022 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022).

Presiden Jokowi mengatakan, besaran pensiun purnawirawan berpangkat tamtama adalah sebesar Rp 2,6 juta per bulan. Sementara itu, bintara sebesar Rp 3,5 juta dan perwira pertama berpangkat kapten adalah Rp 4,1 juta per bulan.

“Saya tahu, saya tahu bahwa gaji pensiun untuk tamtama berada di angka Rp 2,6 juta, betul? Untuk bintara berada di angka Rp 3,5 juta, benar? Dan, untuk perwira pertama, kapten sebesar Rp 4,1 juta, betul? Saya tahu. Saya tahu. Saya tahu apalagi yang berada di Jabodetabek. Angka ini adalah angka yang masih sangat kurang,” kata Presiden Jokowi.

Ia menyatakan akan mengupayakan yang terbaik untuk meningkatkan tunjangan pensiun para purnawirawan. Dikatakan, pada tahun 2030 mendatang, posisi gross domestic product (GDP) atau produk domestik bruto (PDB) Indonesia akan menempati peringkat ke-7 terbesar di dunia, dan pada 2045 berada di posisi ke-4 di dunia. Hal itu, katanya, hanya dapat dilakukan bila pemerintah dan masyarakat terus mendukung pembangunan infrastruktur, hilirisasi bahan mentah, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Akhirnya apa? Kalau kita konsisten dan berani melakukan hilirisasi, pertumbuhan ekonomi dan GDP kita akan 3 kali lipat dari yang sekarang, yaitu dari US$ 1,2 - 1,3 triliun menjadi di atas US$ 3 triliun. Akhirnya apa? APBN kita menjadi menggelembung lebih besar. Akhirnya apa? Porsi anggaran untuk gaji dan pensiunan juga akan lebih besar. Tapi harus tunggu tahun 2030. Sebentar, apa yang saya sampaikan tadi guyonan,” kata Presiden sambil berkelakar.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus menyampaikan terima kasih atas pengabdian tanpa henti jajaran purnawirawan TNI AD.

“Bapak, ibu tidak pernah henti, baik selama aktif sebagai anggota TNI selalu berbuat terbaik dalam menjalankan tugas. Dan, setelah purna tugas pun tidak pernah melepaskan hati dan pikiran untuk negeri yang kita cintai ini. Untuk itu saya menyampaikan atas nama rakyat dan pemerintah ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Presiden Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rugikan Rp 106 Triliun, Kasus KSP Indosurya Timbulkan Kerugian Terbesar

Berdasarkan analisis PPATK, nominal kerugian Rp 106 triliun yang diderita para korban KSP Indosurya adalah yang terbesar di Indonesia. 

NEWS | 28 September 2022

Eks Pegawai KPK Harap Febri Diansyah-Rasamala Tak Bela Sambo

Yudi Purnomo berharap Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mengubah keputusan untuk tidak membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

NEWS | 28 September 2022

Daewoong Foundation Gandeng ITB Dirikan Lembaga Penelitian Farmasi Mutakhir

Ini sebagai upaya Daewoong Foundation untuk membina bakat penelitian untuk pengembangan penelitian farmasi di Indonesia.

NEWS | 28 September 2022

Pengacara Ungkap Putri Candrawathi Tidak Siap Ditahan

Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Arman Hanis mengungkapkan bahwa kliennya Putri Candrawathi tidak siap untuk ditahan.

NEWS | 28 September 2022

Ibas Tegaskan SBY Bukan Golden Boy of America

Ibas menegaskan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukan golden boy of America atau anak emas Amerika Serikat (AS).

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Memberikan Handphone Baru untuk Sabrila

Sabrila, pelajar SMA Negeri 1 Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sultra mendapatkan  sebuah handphone baru dari Presiden Joko Widodo.

NEWS | 28 September 2022

Platform Kampus Merdeka Ternyata Dibuat Oleh Shadow Team

Shadow team yang dibentuk Mendikbudristek Nadiem Makarim membantu menciptakan berbagai aplikasi untuk pendidikan.

NEWS | 28 September 2022

Arab Saudi Sita 765.000 Tablet Amfetamin di dalam Semangka

Pihak berwenang Arab Saudi berhasil menyita 765.000 tablet amfetamin yang disembunyikan dalam buah semangka yang dikirim ke Riyadh.

NEWS | 28 September 2022

Wilayah Garut Rawan Bencana, Ini Peringatan Badan Geologi

Badan Geologi mengingatkan Pemkab Garut, Jawa Barat tentang pentingnya mitigasi bencana karena daerah Garut rawan bencana alam.

NEWS | 28 September 2022

Pengacara: Kondisi Kesehatan Lukas Enembe Mulai Membaik

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stevanus Roy Rening mengakui saat ini kondisi Gubernur Lukas Enembe membaik.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rugikan Rp 106 Triliun, Kasus KSP Indosurya Timbulkan Kerugian Terbesar

Rugikan Rp 106 Triliun, Kasus KSP Indosurya Timbulkan Kerugian Terbesar

NEWS | 25 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings