Logo BeritaSatu

Gus Yahya Ingatkan Cak Imin Cs Tak Peralat NU dalam Pemilu

Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / ALD

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU) KH Yahya Cholil Staquf atau biasa disapa Gus Yahya, mengingatkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan para tokoh yang menjadi calon pemimpin Indonesia di masa depan tidak mengangkat politik identitas dalam kompetisi Pemilu 2024. Bahkan, Gus Yahya secara tegas meminta agar identitas NU tidak dimanfaatkan sebagai alat politik dalam pemilu mendatang.

“Di dalam menghadapi kompetisi yang ada kita mohon betul supaya jangan menggunakan identitas sebagai senjata, apakah itu identitas etnik, identitas agama, termasuk identitas NU,” ujar Gus Yahya saat memberikan sambutan di acara HUT ke-10 Forum Pemred di Hotel Raffles Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Dalam HUT yang mengambil tema “Memajukan Pers, Menyatukan Bangsa” tersebut, Forum Pemred juga menyelenggarakan pertemuan sejumlah 10 tokoh nasional. Dari 10 tokoh yang diundang, hanya enam orang yang hadir, yaitu Ketua Umum Partai Golkar selaku Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, serta Cak Imin.

Sementara empat tokoh lain yang diundang Forum Pemred namun berhalangan hadir, yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertahanan yang sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gus Yahya mengatakan, dirinya harus menyebutkan NU karena dinilainya kurang beruntung dari Muhammadiyah dalam kompetisi pemilu. Menurut dia, Muhammadiyah bisa mengambil jarak dalam kompetisi politik, sementara NU selalu dikejar-kejar.

"Muhammadiyah ini bisa bebas mengambil jarak dari kompetisi semacam ini. NU ini mau lari pun dikejar kejar," ungkapnya.

Menurut Gus Yahya, sekeras apapun kompetisi pemilu, tidak boleh memanfaatkan identitas sebagai senjata menghadapi lawan. Eksploitasi identitas, kata dia, berisiko pada polarisasi dan perpecahan di tengah masyarakat.

"Kita ingin semuanya terus bersatu, terus harmonis, apapun kompetisi yang akan berlangsung, sekeras apapun, maka kita tentunya sangat berharap bahwa dalam kompetisi nanti jangan sampai ada cara-cara yang memperalat identitas sebagai senjata," pintanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Riset Gen Manusia Purba, Svante Paabo Diganjar Hadiah Nobel Kedokteran 2022

Ilmuwan Svante Paabo memenangkan Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2022 untuk riset gen manusia purba.

NEWS | 4 Oktober 2022

Buntut Konten Prank KDRT, Baim Wong Dilaporkan ke Polisi

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke Polres Metro, Jakarta Selatan terkait konten prank KDRT yang dibuat keduanya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Santri Dukung Ganjar Gelar Maulid Nabi di Jakarta

Santri Dukung Ganjar mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk Ganjar Pranowo dan Indonesia di Jakarta Utara.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragis, Tragedi Kanjuruhan Buat Alfiansyah Jadi Yatim Piatu

Peristiwa tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) memaksa bocah 11 tahun M Alfiansyah menjadi anak yatim piatu.

NEWS | 3 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar Naik ke Penyidikan

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar terhadap istrinya, Lesti Kejora, naik ke penyidikan dari penyelidikan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pengobatan Kanker Perlukan Tim dari Multidisiplin Ilmu

Keseluruhan pengobatan penyakit kanker membutuhkan tim dari multidisiplin ilmu dalam penatalaksanaannya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Tabur Bunga di Kanjuruhan, Pemain dan Pelatih Arema Menangis

Para pemain dan pelatih Arema FC menangis saat tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bola Medan Gelar 1.000 Lilin

Ratusan suporter bola di Kota Medan, Sumatera Utara menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ini Alasan Sahabat Polisi Indonesia Laporkan Baim Wong dan Paula

Organisasi masyarakat Sahabat Polisi Indonesia resmi melaporkan pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait pembuatan konten prank KDRT

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Ungkap Respons Jokowi soal Pencapresan Anies

Surya Paloh mengungkap respons Jokowi ketika Nasdem hendak mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 202

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Alasan Sahabat Polisi Indonesia Laporkan Baim Wong dan Paula

Ini Alasan Sahabat Polisi Indonesia Laporkan Baim Wong dan Paula

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings