Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tak Hanya Menahan, Polda Juga Sita Akun Twitter dan Ponsel Roy Suryo

Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:53 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho / BW
Mantan Menpora, Roy Suryo dibopong usai diperiksa hampir 12 jam sebagai tersangka terkait kasus meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Jokowi di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 22 Juli 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menahan Roy Suryo, tersangka kasus dugaan penistaan agama. Roy Suryo ditahan mulai Jumat (5/8/2022) malam ini hingga 20 hari ke depan. Polda juga menyita akun Twitter dan ponsel milik Roy Suryo.

"Penyidik memutuskan mulai malam ini terhadap Roy Suryo Motodiprojo sebagai tersangka ujaran kebencian ini mulai dilakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Selain melakukan penahanan, polisi menyita akun Twitter resmi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

"Penyidik menyita akun Twitter milik Roy Suryo," ujar Endra Zulpan.

Akun ini merupakan yang dipakainya untuk mengunggah meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Joko Widodo. Selain itu, polisi juga menyita ponsel milik mantan politisi Partai Demokrat tersebut.

"Telepon genggam milik Roy Suryo disita," kata dia.

Sebelumnya, perwakilan umat Budha Nusantara, Kurniawan Santoso mendatangi Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya dengan kuasa hukumnya yaitu Herna Sutana pada Selasa 28 Juni 2022.

Pelapor menjalani pemeriksaan terkait pelaporannya kepada Roy Suryo soal meme stupa Candi Borobudur yang diedit seperti wajah Presiden Jokowi.

Kurniawan menjelaskan maksud kedatangannya yaitu untuk memberikan keterangan terkait kasus yang dilaporkannya. Selain itu dia juga membawa sejumlah barang bukti tambahan yang akan diserahkan ke penyidik dalam pemeriksaan tersebut.

"Kita akan menyajikan bukti-bukti yang kita punya yang kita dapat yang kita ketahui itu saja. Ada beberapa bukti tambahan yang kita juga sudah kumpulkan lebih lengkap lagi semua dalam bentuk hardcopy dan bentuk softcopy itu saja," tutur Herna.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri saat itu, Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat itu kemudian membenarkan adanya pelaporan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, ke Bareskrim Polri pada Senin, 20 Juni 2022.

“Kita membenarkan sekitar pukul 11.50 ada yang melaporkan salah seorang inisial pelapor KW. Nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT Bareskrim Polri, tertanggal 22 Juni,” kata Gatot saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut dia, pelapor KW melaporkan akun Twitter @KRMTRoySuryo2. Diduga, pemilik akun Twitter itu adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, yang juga mantan Politisi Partai Demokrat. Dalam laporannya, Roy Suryo diduga melakukan ujaran kebencian buntut unggahan foto stupa Candi Borobudur yang mirip dengan wajah Presiden Jokowi.

“Terkait dugaan ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau penistaan agama Budha sebagaimana Pasal 45A Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau pasal 156a KUHP,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI