Logo BeritaSatu

BKKBN: Stunting Berdampak Buruk bagi Masa Depan Anak

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 16:45 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

"Stunting pada anak bisa mengakibatkan terhambatnya perkembangan dan lemahnya sistem imun tubuh sehingga anak akan lebih mudah terserang penyakit. Selain itu, kondisi ini juga meningkatkan risiko munculnya gangguan pada sistem pembakaran hingga menurunnya fungsi kognitif anak," ucapnya.

Ia menambahkan, saat anak mengalami permasalahan gizi yang bisa dikatakan sangat parah, ia bisa saja kehilangan nyawa. Terkait kecerdasan, masalah stunting juga dihubungkan dengan perkembangan otak dan intelegensi anak.

Hasto menegaskan, setiap orang tua harus memastikan gizi yang cukup pada 1000 HPK sang anak. Hal itu akan berdampak pada kehidupan di masa depan yang lebih sehat.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan asupan nutrisi yang didapatkan anak dan orangtua perlu memastikan untuk memilih menu MPASI terbaik.

Namun karena dikatakan sebagai pendamping ASI, pemberian makanan bayi ini tentu harus tetap dilakukan bersamaan dengan ASI. Hal ini agar pemberian makanan bisa lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi.

Idealnya, sejak baru lahir sampai usia 6 bulan bayi sebaiknya ia mendapatkan ASI eksklusif. Setelah usia bayi di atas usia 6 bulan, ia perlu diberikan makanan bayi atau mendapatkan ASI dan MPASI secara bersamaan. Namun jika memungkinkan, anda masih bisa memberikan ASI sampai usia bayi genap dua tahun atau 24 bulan.

Sementara itu, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada empat strategi penting yang harus para ibu pahami saat memberikan MPASI di usia 6 bulan, di antaranya;

Tepat waktu
Makanan pendamping ASI memang ada baiknya diberikan di waktu yang tepat alias tidak terlalu cepat atau lambat. Dengan catatan, hal ini disesuaikan kembali dengan kondisi kesehatan si kecil. Dalam beberapa kasus tertentu, dokter bisa saja menyarankan untuk memberikan makanan pendamping ASI sebelum 6 bulan.

Memadai
Makanan pendamping ASI sebaiknya memenuhi kebutuhan energi, protein, mineral, dan vitamin untuk bayi. Dengan kata lain, berikan menu MPASI yang terdiri atas berbagai sumber makanan.

Untuk mencegah stunting pada anak, orang tua bisa dengan memberikan menu makanan dengan kandungan gizi seimbang. Bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, makanan sumber protein disarankan untuk ditingkatkan pemberiannya. Sebaiknya orang tua memperhatikan konsumsi serat, gula, dan garam pada 1.000 HPK diberikan dalam jumlah yang terbatas.

Aman dan higienis
Segala proses dalam penyimpanan makanan bayi, mengolah, hingga menyajikan makanan padat sebaiknya dilakukan secara aman dan higienis. Sangat disarankan untuk menggunakan, cara, bahan, serta peralatan MPASI yang aman dan bersih.

Pemberiannya secara responsive

Sama halnya seperti pemberian ASI, makanan padat yang disajikan untuk bayi juga sebaiknya mengikuti tanda bayi lapar dan kenyang. Jadi, ada baiknya untuk memberikan makanan saat bayi sedang lapar dan hindari memaksanya makan ketika ia sudah kenyang.

Perbaikan gizi pada anak menjadi sebuah kebutuhan penting pada 1.000 HPK dalam menurunkan angka prevalensi kekerdilan (stunting), maka pemenuhan gizi dan nutrisi saat MPASI pun sangat penting diperhatikan orang tua.




hal 3 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

 Lesti Kejora dikabarkan akan umrah. Hal itu diungkapkan sahabat Lesti, Tiara Marleen dalam unggahan di media sosialnya, @Tiara_marleen1.

NEWS | 6 Oktober 2022

Akademisi PTIQ: Teladani Rasulullah dalam Praktik Bernegara

Abdul Muid Nawawi mengatakan, meneladani Rasulullah dalam hal berbangsa dan bernegara adalah akhlaknya.

NEWS | 6 Oktober 2022

Syngenta Perkenalkan Ekosistem Pertanian Centrigo di Indonesia

Centrigo menawarkan solusi menyeluruh dan terintegrasi dalam mengatasi hambatan untuk mencapai produktivitas dan keuntungan yang lebih tinggi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Traktor Nusantara Luncurkan Fitur Keamanan Baru untuk Forklift

PT Traktor Nusantara meluncurkan teknologi terkini SEnS+ pada forklift seri 8FBE18 dalam pemeran Forklift Indonesia 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

EKONOMI | 44 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings