Logo BeritaSatu

Tabrak Polisi, Pengemudi Mobil Pelat RFH Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 16:56 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Pengemudi mobil dengan pelat nomor B 1909 RFH yang menabrak anggota polisi, mobil Sat PJR juga mobil Mabes TNI telah ditetapkan jadi tersangka. Pengemudi mobil berpelat RFH itu diketahui menabrak anggota polisi dan sejumlah mobil di Tol Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (6/8/2022).

"Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka," kata Plh Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Edi Purwanto kepada wartawan, (Sabtu 6/8/2022).

Advertisement

Usai tabrakan kemarin, pengemudi mobil pelat RFH sempat kabur. Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang mengejar berhasil menangkap pengemudi di kawasan Bintara, Bekasi, Jawa Barat.

Edy mengatakan, pengemudi tersebut dikenakan Pasal 311 ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Menurut pasal tersebut pengemudi ini terancam empat tahun penjara.

Pasal 311 ayat (3) UU LLAJ berbunyi, "Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (3), Pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak Rp 8.000.000,00 (delapan juta rupiah)."

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berinisial Briptu DS mejadi korban tabrakan oleh seorang pengendara mobil dengan nomor polisi B 1909 RFH. Insiden ini terjadi di Tol Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 5 Agustus 2022 siang.

"Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB di depan Tol Pancoran sini," kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Sutikno kepada wartawan, Jumat, 5 Agustus 2022.

Mulanya, anggota Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya merasa curiga dengan mobil berpelat RFH tersebut yang menggunakan strobo. Hal ini karena penggunaan strobo itu tidak sesuai peruntukannya, Anggota kemudiann memberhentikan mobil berpelat RFH tersebut untuk diperiksa.

"Mobil pelat rahasia itu kan tidak boleh pakai strobo, yang boleh hanya mobil dinas. Polri dan TNI boleh, tetapi kalau mobil pelat rahasia tidak boleh," bebernya.

Namun, lanjut Sutikno, saat anggota hendak memberhentikan kendaraan itu, pengemudi mobil justru tancap gas dan menabrak korban. Sehingga, petugas lainnya mengejar pengemudi tersebut dan berhasil tertangkap di Tol Bintara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ketua AEKI Lampung Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Kopi 59,5 ton

Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung, Juprius, ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan kopi seberat 59,5 ton.

NEWS | 13 Agustus 2022

Sidang Tahunan DPR, Puan Ungkap Makna Penggunaan Ornamen Batik

Ketua DPR Puan Maharani mengungkapkan Sidang Tahunan DPR 2022 kali ini akan menggunakan ornamen batik kawung khas Yogyakarta. 

NEWS | 13 Agustus 2022

Advokasi Warga, DPC Ikadin Jaksel Dirikan Posbakum Keliling

DPC Ikadin Jakarta Selatan (Jaksel) memberi bantuan hukum cuma-cuma kepada masyarakat melalui Posbakum keliling. 

NEWS | 13 Agustus 2022

Ini Capres Ideal di Pilpres 2024 Versi Amien Rais

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais mengungkap soal capres pada Pilpres 2024. Amien Rais menyebut kriteria pemimpin ideal yang bakal diusung.

NEWS | 13 Agustus 2022

Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Pemalang Temui Seseorang di DPR

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo diketahui sempat menemui seseorang di DPR sebelum terjaring OTT KPK pada Kamis (11/8/2022) kemarin. 

NEWS | 13 Agustus 2022

Pansus BLBI DPD: Hentikan Anggaran Subsidi Bunga Obligasi Rekap

Staf Ahli Pansus BLBI DPD, Hardjuno Wiwoho mendesak pemerintah menghapus anggaran pembayaran subsidi bunga obligasi rekap eks BLBI.

NEWS | 13 Agustus 2022

Jadi Tersangka KPK, Bupati Pemalang Diduga Terima Suap Rp 6,2 Miliar

KPK menetapkan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan. Dia diduga menerima suap sekitar Rp 6,2 miliar.

NEWS | 13 Agustus 2022

DPR Dorong Posyandu Jadi Garda Terdepan Dukung Tumbuh Kembang Anak

Dalam momentum bulan imunisasi anak nasional (BIAN) 2022, DPR mendorong Posyandu menjadi garda terdepan mendukung tumbuh kembang anak. 

NEWS | 12 Agustus 2022

Hasto Kristiyanto Ingatkan Anak Muda untuk Berani Bermimpi

Hasto Kristiyanto mengatakan, Bung Karno sejak muda telah hadir sebagai pemimpin pejuang dan pemimpin visioner.

NEWS | 12 Agustus 2022

Polisi: Salman Rushdie Ditusuk di Leher, Tersangka Ditahan

Polisi negara bagian New York mengatakan, Salman Rushdie menderita luka tusuk di leher ketika dia diserang dan tersangka telah ditahan.

NEWS | 12 Agustus 2022


TAG POPULER

# Puan Maharani


# Pohon Koka


# Brigadir J


# Ferdy Sambo


# Mahfud MD


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ketua AEKI Lampung Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Kopi 59,5 ton

Ketua AEKI Lampung Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Kopi 59,5 ton

NEWS | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings