Logo BeritaSatu

Kasus Brigadir J, Mahfud MD Nilai Pengambilan CCTV Bisa Kena Pidana

Minggu, 7 Agustus 2022 | 13:29 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti soal adanya dugaan pengambilan CCTV di sekitar kediaman dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa polisi tembak polisi pada 8 Juli 2022 lalu. Mahfud menilai, pengambilan CCTV tersebut dapat dikenai sanksi pidana karena berpotensi menghalangi penyidikan.

Diketahui, peristiwa polisi tembak polisi itu terjadi antara Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Peristiwa itu berujung pada tewasnya Brigadir J.

Adapun Irjen Sambo saat ini tengah ditempatkan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik. Salah satu dugaan pelanggaran etik Irjen Sambo yakni terkait dengan pengambilan CCTV di TKP tersebut.

"Hukum formal itu kan kristalisasi dari moral dan etika. Jadi pengambilan CCTV itu bisa melanggar etik karena tidak cermat atau tidak profesional namun sekaligus juga bisa pelanggaran pidana karena obstruction of justice dan lain-lain," ujar Mahfud dalam keterangannya, Minggu (7/8/2022).

Mahfud meyakini bahwa penanganan dugaan pelanggaran etik serta pidana tersebut dapat ditangani secara bersama-sama. Dia pun menjelaskan lebih lanjut soal penanganannya.

"Ya, karena sanksi etik bukan diputus oleh hakim dan bukan hukuman pidana melainkan sanksi administratif seperti pemecatan, penurunan pangkat, teguran, dan lain-lain," tutur Mahfud.

Baca selanjutnya
"Sedangkan peradilan pidana diputus oleh hakim yang hukumannya berupa sanksi pidana ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo, Minggu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Bocah 3 Tahun Tewas Terjepit Ban Truk Kontainer di Bekasi

Seorang bocah 3 tahun berinisial AWK tewas terjepit ban truk kontainer di Jalan Kampung Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

NEWS | 7 Desember 2022

Jenazah Pelaku Bom Astana Anyar Diautopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih

Jenazah Agus Sujatno, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar atau bom Astana Anyar diautopsi di RS Bhayangka Sartika Asih, Bandung.

NEWS | 7 Desember 2022

Kutuk Bom Bunuh Diri Bandung, Eks Napiter: Tidak Sesuai Ajaran Islam

Mantan narapidana terorisme (napiter), Muchtar Daeng Lau mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022

Bukan Hajar, Eliezer Tegaskan Ferdy Sambo Perintahkan Tembak Brigadir J

Richard Eliezer atau Bharada E menegaskan Ferdy Sambo memberikan perintah untuk menembak Brigadir J, bukan menghajarnya.

NEWS | 7 Desember 2022

Ismail Bolong Tegaskan Tidak Pernah Bertemu Kabareskrim

Melalui pengacaranya, Ismail Bolong menegaskan tidak pernah bertemu dengan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto terkait kasus tambang ilegal di Kaltim. 

NEWS | 7 Desember 2022

Perwira Polda Banten Dikeroyok di Depan Rumahnya di Serang

Seorang perwira Polri, Ipda MD yang bertugas di Ditkrimsus Polda Banten dikeroyok sekelompok orang di depan rumahnya di Serang, Banten. 

NEWS | 7 Desember 2022

Kesaksian Ferdy Sambo Dinilai Bisa Bebaskan Eliezer

Ronny Talapessy, kuasa hukum Richard Eliezer atau Bharada E menilai kesaksian Ferdy Sambo bisa membebaskan kliennya dari kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Bom Bunuh Diri Bandung: Kapolri Minta Jajaran Tetap Semangat

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya tetap semangat dalam melayani masyarakat saat menjenguk korban bom bunuh diri.

NEWS | 7 Desember 2022

Bertahan di Pengungsian, Korban Gempa Cianjur Takut Pulang

Para korban gempa Cianjur banyak yang memilih bertahan di pengungsian. Korban gempa Cianjur mengaku trauma dan masih takut untuk pulang ke rumah mereka.

NEWS | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

NEWS | 36 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE