Logo BeritaSatu

Atasi Migrasi Ilegal, Rishi Sunak Siap Tolak Konvensi HAM Eropa

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Kandidat PM Inggris Rishi Sunak siap tolak Konvensi Eropa tentang hak asasi manusia (HAM) demi mengatasi migrasi ilegal. Seperti dilaporkan RT, Sabtu (6/8/2022), Sunak mengajukan proposal radikal dengan alasan tidak ada pilihan.

Dalam satu wawancara dengan saluran TV GB News yang ditayangkan pada Sabtu (6/8), Sunak mengatakan bahwa dia kesal dengan kenyataan bahwa “ribuan orang datang secara ilegal ke negara ini dengan perahu kecil” melintasi Selat Inggris.

Sunak menekankan bahwa tidak ada yang meragukan bahwa jika menjadi perdana menteri, dia “akan mengatasi situasi ini.”

Menanggapi pertanyaan tentang apakah dia siap untuk meninggalkan ECHR untuk mencapai tujuannya, dia mengatakan bahwa jika langkah-langkah lain ternyata tidak cukup efektif, “tidak ada pilihan yang harus dibatalkan karena kita harus memiliki kendali atas perbatasan kita.”

"Setiap negara berdaulat harus bisa melakukan itu," katanya.

Menekankan bahwa mendapatkan kembali kendali atas migrasi adalah salah satu alasan dukungannya terhadap Brexit, Sunak mencantumkan beberapa langkah yang ingin diperkenalkan untuk mengatasi masalah tersebut. “Kita harus mengubah definisi suaka,” katanya.

Sunak menjelaskan bahwa Inggris saat ini menggunakan definisi ECHR terlalu luas dan dieksploitasi oleh pengacara kiri untuk banyak alasan palsu.

“Jadi, saya pikir, kita harus beralih ke definisi yang berbeda, standar internasional lain yang digunakan Australia dan lainnya, yang jauh lebih ketat dan lebih sempit,” kata Sunak, yang juga anak imigran.

Sunak juga menyarankan bahwa Inggris perlu "lebih keras" dengan kebijakan luar negerinya dan tidak ragu untuk meminta negara lain untuk mengambil kembali pencari suaka mereka yang gagal.

Sunak telah menjadikan penahanan migrasi ilegal sebagai salah satu poin penting dari kampanye kepemimpinannya. Dia sebelumnya mengklaim bahwa dia akan dapat membangun hubungan yang lebih "konstruktif" dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron daripada yang telah dilakukan Perdana Menteri Boris Johnson, dan bahwa hal ini juga akan membantu Inggris mengatasi masalah tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Iran Ancam Respons Balasan untuk Ukraina setelah Dubes Diusir

Iran menjanjikan respons balasan yang tepat untuk Ukraina atas tindakan pengusiran duta besarnya.

NEWS | 25 September 2022

Wapres Ma'ruf Amin Akan Hadiri Pemakaman Shinzo Abe

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berangkat ke Tokyo, Jepang, untuk menghadiri prosesi pemakaman kenegaraan mantan PM Jepang Shinzo Abe.

NEWS | 25 September 2022

Uni Eropa Yakin Putin Tak Menggertak Soal Senjata Nuklir

Uni Eropa (UE) meyakini Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menggertak soal senjata nuklir.

NEWS | 25 September 2022

PSI: Anies Baswedan Belum Selesaikan PR Banjir dan Macet

Partai Solidaritas Indonesia meminta Anies segera selesaikan permasalahan DKI Jakarta seperti banjir dan macet.

NEWS | 25 September 2022

Buktikan Kondisi Kesehatan, KPK Minta Lukas Enembe Berikan Catatan Medis

KPK meminta Gubernur Papua Lukas Enembe untuk menyerahkan catatan medis yang menjelaskan kondisi kesehatannya.

NEWS | 25 September 2022

Israel Akan Memasok Sistem Pertahanan Udara ke UEA

Israel akan memasok sistem pertahanan udara ke Uni Emirat Arab (UEA). sistem pertahanan udara SPYDER akan meningkatkan kemampuan UEA

NEWS | 25 September 2022

Pertemuan dengan Cak Imin, Puan Maharani Tiba di TMP Kalibata

Agenda dari kedatangan Puan Maharani ke TMP Kalibata adalah menjalani pertemuan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

NEWS | 25 September 2022

Jelang Pertemuan Puan Maharani-Cak Imin, Sejumlah Politisi Tiba di TMP Kalibata

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengagendakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

NEWS | 25 September 2022

UGM Akan Gelar Penghormatan Terakhir untuk Samekto Wibowo

UGM akan memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum Prof. Dr. dr. Samekto Wibowo yang meninggal dunia akibat terseret ombak.

NEWS | 25 September 2022

Rumor Kudeta Tiongkok Bermula dari Pembatalan 6.000 Penerbangan

Rumor kudeta Tiongkok dan Presiden Xi Jinping tahanan rumah bermula dari pembatalan 6.000 penerbangan domestik dan internasional.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

EKONOMI | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings