Logo BeritaSatu

Kasus Brigadir J, Komnas HAM Desak Polri ‎Buka CCTV di Rumah Ferdy Sambo

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:06 WIB
Oleh : Mikael Niman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)‎ mendesak penyidik Bareskrim Polri untuk membuka rekaman kamera pengawas atau CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan Brigadir J. Dengan rekaman CCTV di rumah Ferdy Sambo yang berada di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan itu, kebohongan-kebohongan yang direkayasa dapat disingkirkan ataupun skenario awal untuk mengaburkan kasus ini dapat diabaikan.

Komnas HAM mengatakan hal tersebut, ‎setelah penyidik Bareskrim Polri menetapkan Brigadir RR sebagai tersangka baru kasus Brigadir J. Brigadir RR disangkakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Sementara, dalam pengakuannya kepada Komnas HAM, Brigadir RR mengeklaim tidak pernah melihat peristiwa secara menyeluruh.

Advertisement

"Itu hak penyidik. Apa kalian pikir kami sudah langsung percaya? Kan tidak makanya saya desak CCTV harus dibuka. Alat komunikasi harus dibuka. Kalau cuma keterangan orang demi orang, apalagi masih sumir, makanya kita sangat concern CCTV itu dibuka, alat komunikasi dibuka, karena itu yang membuat terang perkara," kata Ketua Komnas HAM, Ahmda Taufan Damanik, saat ditemui di kantornya pada Senin (‎8/8/2022).

Menurutnya, pengungkapan kasus kematian Brigadir J akan menjadi terang benderang apabila CCTV tersebut dibuka ke publik.

"Kuncinya CCTV itu, karena itu sedang diperiksa penyidik," ‎imbuhnya.

Dia menegaskan, Komnas HAM bersikeras untuk memeriksa CCTV di TKP.

"Saya berkeras soal CCTV itu. Bahkan, saya bilang saya akan lapor Istana. Pengertiannya itu, tidak harus langsung Presiden, kan ada Pak Menko (Polhukam). Kita koordinasi sama Pak Menko (Polhukam). Karena apa? Karena itu atasan langsung mereka. Jadi, kalau mereka tidak bisa mengatasi beberapa masalah-masalah yang kemudian membuat titik terang kasus ini sulit diungkap, ya memang harus ada tekanan dari atasnya untuk melakukan tindakan yang lebih serius," tegasnya.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menambahkan, pihaknya pernah memeriksa Brigadir RR terkait kasus Brigadir J beberapa waktu lalu.‎

"Iya, Brigadir RR sudah pernah diperiksa oleh Komnas HAM," tuturnya.

Namun, Komnas HAM enggan membocorkan temuan yang diperoleh saat memeriksa Brigadir RR. Dikatakan, keterangan Brigadir RR perlu disandingkan dengan keterangan atau alat bukti lainnya untuk membuat terang kasus Brigadir J.

"Belum bisa kami sampaikan, tetapi kami memang sedang proses. Kami sandingkan kesesuaian keterangan satu dengan yang lain kesesuaian antara keterangan RR dengan alat bukti yang lain. Itu yang sedang kami lakukan dan perkembangan kemarin ini yang menetapkan RR sebagai tersangka Pasal 340, kita hormati teman-teman penyidik dan di kami juga sedang berproses‎," ungkap Choirul.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ibunya Tewas, Bayi Baru Lahir Selamat dari Puing-puing Gempa Dahsyat

Keajaiban setelah bayi baru lahir ditemukan dalam kondisi selamat dari puing-puing akibat gempa dahsyat di sebuah rumah di Suriah utara.

INTERNASIONAL | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Alasan Ekonomi Jadi Motif Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi Online

Polisi tidak menjelaskan lebih rinci ada kesulitan apa sehingga HS, oknum anggota Densus 88 itu gelap mata melakukan pembunuhan terhadap sopir taksi online.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Mardiono Sowan ke Ponpes Sukahideng, PPP Diminta Dekati Kiai dan Masyarakat

Muhamad Mardiono mengatakan dengan mendekatkan diri kepada masyarakat dan kiai maka PPP diharapkan bisa mendengar serta menyerap aspirasi yang ada.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Daftar Obat Aman Dipertanyakan

Seiring munculnya kasus baru gagal ginjal akut, Tim Advokasi untuk Kemanusiaan meminta daftar obat aman yang dirilis BPOM harus diperiksa kembali.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Kasus Diabetes Anak Melonjak, IDI Tekankan Pentingnya Edukasi Masyarakat

Diperlukan edukasi bagi masyarakat terkait bagaimana skrining untuk penyakit diabetes khususnya pada anak agar tidak terjadi peningkatan kasus secara signifikan.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Marein Cetak Laba Bersih Rp 64,90 Miliar Sepanjang 2022

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein/MREI) berhasil mencetak laba bersih Rp 64,90 miliar pada tahun 2022

EKONOMI | 7 Februari 2023

Ditangkap Densus 88, Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online Ditahan di Polda Metro

Pelaku anggota Densus 88 ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB sore di kawasan Bekasi, Jawa Barat tak lama setelah jasad sopir taksi online ditemukan.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Golkar-PKS Sepakat Pemilu Tetap Dilaksanakan 14 Februari 2024

Golkar-PKS Sepakat Pemilu Tetap Dilaksanakan 14 Februari 2024

BERSATU KAWAL PEMILU | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE