Logo BeritaSatu

Ferdy Sambo Tersangka, Bharada E Berharap Hukumannya Jadi Ringan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:08 WIB
Oleh : Mikael Niman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Penetapan mantan Kadiv Propam ‎Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka utama pembunuhan Brigadir J diharapkan dapat meringankan hukuman Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Harapan itu setidaknya disampaikan Bharada E melalui pengacaranya Deolipa Yumara.

Dikatakan, dengan ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai pelaku utama pembunuhan Brigadir J sepatutnya dapat meringankan hukuman kliennya.

"Pasti meringankan klien kami, itu yang sedang kami upayakan agar jeratan hukum Bharada E lebih ringan," kata Deolipa Yumara, saat dihubungi pada Rabu (10/8/2022).

Dikatakan, Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Tim pengacara Bharada E sedang mengupayakan kliennya dapat terlepas dari jeratan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan lebih condong sebagai pihak yang hanya turut serta sebagaimana diatur Pasal 55 dan 56 KUHP.

"Doakan, kami upayakan klien kami terlepas jeratan dari Pasal 338, lebih kepada Pasal 55 dan 56 KUHP," ‎imbuhnya.

Lantas, apa barang bukti atau siapa saksi yang akan disiapkan untuk meringankan Bharada E saat di pengadilan nanti?

"Semua barang bukti dan saksi-saksi sudah ada di depan mata, sudah terang benderang, kalau klien kami hanya sebagai pihak yang turut serta," ungkapnya.

Sebelumnya, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto mengatakan, sebanyak 31 personel Polri telah melanggar kode etik terkait penanganan tempat kejadian perkara (TKP) di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Kami menjelaskan 31 personel yang melanggar kode etik Polri," kata Agung Budi Maryoto saat jumpa pers di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Dia menjelaskan, ke-31 perseonel tersebut berasal dari Bareskrim Polri (dua personel), Propam Polri (21 personel), dan Polda Metro Jaya (tujuh personel).

"Timsus akan melakukan pemeriksaan khusus terhadap personel Polri yang patut diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait penanganan meninggalnya Brigadir J di Komplek Polri, Duren Tiga," imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

PSSI melarang Arema FC untuk berlaga di Stadion Kanjuruhan atau menjadi tuan rumah hingga akhir pelaksanaan Liga 1 musim ini buntut dari tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, DPR Minta PSSI Akui Kelemahan ke FIFA

Andreas Pareira meminta PSSI segera menjelaskan ke FIFA serta dunia internasional mengenai tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Presiden Jokowi: Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Presiden Jokowi menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia segera berakhir setelah melanda lebih dari dua tahun lamanya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Komisi X DPR: Tragedi Kanjuruhan Coreng Sepak Bola Indonesia

Andreas Pareira menilai tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

KPK Pastikan Penanganan Formula E Tidak Bisa Diatur Pihak Tertentu

KPK memastikan penanganan perkara Formula E tidak bisa diatur atau atas dasar keinginan pihak tertentu. 

NEWS | 3 Oktober 2022

KPAI Minta Negara Hadir pada Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

Negara harus bertanggung jawab terhadap jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pasukan Keamanan Iran Bentrok dengan Mahasiswa di Teheran

Pasukan keamanan Iran bentrok dengan mahasiswa universitas terkemuka di Teheran pada Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Kelompok HAM: Israel Tahan 798 Warga Palestina Tanpa Diadili

Israel menahan 798 warga Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan, jumlah tertinggi sejak 2008, ungkap sebuah kelompok HAM.

NEWS | 3 Oktober 2022

Mahfud MD Gelar Rakor Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Menurut Mahfud MD, pemerintah serius untuk menindaklanjuti, merehabilitasi, dan menyelesaikan masalah yang timbul akibat tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings