Logo BeritaSatu

Ferdy Sambo Ternyata Tidak Patuh Laporkan Hartanya ke KPK

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:15 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritastu.com - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat.

Ternyata, Ferdy Sambo tak patuh melaporkan hartanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini setidaknya tercermin dari tidak ditemukannya nama Ferdy Sambo dalam laman elhkpn.kpk.go.id.

Jubir KPK, Ipi Maryati mengatakan, pihaknya masih memverifikasi LHKPN Ferdy Sambo untuk laporan periodik 2021.

"KPK telah menerima LHKPN atas nama yang bersangkutan untuk tahun pelaporan 2021. Namun, ada kelengkapan dokumen yang masih harus dilengkapi. Sehingga, sampai hari ini belum dapat dipublikasikan di situs e-LHKPN," kata Ipi dikonfirmasi, Rabu (10/8).

Namun, Ipi tak menjelaskan LHKPN Ferdy Sambo pada tahun-tahun sebelumnya. Padahal, Ferdy Sambo pernah menduduki sejumlah posisi penting, salah satunya Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polda Metro Jaya. Sementara, anggota Polri, terutama yang bertugas sebagai penyidik wajib melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

Meski demikian, Ipi menyatakan, pihaknya telah menyampaikan hasil verifikasi dan kelengkapan yang harus diperbaiki Ferdy Sambo. Menurut Ipi, setelah LHKPN diperbaiki dan dinyatakan lengkap secara administratif, LHKPN Ferdy Sambo akan dipublikasikan melalui situs e-LHKPN dan terbuka untuk umum.

"KPK juga telah berkoordinasi dengan Polri dan selalu terbuka untuk memberikan asistensi terkait pengisian dan pemenuhan kewajiban LHKPN untuk seluruh wajib lapor di lingkungan Polri," kata Ipi.

Diketahui, Polri menetapkan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yang tewas di rumah dinasnya pada 8 Juli 2022 lalu.

"Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara, dan timsus telah memutuskan menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Selain Ferdy Sambo, kasus pembunuhan Brigadir J juga turut menjerat tiga tersangka lainnya yakni Bharada Richard Eliezer (RE) Bripka Ricky Rizal (RR) dan KM.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penertiban PKL di Kota Tua, Pemprov DKI Tak Akan Gunakan Kekerasan

Riza Patria mengatakan, penertiban PKL di kawasan Kota Tua, Jakarta akan melibatkan Satpol PP. Pemprov DKI tidak akan menggunakan kekerasan.

NEWS | 25 September 2022

Relawan Perkuat Dukungan Warga Jakarta untuk Erick Thohir Presiden 2024

Relawan Sobat Erick terus memperkuat dukungan masyarakat kepada Erick Thohir untuk menjadi Presiden 2024.  

NEWS | 25 September 2022

Prabowo Temui 9 Kiai Sepuh NU di Jateng, Ini Kata M Qodari

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan silaturahmi atau menemui  9 kiai sepuh NU Magelang, Jateng.

NEWS | 25 September 2022

PDIP Minta Andi Arief Hentikan Opini Soal Utusan Jokowi Bertemu Lukas Enembe

PDIP meminta Andi Arief menghentikan opini sesat yang menyeret nama Presiden Jokowi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. 

NEWS | 25 September 2022

Jokowi: Indonesia Butuh SDM Berkualitas dan Berintegritas

Jokowi menyebut, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berintegritas demi memenuhi tantangan pasar global dewasa ini.

NEWS | 25 September 2022

Transjakarta Operasikan Kembali Rute Summarecon Bekasi-Pancoran

Transjakarta mengoperasikan kembali dua layanan non-koridor yakni rute Summarecon Bekasi-Pancoran (B11) dan Ciputat-Kampung Rambutan (S22).

NEWS | 25 September 2022

Ganjar Diskusi dengan Mahasiswa soal Energi Baru Terbarukan

Ganjar bertemu dengan sejumlah organisasi mahasiswa di Medan dan berdiskusi tentang energi baru terbarukan.

NEWS | 25 September 2022

Usai Bertemu Cak Imin, Puan Ungkap Peluang Kerja Sama

Pertemuan Cak Imin dan Puan kali ini menjadi pembuka peluang kerja sama antara PDIP dengan PKB di Pemilu 2024.

NEWS | 25 September 2022

Cari Cawapres yang Cocok, Puan: Namanya Juga Mau Menikah

Ketua DPP PDIP Puan Maharani menjadi salah satu tokoh yang digadang-gadang diusung menjadi capres di Pemilu 2024.

NEWS | 25 September 2022

Tokoh Agama Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Kasus Lukas Enembe

Tokoh Agama Papua Pendeta Alberth Yoku meminta masyarakat tidak terprovokasi kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PDIP Minta Andi Arief Hentikan Opini Soal Utusan Jokowi Bertemu Lukas Enembe

PDIP Minta Andi Arief Hentikan Opini Soal Utusan Jokowi Bertemu Lukas Enembe

NEWS | 25 menit yang lalu








Hasil Lengkap MotoGP Jepang

SPORT | 56 menit yang lalu


CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings