Logo BeritaSatu

Sejuta Anak di London Dapat Tawaran Vaksin Booster Polio

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:41 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Anak-anak yang tinggal di London, Inggris mendapat tawaran dosis tambahan vaksin polio. Seperti dilaporkan CNN, Rabu (10/8/2022), penawaran diberikan menyusul penemuan virus polio di saluran pembuangan di ibu kota Inggris.

Komite Gabungan Inggris untuk Vaksinasi dan Imunisasi menyatakan dosis penguat vaksin polio yang ditargetkan harus ditawarkan kepada semua anak antara usia 1 dan 9 tahun di semua wilayah London.

"Ini akan memastikan perlindungan tingkat tinggi dari kelumpuhan dan membantu mengurangi penyebaran virus lebih lanjut," kata Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) yang mengumumkan langkah tersebut.

Menurut data terbaru dari Kantor Statistik Nasional Inggris, sekitar sejuta anak dari usia itu tinggal di wilayah London, Inggris.

UKHSA menyatakan total 116 isolat virus diidentifikasi dalam 19 sampel limbah yang dikumpulkan di London antara Februari dan Juli.

Saat sebagian besar sampel mengandung virus mirip vaksin, beberapa menunjukkan "mutasi yang cukup untuk diklasifikasikan sebagai virus polio turunan vaksin."

UKHSA menyatakan kondisi ini lebih memprihatinkan karena virus tersebut berperilaku lebih mirip dengan "polio liar dan mungkin, pada kesempatan langka, menyebabkan kasus kelumpuhan pada individu yang tidak divaksinasi."
Pihak berwenang menekankan upaya vaksinasi adalah tindakan pencegahan.

"Tidak ada kasus polio yang dilaporkan dan untuk sebagian besar populasi, yang telah divaksinasi lengkap, risikonya rendah. Tapi kita tahu daerah di London di mana virus polio ditularkan memiliki beberapa tingkat vaksinasi terendah," kata Vanessa Saliba, konsultan epidemiologi di UKHSA.

Polio disebabkan oleh enterovirus yang disebut virus polio. Itu adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di dunia sampai Jonas Salk menemukan vaksin polio dan menguji keamanannya pada tahun 1954.

Pada tahun 1988, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kasus polio yang dilaporkan di seluruh dunia mencapai puncaknya 350.000.

Sekitar 1 dari 4 orang yang terinfeksi memiliki gejala seperti flu termasuk sakit tenggorokan, demam, kelelahan, mual, sakit kepala dan sakit perut. Sebanyak 1 dari 200 akan mengembangkan gejala yang lebih serius yang meliputi kesemutan dan mati rasa di kaki, infeksi otak atau sumsum tulang belakang dan kelumpuhan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Tidak ada obat untuk polio. Perawatan untuk mengatasi gejala mungkin termasuk obat untuk mengendurkan otot dan panas dan terapi fisik untuk merangsang otot. Namun, kelumpuhan yang disebabkan oleh polio bersifat permanen. Menurut pernyataan UKHSA, kasus polio terakhir di Inggris terjadi pada tahun 1984.

"Beberapa dekade yang lalu sebelum kami memperkenalkan program vaksinasi polio, sekitar 8.000 orang akan mengalami kelumpuhan setiap tahun," tambah Saliba.

Ada tiga jenis virus, dua di antaranya telah dieliminasi di dunia, menurut Inisiatif Pemberantasan Polio Global, satu program WHO. Salah satu jenis virus polio liar masih beredar di Pakistan dan Afghanistan. Penularan juga dapat terjadi bila tidak cukup banyak anak yang divaksinasi di suatu daerah.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AJI Beberkan 17 Pasal Bermasalah dalam RKUHP yang akan Disahkan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) membeberkan 17 pasal bermasalah dalam draf RKUHP versi 30 November 2022.

NEWS | 6 Desember 2022

DPR Setujui RUU Perjanjian Indonesia-Singapura untuk Ekstradisi Buronan

Komisi III DPR RI menyetujui RUU tentang Pengesahan Perjanjian antara Indonesia dan Singapura tentang Ekstradisi Buronan

NEWS | 6 Desember 2022

PWNU Jabar: Khilafah Hanya Cara Adu Domba untuk Tujuan Politik

PWNU Jabar menyatakan, argumen khilafah yang diusung oleh kelompok tertentu hanya cara untuk mengadu domba guna mewujudkan tujuan politik.

NEWS | 6 Desember 2022

Ricky Rizal Dianggap Berbohong dalam Sidang, Ini Respons Kuasa Hukum

Ricky Rizal ditegur Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ricky Rizal dinilai berbohong

NEWS | 6 Desember 2022

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan wisata dalam negeri saat libur nataru.

NEWS | 6 Desember 2022

Kuat Ma'ruf Mengaku Sempat Takut Ditembak Ferdy Sambo

Kuat Ma'ruf mengaku sempat takut ditembak Ferdy Sambo saat terjadinya pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 5 Desember 2022

Komisi III Minta Polisi Tindak Tegas dan Berantas Gangster

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas dan memberantas gangster.

NEWS | 5 Desember 2022

Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina, Gus Miftah Minta Maaf

Pendakwah Gus Miftah menyatakan permohonan maafnya karena tak bisa hadir dalam acara resepsi pernikahan yang akan digelar pasangan Kaesang-Erina.

NEWS | 5 Desember 2022

Erupsi Semeru, Penerbangan di Bandara Lombok Tak Terdampak

Aktivitas penerbangan di Bandara Lombok, NTB hingga saat ini tidak terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

NEWS | 6 Desember 2022

Ubah Keterangan, Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tak Gunakan Sarung Tangan

Ricky Rizal mengubah keterangan bahwa terdakwa Ferdy Sambo tidak menggunakan sarung tangan ketika terjadi penembakan terhadap Brigadir J.

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Erick Bangga Emiten BUMN Jadi Penggerak Bursa, Swasta?

Erick Bangga Emiten BUMN Jadi Penggerak Bursa, Swasta?

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE