Logo BeritaSatu

Pembunuhan Bendahara KONI Kalbar, Korban Rela Ditutup Matanya

Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:25 WIB
Oleh : Vento Saudale / HA

Bogor, Beritasatu.com - Ahmad Nurcholys, Bendahara KONI Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar), telah ditipu daya sehingga rela ditutup matanya tanpa sadar bahwa itu adalah bagian dari rencana pembunuhan keji terhadap dirinya.

Hal tersebut diungkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Bogor pada Kamis (11/8/2022), setelah sejumlah tersangka termasuk tersangka otak pembunuhan tersebut berhasil ditangkap.

Menurut kronologi kejadian yang dihimpun polisi, pembunuhan dilakukan pada 30 Juli 2022 ketika korban berada di Bogor untuk menemui salah satu pelaku dengan maksud menagih utang sebesar Rp 300 juta.

Pelaku berinisial AK (33) adalah anggota TNI Angkatan Udara yang berdinas di Kalimantan Barat tetapi saat peristiwa terjadi sedang mengikuti pendidikan di Lanud Atang Sendjaja TNI AU, Bogor.

AK sebelumnya berjanji bukan hanya akan melunasi utangnya tetapi juga membantu membereskan masalah keuangan lain yang dihadapi korban, kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bogor AKP Siswo DC Tariga.

Korban diduga terbelit masalah keuangan karena telah menggunakan dana KONI sebesar Rp 600 juta untuk kepentingan pribadi dan bakal menghadapi audit, imbuhnya.

Solusi yang ditawarkan AK adalah mengajak korban menuju ke tempat pembuatan uang palsu di wilayah Sukamakmur.

Dalam perjalanan, korban diminta pelaku menutup mata dengan alasan agar tidak mengetahui tempat yang dituju.

"Karena korban ini 'orang baru', pelaku mensyaratkan korban harus mau ditutup matanya dan diikat tangannya,” kata Siswo.

“Untuk meyakinkan korban, salah satu pelaku yang ikut dalam rombongan berpura-pura mau diikat tangannya dan ditutup matanya," jelasnya lagi.

Ternyata iming-iming uang palsu itu hanya dalih saja agar korban bersedia menuruti ajakan pelaku untuk pergi ke tempat yang tidak jelas di mana dan bahkan bersedia ditutup matanya dan diikat tangannya.

Kondisi tersebut memudahkan pelaku untuk menghabisi korban dengan cara dicekik dan dibekap hingga kehabisan napas.

"Tidak jauh dari TKP akhirnya korban dihilangkan nyawanya dengan cara memiting leher korban. Kemudian tersangka D membekap korban dengan jaket sampai si korban mati lemas,” papar Siswo.

Pelaku lain yang sebelumnya berpura-pura berminat mendatangi tempat pembuatan uang palsu ikut beraksi dengan memanfaatkan tali yang sebelumnya dipakai untuk “mengikat” tangannya.

“Untuk lebih memastikan lagi bahwa korban mati, kemudian AK memerintahkan kepada tersangka RH untuk menjerat leher korban dengan tiga ritpet yang tadi digunakan seolah-olah dia terikat tapi digunakan untuk menjerat leher korban," bebernya.

Selanjutnya, jenazah korban dibuang di bawah jembatan di wilayah Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur.

Dalam aksi pembunuhan berencana ini, pelaku AA (37), D (37), dan RH (25) dibayar masing-masing Rp 2 juta. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan tindak pidana pembunuhan berencana seperti tercantum dalam Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Ini masuknya pembunuhan berencana karena sebelum melakukan pembunuhan diketahui pada tanggal 27 Juli 2022 para pelaku ini sempat berkumpul di sebuah kafe di Kota Bogor untuk merencanakan dan berbagi peran," pungkas Siswo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tiongkok Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Dingin

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok (NMC) mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap gelombang dingin di berbagai wilayah negara tersebut.

NEWS | 6 Oktober 2022

Pengguna Layanan MySiloam dan Homecare SILO Semakin Meningkat

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatat ada peningkatan yang signifikan dalam adopsi platform digital MySiloam selama pandemi Covid-19.

NEWS | 6 Oktober 2022

Istri Lukas Enembe Mangkir, KPK Sampaikan Wanti-wanti

Istri Lukas Enembe, Yulce Wenda dan anaknya, Astract Bona Timoramo Enembe mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kasus Lukas Enembe, KPK Ingatkan Jangan Ada yang Pengaruhi Saksi

KPK mengingatkan agar jangan ada pihak yang memengaruhi saksi untuk tidak menghadiri agenda pemeriksaan terkait kasus Lukas Enembe

NEWS | 6 Oktober 2022

Fauci: Varian Baru Covid-19 Mungkin Muncul di Musim Dingin

Anthony Fauci baru-baru ini memperingatkan, bahwa "masyarakat tidak perlu terkejut" jika varian baru Covid-19 muncul di musim dingin.

NEWS | 6 Oktober 2022

Aniaya Remaja, 5 Anggota Geng Motor di Bogor Ditangkap

Satreskrim Polres Bogor mengamankan 5 anggota geng motor di wilayah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

NEWS | 6 Oktober 2022

Gunakan PMN dan KMK, Waskita Karya Kebut Proyek Infrastruktur

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mempercepat proyek infrastruktur dengan menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Kredit Modal Kerja (KMK)

NEWS | 6 Oktober 2022

Terkait Pengelolaan Kebun Raya Bogor, Bima Arya Ancam PT MRN

Wali Kota Bogor Bima Arya mengancam akan mengevaluasi keberadaan pihak swasta PT MNR dalam mengelola cagar budaya Kebun Raya Bogor.

NEWS | 6 Oktober 2022

Dipanggil Hari Ini, Rizky Billar Diminta Kooperatif

Rizky Billar dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus KDRT yang dilaporkan oleh sang istri, Lesti Kejora, hari ini.

NEWS | 6 Oktober 2022

Relawan Emak Muda Deklarasi Dukungan untuk Prabowo

Ibu-ibu muda yang tergabung dalam Relawan Emak Muda (Emud) mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tiongkok Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Dingin

Tiongkok Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Dingin

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings