Logo BeritaSatu

Program 1 Juta Kelapa Genjah Tingkatkan Pendapatan Masyarakat

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:34 WIB
Oleh : JNS

Sukoharjo, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan tanam perdana pengembangan kelapa genjah untuk memperkuat sektor pertanian menghadapi krisis pangan global dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Penanaman perdana ini menjadi langkah awal pencanangan program pengembangan 1 juta batang kelapa genjah secara nasional yang dilakukan bertahap pada tahun 2022 hingga 2023.

Presiden Jokowi mengatakan saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya melakukan optimalisasi lahan pekarangan dan lahan pertanian yang tidak produktif untuk dapat digunakan dalam pengembangan komoditas pertanian sebagai langkah nyata untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pasalnya, upaya penyediaan pangan harus terus dilakukan karena dunia sedang mengalami krisis pangan, terbukti sebanyak 300 juta lebih orang di berbagai negara mengalami kekurangan pangan.

"Tapi paling penting selain menanam kelapa genjah, disiapkan juga industrialisasinya karena kelapa ini bisa dijadikan gula semut, minyak kelapa dan ini bisa disiapkan di lahan yang ada kelapa genjahnya dalam jumlah yang banyak sehingga ada tambahan income ke masyarakat, sehingga tanah-tanah tidak produktif, pekarangan dan lain lain bisa ditanami kelapa genjah ini," demikian dikatakan Presiden Jokowi usai melakukan tanam perdana kelapa genjah di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022).

Presiden Jokowi menambahkan pengembangan kelapa genjah sebar 1 juta batang dilakukan di beberapa daerah. Solo Raya menjadi salah satu lokasi pengembangannya yakni Kabupaten Sukoharjo sebanyak 110.000 batang, Karanganyar 59.000 batang dan Kabupaten Boyolali sebanyak 58.000 batang.

"Ini baru di mulai di sini. Provinsi-provinsi lain yang baik ditanami kelapa nanti kita tanami, targetnya 1 juta batang," tambah Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan pengembangan kelapa genjah memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga masyarakat perlu didorong untuk menanamnya. Kelapa genjah sudah dapat berbuah pada usia tanam 2,5 hingga 3 tahun dengan jumlah buah per pohon per tahunnya mencapai 140 hingga 180 butir.

"Kita mulai petik buahnya dalam satu tahun perkiraan bisa mencapai 120 sampai 180 buah kelapa dan kalau kita menanam secara nasional 1 juta maka kalikan saja jadinya berapa," terang Jokowi.

Di tempat yang sama, Mentan mengatakan ke depan menghadapi tantangan khususnya dalam masalah-masalah pangan dunia maka harus ada langkah extradiordinary. Di antaranya lahan-lahan pekarangan dan lahan kosong di tiap kabupaten hingga provinsi dapat didukung agar ada komoditas dan varietas tambahan yang bisa menambah pendapatan rakyat.

"Oleh karena itu hari ini kita diminta Bapak Presiden mempersiapkan 1 juta kelapa dan sambil menunggu kelapa berbuah, di antara tanaman kelapa kita bisa tanami jagung dan kedelai sehingga setiap 100 hari sambil menunggu kelapa petani tetap ada pendapatan," ungkapnya.

Kedua, sambung Mentan, di lahan pekarangan masyarakat terutama di Pulau Jawa yang semakin hari semakin bertambah penduduk disarankan dapat ditanami tanaman kebutuhan pangan. Misalnya cabai, nanas dan tanaman lainnya yang dapat dikembangkan di polybag atau pot.

"Sehingga paling tidak dari tanaman yang mereka tanam belanja pangan turun karena dapat dipenuhi sendiri. Pengeluaran berkurang dan pendapatan rumah tangga bertambah," tutup Mentan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

Polda Sumut mencatat, sebanyak 1.153 orang meninggal dunia dari 4.306 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Utara.

NEWS | 4 Oktober 2022

Gara-Gara Tragedi Kanjuruhan, Pos Polisi di Makassar Nyaris Dibakar

Pos polisi di Makassar hendak dibakar dan diduga terkait dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan lebih seratus orang.

NEWS | 4 Oktober 2022

Riset Gen Manusia Purba, Svante Paabo Diganjar Hadiah Nobel Kedokteran 2022

Ilmuwan Svante Paabo memenangkan Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2022 untuk riset gen manusia purba.

NEWS | 4 Oktober 2022

Buntut Konten Prank KDRT, Baim Wong Dilaporkan ke Polisi

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke Polres Metro, Jakarta Selatan terkait konten prank KDRT yang dibuat keduanya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Santri Dukung Ganjar Gelar Maulid Nabi di Jakarta

Santri Dukung Ganjar mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk Ganjar Pranowo dan Indonesia di Jakarta Utara.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragis, Tragedi Kanjuruhan Buat Alfiansyah Jadi Yatim Piatu

Peristiwa tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) memaksa bocah 11 tahun M Alfiansyah menjadi anak yatim piatu.

NEWS | 3 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar Naik ke Penyidikan

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar terhadap istrinya, Lesti Kejora, naik ke penyidikan dari penyelidikan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pengobatan Kanker Perlukan Tim dari Multidisiplin Ilmu

Keseluruhan pengobatan penyakit kanker membutuhkan tim dari multidisiplin ilmu dalam penatalaksanaannya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Tabur Bunga di Kanjuruhan, Pemain dan Pelatih Arema Menangis

Para pemain dan pelatih Arema FC menangis saat tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bola Medan Gelar 1.000 Lilin

Ratusan suporter bola di Kota Medan, Sumatera Utara menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings