Logo BeritaSatu

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:59 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Motif penembakan terhadap Brigadir J atau Nopryansyah Yosua Hutabarat masih mengundang rasa penasaran publik meski secara tidak langsung sudah dikemukakan tersangka Irjen Ferdy Sambo dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Seperti diberitakan sebelumnya, narasi kasus polisi tembak polisi sudah berubah dari sebelumnya insiden baku tembak menjadi pembunuhan. Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Keterangan sementara dari hasil penyidikan menyebutkan bahwa Bharada E menembak rekan sesama ajudan atas perintah atasan.

Sang atasan, Irjen Ferdy Sambo yang kini telah menjadi tersangka, mengakui merencanakan pembunuhan karena marah terhadap Brigadir J. Mantan Kadiv Propam Polri ini lalu memanggil dua ajudannya Bharada Eliezer serta Bripka RR atau Ricky Rizal dalam merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Apa yang membuat Ferdy Sambo begitu marah sehingga tega merencanakan pembunuhan? Berikut ini berbagai versi pemicu pembunuhan terhadap Brigadir J.

1. Irjen Ferdy Sambo: “Brigadir J melakukan tindakan yang melukai harkat dan martabat kepada istri”
Pernyataan paling meyakinkan mengenai motif pembunuhan Brigadir J tentu yang keluar dari mulut tersangka Irjen Ferdy Sambo. Hingga Jumat (12/8/2022) pagi, Sambo adalah sosok yang diduga menyusun rencana pembunuhan dan memerintahkan tersangka Bharada Eliezer untuk menembak Brigadir J.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Irjen Pol Ferdy Sambo (tengah) di gedung Bareskrim Polri, Kamis 4 Agustus 2022.

Pernyataan Sambo muncul dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Ia diperiksa untuk pertama kalinya sebagai tersangka di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, selama tujuh jam pada Kamis (11/8/2022).

Pernyataan Sambo sesuai BAP tidak disampaikan oleh pengacaranya, Arman Hanis, melainkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi kepada pers di Mako Brimob, Kelapa Dua.

Menurut Andi Rian Djajadi, tersangka Ferdy Sambo mengaku menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya yang mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi (tengah) bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (kiri) memberikan keterangan pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis, 11 Agustus 2022.

Tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga tersebut dilakukan almarhum Brigadir J alias Yosua. Oleh karena itu, Ferdy Sambo kemudian memanggil tersangka Bripka Ricky Rizal dan tersangka Bharada Richard Eliezer untuk melakukan rencana pembunuhan terhadap almarhum.

Tindakan seperti apa yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo sehingga disebut melukai harkat dan martabat keluarga? Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo yang juga memberikan keterangan pada jumpa pers di Mako Brimob, tidak memerinci lebih jauh. Ia hanya menyebut bahwa kejelasan dari tindakan Brigadir J terhadap istri Irjen Sambo tersebut akan gamblang dalam persidangan.

“Tentunya nanti di dalam persidangan akan dibuka semuanya. Ini yang membuat tersangka emosi, marah,” kata Dedi Prasetyo.

Sedangkan saat ditanya wartawan apakah memang benar motif pembunuhan Irjen Sambo karena marah oleh tindakan J terkait pelecehan di Magelang, Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi menjawab singkat, “Itu pengakuan tersangka di BAP.”


2. Menko Polhukam Mahfud MD: “Hanya bisa didengar oleh orang dewasa.”

Menko Polhukam Mahfud MD menduga, motif Irjen Ferdy Sambo membunuh Brigadir J relatif sensitif. Kemungkinan besar motif tersebut hanya bisa didengar oleh orang dewasa.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Menko Polhukam Mahfud MD di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu 3 Agustus 2022.

Mahfud MD adalah menteri yang aktif memantau kasus ini sejak awal. Ia termasuk yang pertama menyuarakan kejanggalan pada kronologi kejadian atau kasus yang disampaikan oleh pihak kepolisian pada 11 Juli 2022 atau tiga hari setelah insiden penembakan.

Mahfud MD pulalah yang menjadi tujuan orangtua Brigadir J bersama Persatuan Marga Hutabarat menyampaikan keluhan dan keyakinan terkait ketidakberesan kasus ini. Keluarga Brigadir J tidak terima anaknya disebut melakukan pelecehan dan mengancam sebelum akhirnya tewas dalam baku tembak.

Meski beberapa kali mengunggah komentar terkait kasus ini di media sosial, Mahfud MD menegaskan bahwa dirinya tidak boleh ikut campur dalam penanganan kasus. Tugas Menko Polhukam adalah mengawal kebijakan dan arahan Presiden agar kasus ini dibuka dengan benar.

Karena itu sosok Mahfud MD cukup berkompeten ketika bicara mengenai kasus ini termasuk soal motif. Apalagi ia mengaku sudah punya catatan lengkap dari pihak keluarga, intelijen, purnawirawan polisi, Kompolnas, Komnas HAM, LPSK, dan dari sumber perseorangan di Densus dan BNPT.

"Soal motif kita tunggu hasilnya biar nanti konstruksi hukumnya, mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," ujar Mahfud di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta. Pernyataan Mahfud ini terlontar Selasa (9/8/2022) atau sebelum Irjen Ferdy Sambo diperiksa sebagai tersangka.

Mahfud MD tidak memerinci apa yang dimaksud “hanya boleh didengar oleh orang dewasa”.

Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Khusus Polri untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J termasuk motif pembunuhan.


3. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto: “Untuk menjaga perasaan semua pihak biarlah jadi konsumsi penyidik.”

Penyidik tampaknya sudah mengantongi secara jelas apa penyebab Irjen Ferdy Sambo marah hingga merencanakan pembunuhan. Namun penyebab itu sengaja tidak dijelaskan kepada publik.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Komjen Agus Andrianto.

"Untuk menjaga perasaan semua pihak biarlah jadi konsumsi penyidik," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/8/2022), mengenai motif tersangka menghabisi nyawa Brigadir J.

Pertanyaan terkait kasus tewasnya Brigadir J, salah satunya mengenai motif, semoga akan terungkap pada saat proses persidangan. Semua spekulasi yang terjadi akan terbukti secara utuh dan memiliki kekuatan hukum di persidangan.


4. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo: “Kalau dikonsumsi ke publik nanti timbul image yang berbeda-beda.”
Polri enggan mengungkapkan motif pembunuhan berencana terhadap Brigadir J sebab apabila diungkapkan akan menjadi konsumsi publik yang nantinya memunculkan image berbeda.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar, Kamis, 11 Agustus 2022.

"Di persidangan silakan. Kalau dikonsumsi ke publik nanti timbul image yang berbeda-beda," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Bareskrim Polri, Kamis (11/8/2022).


5. Pengacara Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak: “Hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang dekat dengan Tuhan.”
Sebelum adanya alah satu pengacara Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa motif pembunuhan berencana sudah terungkap.

“Motif pembunuhan berencananya sudah terungkap, yakni hanya bisa dipahami oleh orang-orang yang dekat dengan Tuhan. Kalau dia tidak punya kedekatan dia sulit memahami," kata Kamaruddin, Rabu (10/8/2022), atau sehari sebelum Irjen Ferdy Sambo diperiksa sebagai tersangka.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak di Bareskrim Polri, Selasa, 2 Agustus 2022.


6. Versi konferensi pers pertama oleh Karopenmas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan: “peristiwa bermula saat Brigadir J dipergoki melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam".
Dalam keterangannya kepada pers, Senin (11/7/2022), Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, peristiwa bermula saat Brigadir J dipergoki melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam.

“Peristiwa terjadi ketika Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam di mana saat itu istri kadiv Propam sedang istirahat. Kemudian Brigadir J melakukan tindakan pelecehan dan juga dengan menodongkan menggunakan senajat pistol ke kepala istri Kadiv propam,” kata Ramadhan ketika itu.

Ini Dia Pemicu Pembunuhan Brigadir J dari Berbagai Versi
Kadivpropam Polri Irjen Ferdy Sambo (kiri) dan Brigadir J atau Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat.

Istri Kadiv Propam berteriak minta tolong sehingga Brigadir J panik dan keluar kamar.
Bharada Eliezer yang berada di lantai atas rumah mendengar teriakan tersebut dan bertanya kepada Brigadir J yang berjarak sekitar 10 meter, “Ada apa?”

Pertanyaan itu dijawab tembakan sehingga Bharada E membalas. Maka terjadi tembak menembak yang menewaskan Brigadir J. Sedangkan Bharada E tak terluka.

Dalam perkembangan kasus ini, Bharada E mengaku tidak terjadi tembak-menembak. Ia mengaku menembak Brigadir J atas perintah atasannya. Sedangkan tembakan dari pistol Brigadir J diduga dilepaskan oleh Irjen Ferdy Sambo setelah Brigadir J tewas. Hal itu dilakukan guna memberi kesan seolah telah terjadi baku tembak.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hujan Deras Sejumlah Jalan di DKI Tergenang, Cek Lokasinya

BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak tujuh ruas jalan tergenang dengan ketinggian sekitar 20 cm hingga 45 cm akibat hujan deras.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Tangerang Waspada, Sungai Cisadane Kondisi Siaga 3

Warga Tangerang diminta waspada mengingat hujan lebat merata di kawasan Bogor mengakibatkan aliran Sungai Cisadane siaga 3.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pengamat: Jangan Saling Menyalahkan dalam Tragedi Kanjuruhan

Direktur IPI Karyono Wibowo meminta publik tidak saling menyalahkan dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang.

NEWS | 4 Oktober 2022

Jakarta Hujan Deras, Katulampa Bogor Masih Normal

Hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur wilayah Jakarta namun tinggi muka air Ciliwung di Bendung Katulampa Bogor masih normal 30 cm.

NEWS | 4 Oktober 2022

BMKG: Jakarta Berpeluang Diguyur Hujan hingga Selasa Malam

BMKG memperingatkan hujan deras disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi hingga Selasa (4/10/2022) malam.

NEWS | 4 Oktober 2022

Polda: Lesti Kejora Terbaring Lemah dengan Penyangga Leher

Lesti Kejora terbaring lemah dengan leher digips. Kondisi itu terlihat dari foto yang tersebar di media sosial. Foto itu saat Lesti dirawat di rumah sakit.

NEWS | 4 Oktober 2022

Jokowi Minta TGIPF Selesaikan Tragedi Kanjuruhan Kurang dari Sebulan

TGIPF tragedi Kanjuruhan diminta untuk menyelesaikan investigasi peristiwa yang memakan ratusan korban jiwa dalam waktu kurang satu bulan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anggota DPR Hillary Lasut Laporkan Komika Mamat Alkatiri

Polda Metro Jaya telah menerima laporan yang dibuat anggota DPR Fraksi Nasdem, Hillary Brigitta Lasut, Hillary Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri.

NEWS | 4 Oktober 2022

Prakiraan Cuaca, Ada 25 Titik Genangan di DKI Jakarta

Prakiraan cuaca di Ibu Kota DKI Jakarta pada hari ini bakal turun hujan di lima wilayah kota madya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Dibanting Rizky Billar, Leher Lesti Kejora Alami Pergeseran

Lesti kejora mengalami pergeseran pada lehernya akibat ulah Rizky Billar yang mencekik dan membantingnya. Lesti pun memakai gips di lehernya.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kolaborasi LandX-Moka Akselerasi Pertumbuhan Bisnis UMKM

Kolaborasi LandX-Moka Akselerasi Pertumbuhan Bisnis UMKM

EKONOMI | 21 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings