Logo BeritaSatu

PBB Menentang Usulan Larangan Visa untuk Warga Rusia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Dengan alasan menolak diskriminasi, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menentang larangan visa untuk warga Rusia. Seperti dilaporkan RT, Kamis (11/8/2022), PBB merespons keputusan Estonia yang melarang visa untuk warga Rusia.

“PBB telah mempertimbangkan keputusan Estonia untuk melarang orang Rusia dengan visa Schengen yang dikeluarkan di negara Baltik,” kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kepada wartawan pada Kamis bahwa organisasi tersebut menentang diskriminasi.

Meskipun demikian, Dujarric mengatakan setiap negara memiliki hak untuk menerapkan kebijakan visa mereka sendiri. Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa PBB menentang diskriminasi.

“Kami menentang diskriminasi tetapi saya tidak akan mulai mengomentari setiap sindiran,” katanya, yang menolak untuk menjelaskan lebih lanjut atau mengonfirmasi apakah PBB menganggap pernyataan atau kebijakan Estonia diskriminatif.

Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas sebelumnya mengatakan bahwa mengunjungi Eropa adalah “hak istimewa, bukan hak asasi manusia” bagi turis, saat dia mendesak UE untuk melarang orang Rusia mendapatkan visa Schengen.

Pada Kamis, Estonia mengonfirmasi akan menutup perbatasannya dengan warga negara Rusia dengan visa Schengen yang dikeluarkan oleh negara Baltik pada awal minggu depan.

Satu-satunya pengecualian akan dibuat untuk mereka yang bekerja di misi diplomatik dan anggota keluarganya, serta mereka yang terlibat dalam transportasi kargo dan penumpang internasional. Kerabat warga Estonia, penduduk tetap, dan mereka yang masuk karena alasan kemanusiaan juga akan dibebaskan.

Pemerintah Estonia juga berencana untuk membahas kemungkinan jalan untuk melarang semua warga negara Rusia yang memegang visa Schengen memasuki negara itu.

Uni Eropa juga dilaporkan akan membahas kemungkinan larangan mengeluarkan visa Schengen ke Rusia pada akhir Agustus. Presiden Ukraina Vladimir Zelensky telah membuat tuntutan serupa, menyerukan agar warga Rusia yang tinggal di Eropa dan AS dideportasi dan dipulangkan.

Uni Eropa sejauh ini tampaknya enggan mengikuti jalan yang disarankan oleh Kallas dan Zelensky. Pada Kamis, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa "sulit untuk dibayangkan" melarang visa Schengen untuk Rusia sama sekali. Menurut Financial Times, pejabat di Brussels juga skeptis terhadap gagasan itu.

Sementara itu, Moskwa mengecam proposal itu sebagai "mengigau" dan "tidak rasional." Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova juga menunjukkan bahwa larangan visa lengkap untuk pelancong Rusia akan bertentangan dengan aturan dan kewajiban Uni Eropa sendiri, yang menyatakan bahwa masuk ke blok tersebut tidak dapat ditolak berdasarkan kewarganegaraan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Iwan Setiawan Minta Camat Antisipasi Geng Motor di Bogor

Iwan Setiawan meminta camat memperketat keamanan wilayah untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dari geng motor di Bogor.

NEWS | 6 Oktober 2022

KBRI Sofia Promosi Wisata Indonesia di Halte Bus Bulgaria

KBRI Sofia promosi wisata Indonesia di Bulgaria melalui tampilan gambar-gambar di halte bus Kota Sofia.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kuota Perempuan Minim, Pendaftaran Panwascam Kota Bekasi Diperpanjang

Pendaftaran panwascam Kota Bekasi diperpanjang, karena kuota keterwakilan perempuan masih minim.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tiongkok Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Dingin

Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok (NMC) mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap gelombang dingin di berbagai wilayah negara tersebut.

NEWS | 6 Oktober 2022

Pengguna Layanan MySiloam dan Homecare SILO Semakin Meningkat

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatat ada peningkatan yang signifikan dalam adopsi platform digital MySiloam selama pandemi Covid-19.

NEWS | 6 Oktober 2022

Istri Lukas Enembe Mangkir, KPK Sampaikan Wanti-wanti

Istri Lukas Enembe, Yulce Wenda dan anaknya, Astract Bona Timoramo Enembe mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kasus Lukas Enembe, KPK Ingatkan Jangan Ada yang Pengaruhi Saksi

KPK mengingatkan agar jangan ada pihak yang memengaruhi saksi untuk tidak menghadiri agenda pemeriksaan terkait kasus Lukas Enembe

NEWS | 6 Oktober 2022

Fauci: Varian Baru Covid-19 Mungkin Muncul di Musim Dingin

Anthony Fauci baru-baru ini memperingatkan, bahwa "masyarakat tidak perlu terkejut" jika varian baru Covid-19 muncul di musim dingin.

NEWS | 6 Oktober 2022

Aniaya Remaja, 5 Anggota Geng Motor di Bogor Ditangkap

Satreskrim Polres Bogor mengamankan 5 anggota geng motor di wilayah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

NEWS | 6 Oktober 2022

Gunakan PMN dan KMK, Waskita Karya Kebut Proyek Infrastruktur

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mempercepat proyek infrastruktur dengan menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Kredit Modal Kerja (KMK)

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Posisi Timnas U-17 Indonesia Setelah Tundukkan UEA 3-2

Ini Posisi Timnas U-17 Indonesia Setelah Tundukkan UEA 3-2

BOLA | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings