Logo BeritaSatu

Inggris Nyatakan Rusia Mulai Gagal dalam Perang Ukraina

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace mengatakan Rusia mulai gagal dalam perang Ukraina. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (11/8/2022), pernyataan menteri pertahanan Inggris datang ketika negara-negara Barat menjanjikan bantuan militer sebesar US$1,55 miliar (Rp 22,7 triliun) lebih kepada Kyiv.

Ben Wallace mengatakan invasi Rusia telah "goyah" dan "mulai gagal" ketika 26 negara setuju untuk memberikan lebih banyak bantuan keuangan dan militer ke Ukraina pada satu konferensi di Kopenhagen pada Kamis. Konferensi diselenggarakan bersama oleh Wallace dan menteri pertahanan Denmark Morten Bodskov.

"Invasi mereka telah terus-menerus dimodifikasi sejauh mereka benar-benar hanya fokus di bagian selatan dan timur, sangat jauh dari apa yang disebut operasi khusus tiga hari mereka," katanya.

Wallace mengatakan penting untuk memahami bahwa pertempuran dan hilangnya nyawa masih terjadi, tetapi menambahkan Rusia "mulai gagal di banyak bidang".

“Presiden Putin akan bertaruh pada Agustus mendatang, beberapa bulan lagi, kita semua akan bosan dengan konflik dan komunitas internasional akan pergi ke arah yang berbeda. Nah, hari ini adalah bukti sebaliknya,” ujarnya.

Wallace memuji pertemuan di Kopenhagen dan mengatakan bahwa janji yang dibuat "semua dirancang untuk membantu Ukraina menang. Pertemuan itu untuk membantu Ukraina membela kedaulatannya dan memang untuk memastikan bahwa ambisi Presiden Putin gagal di Ukraina, sebagaimana mestinya".

Komitmen itu muncul setelah pemerintah di Kyiv berulang kali meminta Barat untuk mengirim lebih banyak senjata, termasuk artileri jarak jauh, ketika mencoba untuk membalikkan keadaan pada invasi 24 Februari Rusia.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov, yang juga hadir pada pertemuan itu, berterima kasih kepada sekutu Eropa karena telah menjadi “mitra yang dapat diandalkan”.

“Peningkatan harga gas dan bahan bakar di Barat adalah harga kecil untuk perdamaian. Ukraina membayar perdamaian di seluruh Eropa dengan hidup mereka. Kita harus menang atas negara pembunuh dan merebut wilayah kita, termasuk Krimea. Bagi saya, segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, hanya butuh waktu,” kata Reznikov yang menulis cuitan.

Ukraina menyatakan awal bulan ini bahwa pihaknya telah menerima pengiriman senjata berat presisi tinggi lainnya dari Jerman dan Amerika Serikat.

Rusia menuduh Barat menyeret keluar konflik dengan memberi Ukraina lebih banyak senjata. Moskwa menyatakan sedang melakukan "operasi militer khusus" di Ukraina yang bertujuan untuk menjaga keamanan Rusia dari ekspansi NATO. Ukraina dan sekutunya menuduh Rusia melancarkan perang agresi ala kekaisaran.

“Kami akan terus membantu Ukraina dalam kebutuhan militernya,” kata Bodskov kepada wartawan di akhir konferensi yang mempertemukan para menteri pertahanan Eropa untuk membahas dukungan jangka panjang bagi pertahanan negara itu terhadap invasi Rusia.

Uang yang dijanjikan oleh 26 negara akan digunakan untuk memasok senjata, misil dan amunisi yang ada, meningkatkan produksi senjata untuk Ukraina, melatih tentara Ukraina, dan menghilangkan ranjau di daerah yang dilanda perang di Ukraina

“Menteri Pertahanan Polandia, Slovakia dan Republik Ceko mengisyaratkan kesediaan untuk memperluas produksi sistem artileri, amunisi, dan peralatan militer lainnya ke Ukraina,” kata Bodskov.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satu dari Lima Pemuda Perkotaan Tiongkok Menganggur

Satu dari lima pemuda di Perkotaan Tiongkok dalam status menganggur. Tingkat pengangguran telah berulang kali mencapai level tertinggi baru tahun 2022.

NEWS | 25 September 2022

Biden Anugerahi Medali Kemanusiaan pada Elton John

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (23/9/2022) memberi Sir Elton John Medali Kemanusiaan Nasional.

NEWS | 25 September 2022

Temukan "Harta Karun Batavia", Ini yang Akan Dilakukan MRT

MRT Jakarta berusaha menyelamatkan dan memastikan agar cagar budaya tersebut tidak rusak dan bisa selamat.

NEWS | 25 September 2022

BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

Pascakenaikan harga BBM naik, arus kendaraan di kawasan Jalur Puncak terpantau macet di beberapa titik.

NEWS | 25 September 2022

Bangkitkan Wisata, Perusahaan Ini Donasikan Cat untuk Pecinan Kembang Jepun

Wisata Pecinan Kembang Jepun merupakan representasi kembalinya budaya Arek yang lekat dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang kuat.

NEWS | 25 September 2022

Momen "Kalibata Fashion Week" ala Puan Maharani dan Cak Imin

Puan Maharani bersama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sempat berjalan di zebra cross ala catwalk fashion week.

NEWS | 25 September 2022

Zelensky Klaim Ukraina Kehilangan 50 Tentara Per Hari

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina kehilangan 50 tentara per hari.

NEWS | 25 September 2022

Tawa Puan Ketika Johan Budi Sebut Dewan Kolonel Saat Ziarah

Puan Maharani tertawa terhadap celetukan Johan Budi soal Dewan Kolonel ketika ziarah bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

NEWS | 25 September 2022

Swedia Catat Tahun Kekerasan Senjata Paling Mematikan

Swedia mencatat tahun kekerasan senjata paling mematikan. Sejumlah 48 orang sejauh ini telah ditembak mati di Swedia pada tahun 2022.

NEWS | 25 September 2022

Iran Ancam Respons Balasan untuk Ukraina setelah Dubes Diusir

Iran menjanjikan respons balasan yang tepat untuk Ukraina atas tindakan pengusiran duta besarnya.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

EKONOMI | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings