Logo BeritaSatu

KPK Pastikan Kembangkan Dugaan Suap Bupati Pemalang

Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:43 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAH

Jakarta, Beritasatu.com KPK memastikan bakal mengembangkan kasus dugaan suap Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo terkait jual beli jabatan pada Pemkab Pemalang. Diketahui, dalam kasus itu KPK telah menetapkan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo sebagai tersangka.

“Kita tentu tidak akan menutup kemungkinan kalau ada informasi ataupun kemudian keterangan maupun bukti yang lain yang kemudian mengindikasikan bahwa tindak pidana korupsi selain jual beli jabatan di Pemalang ada tindak pidana korupsi lainnya, tentu kami akan kembangkan ke arah tersebut,” ungkap Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Ghufron menekankan pihaknya kini masih fokus menelusuri dugaan suap terkait jual beli jabatan yang menjerat Mukti Agung. Namun demikian, Ghufron menekankan pihaknya tidak menutup kemungkinan bila ada informasi yang mengindikasikan ada dugaan korupsi lain di luar perkara jual beli jabatan di Pemalang.

Tidak hanya itu, dia juga memastikan pihaknya bakal menindaklanjuti bila dalam perkembangannya ditemukan adanya dugaan keterlibatan pihak lain pada kasus ini. Untuk itu, dia mengharapkan dukungan masyarakat jika mengetahui informasi terkait kasus tersebut.

“Oleh karena itu kami berharap, informasi dan data yang mungkin diketahui publik masyarakat, bisa terus diinfokan kepada KPK,” tutur Ghufron.

Diketahui, KPK menetapkan Mukti Agung sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan pada lingkungan Pemkab Pemalang. Tersangka lainnya yakni Komisaris PD Aneka Usaha Adi Jumal Widodo, Pj Sekda Slamet Masduki, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sugiyanto, Kadis Kominfo Yanuarius Nitbani, serta Kadis PU Mohammad Saleh.

Mukti Agung serta Adi Jumal selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sementara Sugiyanto, Yanuarius, Mohammad Saleh, dan Slamet Masduki selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jelang Pemilu 2024, Jokowi Serukan Jangan Ada Adu Domba

Jokowi menyerukan semua pihak untuk menghindari benturan sosial dan tidak melakukan adu domba selama tahun politik menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 November 2022

Tergeletak Bersimbah Darah, Pengrajin Kayu Jadi Korban Begal di Bekasi

Pengrajin kayu, Giman (35) tergeletak bersimbah darah setelah menjadi korban begal di Jalan Cikarang Bekasi Laut.

NEWS | 29 November 2022

Tak Mau Kritik Langsung Pemerintahnya, AS Dukung Hak untuk Protes di Tiongkok

AS dukung hak untuk protes di Tiongkok secara damai, namun Gedung Putih memilih menghindar untuk mengkritik langsung kebijakan Covid-19.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi: Pemimpin Indonesia ke Depan Harus Sadar Keberagaman

Jokowi mengingatkan, pemimpin Indonesia ke depan harus menyadari keberagaman yang menjadi kekayaan dan kekuatan bangsa.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi: Dukungan Masyarakat Dayak Diperlukan dalam Pembangunan IKN

Jokowi mengatakan, dukungan masyarakat Suku Dayak sangat dibutuhkan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.

NEWS | 29 November 2022

Tergenang Banjir, Jalan Raya Puri Kembangan Macet

Jalan Raya Puri Kembangan Jakarta Barat, Selasa (29/11/2022) pagi, macet karena tergenang banjir.

NEWS | 29 November 2022

Kekompakan Laksamana Yudo Margono dan Jenderal Dudung

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman menunjukkan kekompakan.

NEWS | 29 November 2022

Tiongkok Pilih Jalan Tegas Redam Warga Protes Kebijakan Covid-19

Pemerintah Tiongkok memilih jalan tegas untuk meredam warga protes kebijakan Covid-19 yang jarang terjadi di negara itu.

NEWS | 29 November 2022

Ketua DPR Tegaskan Tidak Ada Pergantian Nama Calon Panglima TNI

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan tidak ada pergantian nama calon Panglima TNI yang masuk ke DPR dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NEWS | 29 November 2022

Mensesneg Tegaskan Presiden Fokus Jalankan Roda Pemerintahan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalankan roda pemerintahan.

NEWS | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Sesi Siang Turun 10 Poin Dipicu Saham Teknologi

IHSG Sesi Siang Turun 10 Poin Dipicu Saham Teknologi

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE