Logo BeritaSatu

Pakar: Bom Kotor Nuklir di Ukraina Akan Berdampak ke 9 Negara

Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:41 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kyiv, Beritasatu.com- Pakar memperingatkan bom kotor nuklir di Ukraina akan berdampak ke sembilan negara. Seperti dilaporkan RT, Selasa (16/8/2022), mantan inspektur utama pengawas nuklir Uni Soviet telah memperingatkan sulit untuk memprediksi ke mana lagi angin akan meniup partikel.

"Sebanyak sembilan negara dapat terkontaminasi jika pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye di Ukraina selatan terkena beberapa sistem peluncuran roket," kata seorang mantan kepala inspektur otoritas nuklir Uni Soviet kepada RT.

Dalam satu wawancara yang diterbitkan pada Selasa (15/8), Vladimir Kuznetsov memperingatkan bahwa jika pembangkit terkena tembakan voli dengan banyak rudal yang menyerang fasilitas penyimpanan yang menyimpan bahan bakar nuklir bekas, kemungkinan lebih dari satu kontainer akan rusak.

“Skenario ini akan memerlukan radiasi yang keluar ke lingkungan - maka kontaminasi tidak hanya lokasi industri tetapi juga sungai Dnepr yang ada di dekatnya," catat ahli tersebut.

Kuznetsov juga menunjukkan bahwa serangan seperti itu kemungkinan besar akan disertai dengan api, dan "Tuhan tahu ke mana angin akan mengirim produk pembakaran."

Mantan kepala inspektur menduga bahwa jika 20 hingga 30 kontainer dibobol dalam serangan semacam itu, radiasi akan memengaruhi sekitar sembilan negara: Turki, Bulgaria, Rumania, Slovakia, Republik Ceko, Polandia, negara-negara Baltik dan jelas Ukraina Barat.

Pasukan Rusia mengambil alih pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye pada awal Maret, dalam dua minggu pertama kampanye militer Moskwa melawan tetangganya.

Dalam beberapa pekan terakhir, militer Rusia menuduh Ukraina sengaja menargetkan fasilitas itu beberapa kali. Rusia memperingatkan bahwa bencana nuklir besar, mirip dengan yang terjadi di Chernobyl pada tahun 1986, atau bahkan lebih buruk, dapat terjadi jika serangan seperti itu terus berlanjut.

Sementara itu, Kyiv menyangkal tuduhan ini dan mengklaim bahwa pasukan Rusia yang menembaki pembangkit listrik untuk menjebak militer Ukraina, satu sudut pandang yang dimiliki oleh AS dan Uni Eropa.

PBB menyebut serangan itu "bunuh diri" dan mengusulkan pengiriman delegasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke situs tersebut untuk memberikan "dukungan teknis" dan membantu menghindari eskalasi lebih lanjut.

Pada Selasa, anggota administrasi pemerintah daerah Vladimir Rogov mengatakan kepada media Rusia bahwa pasukan Ukraina telah menembakkan beberapa roket langsung ke sistem pendingin dan tempat penyimpanan limbah nuklir di dalam fasilitas tersebut.

Karena lokasi penyimpanan berada di tempat terbuka, kata Rogov, setiap serangan saat invasi Rusia akan menghasilkan pelepasan limbah nuklir mulai dari puluhan hingga ratusan kilogram dan menyebabkan kontaminasi di area tersebut. “Dalam bahasa sederhana, itu seperti bom kotor,” kata Rogov.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

Rumor kudeta Tiongkok dan Xi Jinping sebagai tahanan rumah menjjadi salah satu topik trending teratas di Twitter

NEWS | 25 September 2022

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan rumor kudeta Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Beijing. Xi Jinping telah dimasukkan ke dalam tahanan rumah

NEWS | 25 September 2022

DPR: Shadow Team Nadiem Rendahkan SDM Kemendikbudristek

Shadow team yang diungkapkan Mendikbudristek Nadiem Makarim di forum PBB adalah merendahkan SDM Kemendikbudristek.

NEWS | 24 September 2022

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Makassar

Polrestabes Makassar mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial LA (14). Keempat terduga merupakan rekan kelas korban.

NEWS | 24 September 2022

Masih Banyak Warga di Bantaran yang Buang Sampah ke Sungai

Salah satu penyebab masyarakat di Bekasi membuang sampah ke sungai karena masih rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan.

NEWS | 24 September 2022

Puan Maharani Ungkap Tujuannya Bertemu Sejumlah Elite Parpol

Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengungkapkan tujuannya melakukan safari politik dan bertemu sejumlah elite parpol. 

NEWS | 24 September 2022

Career Day Mudahkan Masyarakat Cari Kerja di Tengah Pemulihan Ekonomi

Career Day tidak hanya memberikan kemudahan bagi alumni Universitas Bakrie yang hendak mencari kerja, tetapi juga untuk masyarakat umum.

NEWS | 24 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 24 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 Jakarta sampai tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022

Kenang Prof Samekto Wibowo, Rektor UGM: Beliau Guru Saya

Rektor UGM Yogyakarta Prof dr Ova Emilia mengenang sosok Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul.

NEWS | 24 September 2022

Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Seorang Dokter Spesialis Neurologi

Guru besar UGM yang meninggal karena terseret ombak, Samekto Wibowo, merupakan dokter spesialis neurologi.

NEWS | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

BBM Naik Bukan Hambatan Wisatawan, Jalur Puncak Tetap Macet

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings