Logo BeritaSatu

Bamsoet Apresiasi Gelar Profesor Kehormatan UPI Bandung kepada Kajati Jabar

Jumat, 19 Agustus 2022 | 19:29 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Bandung, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi diangkatnya Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Asep Nana Mulyana sebagai profesor kehormatan pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam bidang Ilmu Hukum. Gelar profesor kehormatan tersebut diberikan atas ide dan gagasan orisinal Asep dalam menghadirkan suatu paradigma baru penegakan hukum di tengah perkembangan teknologi dan perkembangan masyarakat.

"Sebagai seorang praktisi hukum dengan jabatan Kajati Jawa Barat, Saudara Asep telah menunjukkan perhatian besar terhadap perkembangan hukum pidana, khususnya dalam proses penuntutan yang dilaksanakan Kejaksaan. Perhatian mengenai perkembangan penuntutan terkini tersebut telah berkembang di Amerika Serikat dan negara-negara Anglo Saxon, serta negara-negara Eropa Kontitental lainnya," ujar Bamsoet usai menghadiri pengukuhan profesor kehormatan bidang hukum kepada Asep Nana Mulyana di UPI Bandung, Jumat (19/8/2022).

Turut hadir antara lain Jaksa Agung, ST Burhanuddin; Ketua Fraksi PDIP di MPR PDIP, TB Hasanudinl; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana; Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak; Rektor UPI, M Solehuddin; sserta civitas academica lainnya.

Bamsoet yang merupakan Ketua DPR ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR ini menjelaskan, Asep juga telah memberikan perhatian atas konsep penuntutan dalam perkara pidana terkini. Konsep tersebut dikenal sebagai deferred prosecution agreement (DPA) atau penundaan penuntutan dengan syarat-syarat tertentu berupa pengakuan bersalah dari enititas korporasi dan pelaku bisnis, pembayaran denda penalti kepada negara, serta perbaikan business process dan tata kelola sebagai bentuk minitigasi terjadinya pelanggaran hukum.

"Konsep yang relatif baru tersebut merupakan perkembangan terkini telah menjadi perhatian serius Saudara Asep dengan harapan ada perubahan besar dalam rangka pembaruan hukum di negeri ini. Pertanyaan utama yang diajukan Asep, adalah bagaimana seharusnya penegakan hukum, khususnya langkah penuntutan yang benar, layak dan sepatutnya dilaksanakan agar tujuan hukum yaitu adanya kepastian, keadilan, kedamaian dan kemanfaatan dapat tercapai tanpa harus mengalami penderitaan yang tidak setimpal dengan derajat kesalahannya dan tidak sesuai dengan karakteristik pelanggaran hukum yang dilakukannya," kata Bamsoet.

Bamsoet yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kadin Indonesia ini menerangkan, pertanyaan yang dibangun Asep tersebut merupakan hakikat dari tuntutan reformasi yang telah dikemukakan pada 1998. Pertanyaan tersebut juga implementasi nilai-nilai filosofis Pancasila yang menjadi dasar dan fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Saudara Asep mengupas secara kritis politik pemidanaan non-penal yang berbasis efisiensi, keseimbangan dan maksimisasi yang dikenal dan dianut negara-negara maju sejak tahun 1970-an yang dipelopori Richard Posner, serta dikembangkan oleh John Braithwaite, Robert Cooter dan Thomas Ulen. Pendekatan yang relatif baru tersebut berbanding terbalik dengan pendekatan klasik dalam hukum pidana yang dianut Indonesia selama ini, yaitu penuntutan pidana dengan tujuan penjeraan melalui penjeraan/perobatan. Sedangkan pendekatan baru pemidanaan non-penal sesungguhnya cocok dengan nilai kesusilaan masyarakat Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila," kata Bamsoet.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Kelangkaan minyak tanah sebabkan ratusan warga rebutan antrean di halaman Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Jokowi soal Pemimpin Berambut Putih, Pengamat Politik: Ganjar Pranowo

Jokowi mengatakan, ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat adalah rambutnya putih. Pengamat politik menilai, ciri-ciri itu adalah Ganjar Pranowo.

NEWS | 26 November 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Terbitkan DPO Bos CV Samudra Chemical

Polri terus mencari keberadaan bos CV Samudra Chemical yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gangguan ginjal akut. Sang bos masuk DPO.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo Bicara Karakter Pemimpin yang Dibutuhkan Indonesia

Ganjar Pranowo menilai untuk menjadi pemimpin di Indonesia, karakter paling penting adalah bisa mengayomi dan selalu mendengarkan aspirasi rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Sebut Pemimpin Berambut Putih, Sinyal Kuat Jokowi Dukung Ganjar

Dengan menyembut pemimpin berambut putih di acara Nusantara Bersatu, Presiden Jokowi memberikan sinyal kuat mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

NEWS | 26 November 2022

Mendag: Sail Tidore 2022 Dorong Perekonomian di Maluku Utara

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, Sail Tidore 2022 merupakan salah satu upaya untuk menjaga perekonomian di kawasan Indonesia Timur.

NEWS | 26 November 2022

Soal Kasus Tambang Ilegal, Kapolri: Kami Mulai dari Ismail Bolong

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai didalami dengan memeriksa Ismail Bolong. 

NEWS | 26 November 2022

Kasus Tambang Ilegal, Polisi Masih Cari Ismail Bolong

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri masih terus mencari keberadaan mantan polisi, Ismail Bolong terkait kasus dugaan suap tambang ilegal di Kaltim. 

NEWS | 26 November 2022

Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa Cianjur, di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Bareskrim Akan Panggil Lagi Ismail Bolong soal Tambang Ilegal di Kaltim

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri melayangkan panggilan kedua terhadap Ismail Bolong mengenai kasus dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

NEWS | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE