Logo BeritaSatu

KPK Harapkan Dapat Segera Lakukan Periksaan Surya Darmadi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:38 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / YUD

Jakarta, Beritasatu.comKPK berharap dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi alias Apeng. Diketahui, Apeng sejatinya hendak diperiksa KPK hari ini, Jumat (19/8/2022) di markas Kejaksaan Agung (Kejagung). Hanya saja, pemeriksaan urung dilaksanakan karena kondisi kesehatan Apeng menurun.

“Kita harap dalam beberapa hari ke depan ini, kan besok masih ada. Mudah-mudahan minggu depan sudah siap untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Terkait kondisi kesehatan Apeng yang menurun, Karyoto memaklumi. Dijelaskan, merupakan hal yang sia-sia jika pihaknya memaksakan untuk tetap memeriksa Apeng.

“Percuma saja kalau minta dipaksakan, yang pertama pasti pengacara keberatan, yang kedua berita acara dalam keadaan dipaksa pasti akan menjadi tidak sah,” tutur Karyoto.

Sebelumnya, usai menjalani pemeriksaan di Kejagung, Kamis (18/8/2022), Apeng dilarikan ke rumah sakit (RS). kuasa hukum Apeng, Juniver Girsang membenarkan kliennya tengah ditempatkan di ruang ICU.

"Benar (dirawat di ICU). RS Adhyaksa Ceger, Jaktim (Jakarta Timur),” ungkap Juniver saat dikonfirmasi.

Sebagai informasi, Apeng tengah terjerat kasus dugaan korupsi di Kejagung dan KPK. Adapun KPK menetapkan anak usaha PT Duta Palma Group, yakni PT Palma Satu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014.

Selain korporasi, KPK juga menetapkan pemilik PT Darmex Group/ PT Duta Palma, Surya Darmadi alias Apeng dan Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta sebagai tersangka.

Saat ini, Kejagung tengah mengusut dugaan penyerobotan lahan oleh PT Duta Palma Group. Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan, perusahaan tersebut mengelola lahan 37.095 hektare dengan melawan hukum dan pemiliknya yakni Apeng, menjadi buronan KPK. Dari penyelewengan tersebut, perusahaan Apeng diduga meraih untung Rp 600 miliar tiap bulannya.

Apeng telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus tersebut oleh Kejagung. Selain itu, Kejagung juga menjerat Bupati Indragiri Hulu periode 1999-2008, Raja Thamsir Rahman dalam kasus itu. Kerugian negara dalam kasus tersebut diduga sekitar Rp 78 triliun.

Kini, Apeng telah dilakukan penahanan oleh Kejagung setelah keberadaannya sebelumnya sempat tidak diketahui publik luas.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Perubahan Jam Kerja Dinilai Belum Maksimal Kurangi Kemacetan Jakarta

Rekayasa lalu lintas seperti pengaturan jam kerja tidak bisa dijadikan satu-satunya tumpuan kebijakan dan belum maksimal kurangi kemacetan di Jakarta.

NEWS | 25 September 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Hari Ini Sebanyak 44.853

Update vaksinasi Covid-19 dosis booster atau dosis ketiga diberikan kepada 44.853 orang pada hari ini, Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar yang Meninggal Terseret Ombak

UGM memberikan penghormatan terakhir kepada guru besar Fakultas Kedokteran Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia setelah terseret ombak.

NEWS | 25 September 2022

Gubernur Lukas Enembe Disebut Bermain Judi di Tiga Negara

Gubernur Papua, Lukas Enembe diduga pernah berjudi di tiga negara berdasarkan informasi dari orang-orang terdekatnya.

NEWS | 25 September 2022

Update Covid-19: Kasus Positif Hari Ini Naik 1.411

Update Covid-19 pada hari ini, Minggu (25/9/2022), kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 1.411 kasus.

NEWS | 25 September 2022

Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II Hampir Rampung

Progres pembangunan konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II hampir rampung dengan penyelesaian mencapai 93 persen.

NEWS | 25 September 2022

Soal Dewan Kolonel, Puan Sebut Itu Hanya Nama

Ketua DPP PDIP Puan Maharani tak ambil pusing terkait adanya pembentukan Dewan Kolonel oleh sejumlah anggota di internalnya.

NEWS | 25 September 2022

Cerita Cak Imin Minta Uang ke Taufiq Kiemas Saat Lamar Istri

Cak Imin atau Muhaimin Iskandar, yang juga Ketua Umum PKB, pernah minta uang ke mendiang Taufiq Kiemas saat melamar istri.

NEWS | 25 September 2022

Penertiban PKL di Kota Tua, Pemprov DKI Tak Akan Gunakan Kekerasan

Riza Patria mengatakan, penertiban PKL di kawasan Kota Tua, Jakarta akan melibatkan Satpol PP. Pemprov DKI tidak akan menggunakan kekerasan.

NEWS | 25 September 2022

Relawan Perkuat Dukungan Warga Jakarta untuk Erick Thohir Presiden 2024

Relawan Sobat Erick terus memperkuat dukungan masyarakat kepada Erick Thohir untuk menjadi Presiden 2024.  

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Perubahan Jam Kerja Dinilai Belum Maksimal Kurangi Kemacetan Jakarta

Perubahan Jam Kerja Dinilai Belum Maksimal Kurangi Kemacetan Jakarta

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings