Logo BeritaSatu

OTT Rektor Unila, KPK Amankan Total 7 Orang

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:19 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Total ada tujuh orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung dan Lampung. Salah satu pihak yang diamankan yakni Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Karomani.

“Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar tujuh orang di Bandung dan Lampung. Termasuk rektor dan pejabat kampus dimaksud,” ungkap Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (20/8/2022).

Hanya saja, Ali belum mengungkapkan identitas pihak lainnya yang turut diamankan pada OTT tersebut. Dia hanya menjelaskan, OTT kali ini berkaitan dengan dugaan suap pada penerimaan mahasiswa baru (maba) pada jalur mandiri.

“Terkait dugaan korupsi suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di universitas negeri Lampung tersebut,”

Sebagai informasi, Karomani serta pihak-pihak lainnya yang diamankan pada OTT dini hari tadi sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka diamankan terkait dugaan suap soal penerimaan maba pada jalur mandiri. Kini, mereka tengah dimintai keterangannya oleh tim dari KPK.

KPK memiliki waktu 1x24 jam dalam menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan pada OTT kali ini. Status mereka akan diungkap lewat konferensi pers.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kritik DPR, Pakar Hukum Sebut MK Jadi Keranjang Sampah

Badan legislatif DPR dipandang telah menjadikan Mahkamah Konstitusi atau MK seperti keranjang sampah.

NEWS | 10 Desember 2022

Pemprov DKI Naikkan Gaji Tenaga Penunjang Kegiatan Gubernur

Pemprov DKI Jakarta menaikkan gaji tenaga penunjang kegiatan gubernur/wakil gubernur menjadi Rp 9,4 juta per bulan pada 2023.

NEWS | 10 Desember 2022

Benahi Moral, MUI Dukung Pasal Perzinaan dalam KUHP

MUI menilai bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru bisa membenahi moral bangsa.

NEWS | 10 Desember 2022

Habiburokhman: Salah Besar jika KUHP Disebut Antidemokrasi

Anggota Komisi III DPR, Habiburokhman menyatakan salah besar jika UU KUHP yang baru disahkan disebut antidemokrasi dan jadi alat kriminalisasi.

NEWS | 10 Desember 2022

Disorot, Ini Penjelasan Tim Perumus Pasal Perzinaan KUHP

Aturan pasal perzinaan dalam KUHP justru sebenarnya mengembalikan makna sesungguhnya dari pengertian zina itu sendiri.

NEWS | 10 Desember 2022

Gemas, Jan Ethes dan Sedah Mirah Antar Cincin Pernikahan Kaesang dan Erina

Cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes dan Sedah Mirah mengantarkan cincin pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. 

NEWS | 10 Desember 2022

Eliezer Dinilai Sudah Jujur di Sidang Kasus Brigadir J

Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dinilai sudah menyampaikan kesaksian secara jujur di sidang kasus pembunuhan Brigadir J yang juga menjerat Ferdy Sambo.

NEWS | 10 Desember 2022

Warga Nobar Akad Nikah Kaesang dan Erina di Plaza Ambarrukmo

Warga nonton bareng atau nobar prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono melalui layar lebar yang disediakan di Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. 

NEWS | 10 Desember 2022

Mahar Pernikahan Kaesang untuk Erina: Rp 300.000 dan Puluhan Gram Logam Mulia

Dalam acara akad nikah tersebut, juga diperlihatkan mahar nikah Kaesang Pangarep untuk Erina Gudono.

NEWS | 10 Desember 2022

KUHP Disorot Australia, Sandiaga Uno Jamin Keamanan Wisman

Merespons keresahan sejumlah pihak terkait pengesahan KUHP, Menparekraf Sandiaga Uno menjamin keamanan ranah pribadi wisatawan selama berkunjung di Indonesia.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Statistik Menarik Inggris vs Prancis

Piala Dunia 2022: Statistik Menarik Inggris vs Prancis

SEMESTA BOLA 2022 | 12 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE