Logo BeritaSatu

Pemerintah Taliban Desak Larangan Bepergian Diakhiri

Senin, 22 Agustus 2022 | 20:29 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Pemerintah Taliban di Afghanistan telah mendesak larangan bepergian diakhiri. Seperti dilaporkan RT, Sabtu (20/8/2022), Taliban minta agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menghapus semua sanksi terhadap anggotanya dan mengizinkan mereka untuk bepergian, untuk kepentingan “dialog dan keterlibatan” dengan dunia.

Dalam satu pernyataan pada Sabtu, seorang juru bicara kelompok itu meminta Dewan Keamanan untuk tidak menggunakan sanksi sebagai alat tekanan. Sehari sebelumnya, dewan gagal mencapai kesepakatan untuk memperpanjang pengabaian sanksi yang memungkinkan 13 pejabat senior Taliban bepergian ke luar negeri untuk menghadiri pembicaraan dan konferensi.

Advertisement

Sekitar 135 pejabat Taliban ditampar dengan larangan perjalanan dan pembekuan aset oleh DK PBB pada tahun 2011. Namun pengecualian diberikan kepada 13 pejabat ini pada tahun 2019 agar mereka dapat menghadiri pembicaraan damai di Qatar.

Dengan Taliban kembali berkuasa setelah penarikan AS dari Afghanistan tahun lalu, anggota DK PBB menemui jalan buntu tentang bagaimana memperlakukan para militan. AS telah mengusulkan untuk mengembalikan larangan perjalanan pada tujuh dari 13 pejabat, sementara mengizinkan enam lainnya untuk bepergian hanya ke Qatar.

“Rusia dan Tiongkok telah menyarankan agar pengabaian itu diperpanjang selama 90 hari lagi, tetapi hanya untuk perjalanan ke Rusia, Tiongkok, Qatar, atau “negara-negara regional lainnya,” lapor Al Jazeera.

Para diplomat Barat telah mengutip kegagalan Taliban untuk membentuk pemerintahan multi-etnis dan kemunduran dalam hak-hak perempuan sebagai pembenaran untuk larangan perjalanan.

Namun, Taliban menuduh beberapa kalangan Barat yang fanatik menggunakan larangan tersebut untuk menciptakan jarak antara Afghanistan dan dunia.

“Jika larangan perjalanan diperpanjang, itu akan menciptakan jarak alih-alih mempromosikan dialog dan keterlibatan, hasil yang harus dicegah,” kata kelompok itu.

“Afghanistan di mana AS, NATO, dan 50 negara dengan kekuatan penuh gagal membangun perdamaian dan stabilitas, keamanan dan stabilitas saat ini di dalamnya adalah kepentingan seluruh dunia,” tambah kelompok itu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemkot Jakpus Bangun 4 Embung Cegah Banjir di Cempaka Putih

Pemkot Jakpus membangun embung di Kecamatan Cempaka Putih untuk menampung air hujan. Selain itu, untuk mencegah potensi banjir.

NEWS | 31 Januari 2023

Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

Kemunculan Covid-19 subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken mengingatkan masih perlunya memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan.

NEWS | 31 Januari 2023

Polda Metro Respons Pengakuan Wanita dalam Audi yang Tabrak Mahasiswi di Cianjur

Polda Metro Jaya merespons pengakuan penumpang wanita di sedan Audi A6 yang menabrak mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni di Cianjur, hingga tewas.

NEWS | 30 Januari 2023

Politeknik Tridaya Virtu Morosi Selenggarakan Studi Vokasi Industri

Politeknik Tridaya Virtu Morosi menyelenggarakan program studi vokasi industri dan bertekad mencetak serta membentuk SDM unggul dan berkompeten.

NEWS | 31 Januari 2023

Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 bakal segera dibuka.

NEWS | 31 Januari 2023

BPJS Kesehatan Diprediksi Kembali Defisit tahun 2024

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) memprediksi aset bersih dana jaminan sosial atau DJS kembali defisit pada tahun 2024.

NEWS | 30 Januari 2023

Polri Kirim 15 Personel Jadi Penyidik di KPK Selama 4 Tahun

Polri mengirimkan 15 personel untuk diperbantukan menjadi penyidik di KPK. Mereka akan bertugas selama empat tahun ke depan.

NEWS | 30 Januari 2023

Habiburokhman: Tak Elok Giring Kaesang ke Gerindra

Habiburokhman mengungkapkan tidak elok rasanya menggiring putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep masuk ke Gerindra.

NEWS | 30 Januari 2023

Soal Reshuffle Kabinet, Waketum PPP Sebut Dengar Kabar

Terkait perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo, PPP menyatakan belum memperoleh informasi.

NEWS | 31 Januari 2023

KUHP Baru Jadi Cermin Indonesia dalam Wajah Hukum Pidana

KUHP baru secara filosofis memiliki perbedaan dengan KUHP lama karena memiliki nilai dan kepribadian Indonesia sebagai bangsa merdeka.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenaker Harap Anak Muda Berkontribusi dalam Pembangunan Ekonomi

Kemenaker Harap Anak Muda Berkontribusi dalam Pembangunan Ekonomi

EKONOMI | 51 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE