Logo BeritaSatu

3 WNA Masuk Halmahera Utara secara Ilegal

Jumat, 26 Agustus 2022 | 12:30 WIB
Oleh : Sahrudin Nurdin / CAR

Ternate, Beritasatu.com - Tiga orang warga negara asing (WNA) asal Filipina, berhasil ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara. Penangkapan juga melibatkan anggota tim pengawasan orang asing dari Satuan Reskrim Polres Halmahera Utara.

Para WNA tersebut merupakan satu keluarga pasangan suami istri dan satu orang anak. Ketiga WNA masing-masing berinisial RAC alias Reynalod, JB alias Jenny, dan CR alias Clyde. Mereka masuk ke Indonesia secara ilegal, dan tinggal menetap di Desa Gorua Selatan, Kecamatan Tobelo Utara.

Kepala Kantor Imigrasi Tobelo, Agung Pramono mengatakan tiga WNA masuk ke wilayah Indonesia melalui Pulau Balut Filipina menuju Tobelo, pada pertengahan Juli 2022. Mereka menggunakan pumpboat dengan alasan untuk menjenguk paman yang sedang menderita di Tobelo.

“Tiga orang WNA ini sekarang dilakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kegiatan mereka di Indonesia,” ungkap Agung, Kamis (25/8/2022).

Agung mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal Filipina di Manado, Sulawesi Utara. Ia mengatakan pengungkapan kasus penangkapan WNA merupakan hasil sinergisitas dan kerja sama Kantor Imigrasi Tobelo dan Polres Halmahera Utara.

“Kami berharap ke masyarakat agar dapat melaporkan ke kantor imigrasi atau polres jika ada kedatangan WNA yang diduga secara ilegal,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Iptu Elvin Septian Akbar mengatakan informasi ini awalnya didapat dari masyarakat terkait adanya dugaan penyelundupan orang asing di Halmahera Utara. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Resmob selama dua minggu melakukan penyelidikan.

“Setelah melakukan penangkapan lalu kemudian pihaknya berkordinasi dengan Imigrasi, untuk pengungkapan kasus orang asing di Halmahera Utara, baru pertama, dan sekarang kita masih lakukan pendalaman,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Belajar Dari Pengalaman, Fraksi PKS Wanti-wanti Beras Impor Bisa Membusuk

Bulog sebaiknya fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Relatif Normal Meski Keluarkan Asap

Aktivitas Gunung Anak Krakatau didominasi kegempaan didominasi vulkanik dan tektonik serta tremor menerus serta sesekali keluar hembusan.

NEWS | 8 Desember 2022

Ikuti China, Hong Kong Longgarkan Karantina dan Tes Covid-19

Pemerintah Hong Kong mengatakan pada Kamis (8/12/2022), bakal melonggarkan kebijakan Covid-19 dengan melonggarkan karantina dan tes cepat.

NEWS | 8 Desember 2022

DPR Pertanyakan Serapan Beras Bulog

Persediaan beras nasional mencapai 8.727.752 ton, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BNPT Duga Pelaku Bom Polsek Astana Anyar Tak Bekerja Sendiri

BNPT menduga pelaku bom Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, tidak bekerja sendiri saat melancarkan aksi teror tersebut.

NEWS | 8 Desember 2022

Mantan Bawahan Ferdy Sambo Tak Tahu Soal Surat Penyelidikan Kasus Brigadir J

Mantan staf pribadi Ferdy Sambo, Novianto Rifai mengklaim tidak tahu-menahu mengenai surat perintah penyelidikan kasus dugaan pembunuhan berencana.

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkab Cianjur Terjunkan Alat Berat Percepat Pembersihan Material Rumah

Pemkab Cianjur akan menerjunkan alat berat dan truk untuk mempercepat pembersihan material rumah warga yang ambruk akibat gempa Cianjur.

NEWS | 8 Desember 2022

Iran Hukum Gantung Pendemo Aksi Protes Mahsa Amini

Iran pada Kamis (8/12/2022) mengumumkan, telah mengeksekusi mati dengan hukum gantung pendemo aksi protes kematian Mahsa Amini.

NEWS | 8 Desember 2022

Kasus Suap di MA, KPK Tahan Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK menahan Hakim Agung Gazalba Saleh yang menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). 

NEWS | 8 Desember 2022

Dilarang Dipakai di Pernikahan Kaesang, Batik Parang Simbol Strata Sosial

Batik motif parang dilarang dipakai di pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran. Ini penjelasan mengenai larangan tersebut.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Relatif Normal Meski Keluarkan Asap

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Relatif Normal Meski Keluarkan Asap

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE