Logo BeritaSatu

WHO Laporkan Lebih dari 41.000 Kasus Cacar Monyet Global

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 09:56 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisai Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 41.000 kasus cacar monyet global. Seperti dilaporkan Xinhua, Kamis (2/8/2022), WHO juga menyebut 12 kasus kematian telah dilaporkan dari 96 negara, dengan sebagian besar kasus dari Amerika Serikat (AS).

Menurut WHO, jumlah kasus cacar monyet yang dilaporkan secara global turun 21 persen pada minggu lalu, membalikkan tren peningkatan infeksi selama sebulan dan kemungkinan sinyal wabah di Eropa mungkin mulai menurun.

Advertisement

"Ada tanda-tanda wabah melambat di Eropa, di mana kombinasi langkah-langkah kesehatan masyarakat yang efektif, perubahan perilaku dan vaksinasi membantu mencegah penularan," kata direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers.

Namun, lebih dari selusin negara mengalami peningkatan jumlah kasus mingguan dengan peningkatan tertinggi dilaporkan di AS. Lebih dari 34 persen dari jumlah kasus global saat ini ada di AS.

WHO menyatakan infeksi di wilayah Amerika menunjukkan "peningkatan tajam yang berkelanjutan" pada minggu sebelumnya.

Badan kesehatan PBB melaporkan 5.907 kasus baru setiap minggu dan mengatakan dua negara, Iran dan Indonesia, melaporkan kasus pertama mereka. Hingga saat ini, lebih dari 45.000 kasus telah dilaporkan di 98 negara sejak akhir April.

Kasus di Amerika menyumbang 60 persen kasus pada bulan lalu, kata WHO, sementara kasus di Eropa sekitar 38 persen. Dikatakan, infeksi di Amerika menunjukkan "peningkatan tajam yang berkelanjutan."

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika mengatakan pada hari Kamis bahwa benua itu memiliki 219 kasus baru yang dilaporkan dalam seminggu terakhir, melonjak 54 persen. SMenurut CDC, sebagian besar berada di Nigeria dan Kongo.

Pada awal Juli, hanya beberapa minggu sebelum badan tersebut menyatakan penyebaran internasional penyakit itu sebagai keadaan darurat global, direktur WHO Eropa mengatakan negara-negara di kawasan itu bertanggung jawab atas 90 persen dari semua kasus cacar monyet yang dikonfirmasi laboratorium.

Otoritas kesehatan Inggris menyatakan pekan lalu setelah melihat penurunan jumlah kasus baru yang dilaporkan setiap hari bahwa ada "tanda-tanda awal" wabah cacar monyet di negara itu melambat.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris menurunkan peringkat wabah cacar monyet di negara itu bulan lalu, dengan mengatakan tidak ada bukti bahwa penyakit yang dulu langka itu menyebar ke luar pria yang gay, biseksual, atau berhubungan seks dengan pria lain.

Sejak wabah cacar monyet di Eropa dan Asia Utara merica diidentifikasi pada bulan Mei, WHO dan lembaga kesehatan lainnya telah mencatat bahwa penyebarannya hampir secara eksklusif pada pria yang berhubungan seks dengan pria.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bareskrim Telusuri Dua Kasus Baru Gagal Ginjal Akut Anak di Jakarta

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri akan menelusuri dua kasus baru gagal ginjal akut anak.

NEWS | 6 Februari 2023

Ini Awal Kasus Ferdy Sambo Terungkap ke Publik

Polri menyatakan Brigadir J tewas dalam insiden tembak-menembak dengan sesama polisi pada 8 Juli 2022. Belakangan diketahui Ferdy Sambo yang merencanakannya.

NEWS | 6 Februari 2023

Top 5 News: Ibu Muda Lecehkan Belasan Anak hingga Kasus Polisi Peras Polisi

Kasus ibu muda yang melakukan pelecehan kepada belasan anak di Jambi dan juga kasus Bripka Madih, anggota Provost Polsek Jatinegara mendapat banyak perhatian.

NEWS | 6 Februari 2023

BMKG Prakirakan Jakarta Senin Siang Cerah Berawan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu cerah berawan pada Senin (6/2/2023) siang.

NEWS | 6 Februari 2023

Pelajar Kecelakaan Pakai Mobil Dinas DPRD Jambi Mengaku Panik Dikejar Warga

SA, pelajar yang memakai kendaraan dinas ibunya yang merupakan Kasubag Aset dan Rumah Tangga DPRD Provinsi Jambi mengaku panik dikejar oleh warga.

NEWS | 6 Februari 2023

Ternak Kelinci Tawarkan Potensi Cuan Puluhan Juta Rupiah

Ternak kelinci menjadi usaha sampingan yang menguntungkan bagi Sudaryanto, warga desa Kolam Kanan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

NEWS | 6 Februari 2023

Sandiaga Optimistis Target Transaksi Travex 2023 Tercapai

Sandiaga mengatakan, antusiasme seller dan buyer cukup tinggi, mengingat produk pariwisata dan ekonomi kreatif terbaik hadir dalam pameran Travex 2023.

NEWS | 6 Februari 2023

TSI Perkenalkan Solo Safari di ASEAN Tourism Forum 2023

Taman Safari Indonesia (TSI) turut memperkenalkan proyek terbarunya, Solo Safari di perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023, Jogja Expo Center, Yogyakarta.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Wowon, Polisi Cari Bukti ke Mesir

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya berencana mencari bukti baru kasus pembunuhan berantai oleh Wowon dan kawan-kawan ke Mesir.

NEWS | 5 Februari 2023

Taruna Merah Putih Gelar Cap Go Meh untuk Rekatkan Persatuan

Taruna Merah Putih Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Cap Go Meh Nusantara untuk rekatkan persatuan.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
FIFA Cek Kesiapan Lapangan di Surabaya untuk Piala Dunia U-20

FIFA Cek Kesiapan Lapangan di Surabaya untuk Piala Dunia U-20

BOLA | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE