Logo BeritaSatu

Artemis, Misi NASA Belajar di Bulan sebelum Kirim Manusia ke Mars

Senin, 29 Agustus 2022 | 13:47 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Houston, Beritasatu.com - Sebelum mengirim manusia ke Mars, NASA tampaknya ingin belajar terlebih dahulu di permukaan bulan. Inilah yang dilakukan badan antariksa AS tersebut dengan mengirim roket tak berawak Artemis I yang diluncurkan pada Senin (29/8/2022).

Misi ini merupakan langkah pertama menuju eksplorasi masa dengan di luar angkasa.

Advertisement

Misi terakhir pendaratan NASA di bulan adalah Apollo 17, yang hampir 50 tahun lalu. Rekor misi Apollo terakhir untuk penerbangan luar angkasa berawak terlama masih bertahan selama 12,5 hari.

Melalui program misi Artemis, yang bertujuan untuk mendaratkan manusia di kutub selatan bulan yang belum pernah dijelajahi ini, para astronot akan melakukan misi luar angkasa jangka panjang yang menguji semua batas eksplorasi.

"Kami akan kembali ke bulan untuk belajar hidup, bekerja, dan bertahan hidup," kata administrator NASA Bill Nelson dalam konferensi pers awal bulan ini.

"Bagaimana Anda membuat manusia tetap hidup dalam kondisi yang tidak bersahabat itu? Dan kita akan belajar bagaimana menggunakan sumber daya di bulan untuk dapat membangun sesuatu di masa depan saat kita bepergian, bukan seperempat juta mil jauhnya, bukan perjalanan tiga hari, tetapi jutaan dan jutaan mil jauhnya dalam perjalanan berbulan-bulan jika tidak bertahun-tahun."

Astronaut NASA Randy Bresnik membahas pentingnya menggunakan eksplorasi bulan sebagai cara untuk mempersiapkan pendaratan di Mars selama pengarahan NASA akhir pekan kemarin.

Saat berkemah di hutan belantara Alaska, Anda mungkin saja bisa mengandalkan perlengkapan dan sepatu baru yang belum rusak, katanya. Namun Mars bukan tempat untuk menguji peralatan baru untuk pertama kalinya.

Baca selanjutnya
Astronaut telah tinggal dan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNN

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Banser Bawa Lagu ‘We Will Rock You’, Jokowi: Sekarang Sudah Senang Queen

Presiden Jokowi kagum dengan penampilan drumband Banser yang membawakan lagu 'We Will Rock You' dari grup band Queen.

NEWS | 7 Februari 2023

1 Abad NU, Jokowi: Nahdliyin Layak Berkontribusi untuk Dunia

Jokowi mengatakan, sebagai organisasi Islam terbesar di dunia yang telah berumur 1 abad, NU (Nahdlatul Ulama) layak berkontribusi kepada dunia.

NEWS | 7 Februari 2023

Kapolda Benarkan Pesawat Susi Air Dibakar oleh KKB Papua

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan pesawat Susi Air dibakar Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

NEWS | 7 Februari 2023

Operasi Keselamatan Jaya 2023, Polda Metro Kerahkan 2.939 Personel

Polda Metro Jaya mengerahkan 2.939 personel dalam Operasi Keselamatan Jaya 2023 pada 7-20 Februari 2023.

NEWS | 7 Februari 2023

Kasus Lukas Enembe, KPK Benarkan Geledah Kantor Dinas PU Papua

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua hari ini, Selasa (7/2/2023) terkait Lukas Enembe

NEWS | 7 Februari 2023

Naik Signifikan, 2.559 Industri Tertarik Kolaborasi dengan SMK

Minat industri berkolaborasi dengan SMK melalui program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan (SMK PK SPD) Tahun 2023 meningkat 

NEWS | 7 Februari 2023

Bripka Madih Minta Maaf ke Penyidik Polda Metro Jaya

Bripka Madih yang mengaku diperas oknum penyidik minta maaf. Permintaan maaf disampaikan langsung ke penyidik berinisial TG.

NEWS | 7 Februari 2023

Korban Tewas Gempa Turki Capai 4.300 Orang, 5.600 Gedung Roboh

Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,8 di Turki dan Suriah hingga Selasa, 7 Februari 2023, mencapai 4.300 orang.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Kronologi Susi Air Hilang Kontak Lalu Dibakar di Landasan Pacu Bandara Paro

Pesawat perintis Susi Air dengan nomor registrasi PK-BVY dilaporkan hilang kontak ternyata terbakar di landasan pacu Bandara Paro.

NEWS | 7 Februari 2023

Jika Manchester City Langgar Aturan, Pep Guardiola Bakal Hengkang

Pelatih Pep Guardiola mengancam hengkang jika Manchester City terbukti curang dan melakukan pelanggaran.

NEWS | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kimia Farma: Obat Sirop Praxion Bukan Produk Perseroan

Kimia Farma: Obat Sirop Praxion Bukan Produk Perseroan

NASIONAL | 7 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE