Logo BeritaSatu

Jaksa Ungkap Isi Komunikasi Lin Che Wei dengan Eks Mendag

Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:13 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap isi komunikasi antara Lin Che Wei dengan eks Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Diketahui, Lin Che Wei merupakan salah satu terdakwa dalam kasus dugaan korupsi izin ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya termasuk minyak goreng.

“Pada sekira bulan Januari 2022, Muhammad Lutfi selaku Menteri Perdagangan melakukan komunikasi melalui handphone dengan terdakwa Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei yang bertanya ‘masih staf Menko Perekonomian kan?’, dan dijawab oleh terdakwa ‘iya’,” ungkap JPU saat sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Lutfi lalu juga bertanya ke Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Disebutkan, Airlangga membenarkan Lin Che Wei masih menjadi stafnya.

“Terdakwa Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei juga menyampaikan kepada Muhammad Lutfi bahwa ia memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas sebagai analis industri kelapa sawit,” tutur JPU.

Diungkapkan, Lin Che Wei merupakan anggota Tim Asistensi Menteri Koordinator bidang Perekonomian. Dia memiliki tanggung jawab untuk mengkaji perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kebijakan di bidang perekonomian. Dia juga bertugas menyampaikan rekomendasi kajian ke Menko Perekonomian serta melaksanakan tugas yang diberikan Menko Perekonomian.

Meski tergabung sebagai anggota Tim Asistensi Menko Perekonomian, terungkap bahwa Lin Che Wei tidak pernah mendapatkan penugasan menjadi analis di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Namun demikian, dia tetap terlibat dalam pembahasan isu di Kemendag.

“Lin Che Wei diikutkan dalam pembahasan kelangkaan minyak goreng yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan berdasarkan hubungan pertemanan saja dan untuk itu ia tidak memperoleh fee dari bantuan yang diberikan tersebut karena sejak awal tidak memiliki kontrak kerja maupun MoU dengan Kementerian Perdagangan,” kata JPU.

Diberitakan, Lin Che Wei bersama Eks Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indra Sari Wisnu Wardhana, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor; Senior Manager Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari, Stanley MA; serta General Manager (GM) bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang didakwa merugikan keuangan serta perekonomian negara sekitar Rp 18 triliun di kasus minyak goreng.

Kerugian itu terdiri dari keuangan negara Rp 6.047.645.700.000 serta perekonomian senilai Rp 12.312.053.298.925.

Para terdakwa disebut melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

LRT Jabodebek Tanpa Masinis, KAI Siapkan SDM Andal

LRT Jabodebek akan beroperasi tanpa masinis, oleh karena itu PT KAI akan menyiapkan SDM andal.

NEWS | 30 November 2022

Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Patologi Anatomi

Polda Metro Jaya menunggu hasil pemeriksaan patologi anatomi untuk menyimpulkan penyebab satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. 

NEWS | 30 November 2022

Kuasa Hukum Bharada E Gali Fakta Sarung Tangan Ferdy Sambo

Kuasa hukum Bharada E menyatakan akan menggali keterangan dari Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal mengenai sarung tangan yang digunakan Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Ismail Bolong mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Dit Tipidter Bareskrim Polri terkait kasus tambang ilegal dengan alasan sakit. 

NEWS | 30 November 2022

Ditembak OTK, Anggota Polres Yahukimo di Dekai Tewas

Orang tak dikenal atau OTK, Selasa (29/11/2022) sekitar pukul 23.09 WIT menembak Brigadir Polisi Muhammad Yusdar, anggota Polres Yahukimo hingga tewas.

NEWS | 30 November 2022

Cianjur Bangkit, Warga Sarampad Wetan Bangun Kembali Masjid

Sepekan lebih bencana gempa Cianjur, Jawa Barat, warga mulai semangat untuk kembali bangkit dari bencana.

NEWS | 30 November 2022

Kamis, Bareskrim Polri Akan Periksa Keluarga Ismail Bolong

Bareskrim Polri akan memeriksa keluarga Ismail Bolong pada Kamis (1/11/2022) terkait kepemilikan saham perusahaan dalam kasus tambang ilegal.

NEWS | 30 November 2022

Sidang Kasus Brigadir J Hari Ini, 3 Terdakwa Saling Bersaksi

Sidang perkara dugaan pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel hari ini akan menghadirkan Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR yang saling bersaksi. 

NEWS | 30 November 2022

Polri Kerahkan 261 Personel Layani Kesehatan Korban Gempa Cianjur

Polri mengerahkan 21 dokter spesialis untuk melayani korban gempa Cianjur. Total ada 261 personel dari jajaran medis yang tangani korban gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Korban Gempa Cianjur, Paboi: Layanan Ortopedi Butuh 4 Bulan

Paboi menyatakan tindakan medis bedah untuk korban gempa Cianjur membutuhkan waktu hingga 4 bulan.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Waduh! Pendapatan BUMI Berpotensi Hilang US$ 1 Miliar

Waduh! Pendapatan BUMI Berpotensi Hilang US$ 1 Miliar

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE