Logo BeritaSatu

Menteri LHK Diharapkan Tanggapi Laporan Sawit Watch

Kamis, 1 September 2022 | 21:27 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya diharapkan dapat menanggapi laporan Sawit Watch dan Indrayana Centre for Government, Constitution, and Society (Integrity) Law Firm. Hal ini terkait dugaan tindak pidana bidang kehutanan, yakni hilangnya ribuan hektare hutan negara di Kotabaru, Kalimantan Selatan, karena adanya aktivitas perkebunan sawit PT MSAM secara ilegal.

Sawit Watch dan Integrity telah melaporkan PT MSAM ke Kementerian LHK, Kamis (1/9/2022). Hutan seluas 8.610 hektare di Kotabaru disinyalir kuat telah terjarah atas operasi perkebunan sawit PT MSAM tanpa persetujuan pelepasan kawasan hutan. Tindakan itu dinilai patut diduga bagian dari mafia tanah yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Menteri LHK patut menanggapi serius fenomena ini, hilangnya aset negara (hutan). Negara tidak boleh kecolongan terus dalam pengawasan pengelolaan SDA. Sebab, apabila pembiaran ini terus berlarut, maka dapat diibaratkan kedaulatan negara telah terdegradasi oleh kekuatan mafia dengan amunisi kapitalnya,” kata Direktur Eksekutif Sawit Watch Achmad Surambo.

Sementara itu, Denny Indrayana menuturkan PT MSAM yang merupakan anak perusahaan Jhonlin Group diduga melanggar beberapa ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Misalnya, Pasal 19 huruf a, b, c, d, e, dan h juncto Pasal 21.

“Dalam kurun waktu 2017-2018, PT MSAM secara tiba-tiba memperoleh HGU di atas lahan kerja sama dengan PT Inhutani II. Berdasarkan bukti-bukti yang kami ajukan, perjanjian kerja sama kedua korporasi ini pun problematik karena kepala Biro KLHK dalam Surat Nomor: 5892/ROKUM/PP.1/HMS.O/11/2017 tanggal 20 November 2017 mengatakan perjanjian tersebut tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” kata Denny.

“Tak mengindahkan surat tersebut, PT MSAM lantas tetap berkebun dan memperoleh HGU di dalam kawasan hutan yang belum dialihfungsikan statusnya,” imbuh Denny.

Sawit Watch dan Integrity telah melaporkan PT MSAM ke lima lembaga terkait dugaan tindak pidana korupsi, serta tindak pidana bidang kehutanan dan mafia tanah. Sebanyak tiga laporan dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara ditujukan kepada KPK, Bareskrim Polri, dan Kejaksaan Agung (Kejagung). Satu laporan dugaan mafia tanah juga telah didisposisi kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian LHK terkait dugaan tindak pidana bidang kehutanan.

Denny Indrayana mengatakan tidak berlebihan jika laporan ini dilabeli “berburu di kebun binatang”. Menurutnya, sangat terang dan tergambarkan perbuatan melawan hukum oleh para terlapor.

“Dugaan tindak pidana korupsinya ada karena hilangnya hutan negara berdampak pada kerugian keuangan negara. Keterlibatan mafia tanahnya jelas sebab HGU PT MSAM berada di kawasan hutan tanpa didahului persetujuan pelepasan kawasan hutan. Akibatnya, korporasi yang berkebun tersebut juga melanggar ketentuan UU 18/2013 seputar delik tindak pidana kehutanan,” ucapnya.

Denny Indrayana pun meminta respons cepat dari aparat penegak hukum dan kementerian terkait dugaan kasus hilang hutan negara di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Tentu kami tetap berharap adanya political will aparat penegak hukum dan kementerian terkait untuk membongkar dan membersihkan praktik mafia atas pelanggaran pengelolaan hutan yang diuraikan dengan terperinci dalam laporan ini,” pungkas Denny Indrayana.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari Ini, Gubernur Wajib Umumkan Kenaikan UMP

Pemerintah daerah wajib mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) hari ini, Senin (28/11/2022)

NEWS | 28 November 2022

Tak Mau Pemborosan, Anwar Ibrahim Tolak Mercedes S600 untuk Mobil Dinas

PM Baru Malaysia Anwar Ibrahim menolak penggunaan Mercedes-Benz S600 untuk mobil dinasnya, karena tak mau ada pemborosan dana publik.

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan Gelar Aksi Bersama

Lima organisasi profesi terdiri dari IDI, PDGI, PPNI), IAI beserta organisasi kesehatan lainnya menggelar aksi damai bersama untuk menolak RUU Kesehatan

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, PPNI Ingatkan DPR Tak Khianati Perjuangan Nakes

Ketua Umum Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Harif Fadhilla menyampaikan orasi menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E disambut para pendukungnya saat tiba di ruang persidangan.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Terkait helikopter Polri jatuh, seorang nelayan bernama Sobri Wassholat menemukan sandaran kursi penumpang helikopter di Perairan Manggar Belitung Timur, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022

Jenazah Bripda Khoirul Anam Ditemukan di Pantai Burung Mandi

Jenazah yang ditemukan di Pantai Burung Mandi itu bernama Bripda Khoirul Anam. Ia merupakan kru helikopter Polri yang hilang kontak.

NEWS | 28 November 2022

Akses bagi Anak-Anak Buruh Tani Sawit Dapatkan Pendidikan Berkualitas

Untuk menguatkan pemulihan pembelajaran, Kepala SDN 005 Tanjung Palas Timur Ludiah Liling merancang empat strategi implementasi Kurikulum Merdeka.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri yang Hilang Kontak Diduga Jatuh karena Cuaca

Helikopter Polri yang jatuh hilang kontak di dekat perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/11/2022), diduga jatuh karena cuaca.

NEWS | 28 November 2022

Bertemu Tokoh Supremasi Kulit Putih, Donald Trump Dikritik Republikan

Mantan Presiden AS Donald Trump mendapat kritikan tajam dari sejumlah Republikan atau anggota Partai Republik.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE