Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sandiaga Uno dan Bakamla Dukung Museum Bawah Laut BMKT di Tidore

Jumat, 2 September 2022 | 23:09 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS
Menparekraf Sandiaga Uno dan Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim di acara pembukaan Deep and Extreme Indonesia atau DXI ke-14 di Jakarta Conventional Center (JCC), Jakarta, Kamis, 1 September 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) akan mendukung pembangunan museum bawah laut Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) pertama di Kota Tidore Kepulauan. Bahkan Sandiaga Uno berencana akan langsung ke lokasi yang dijadikan museum bawah laut BMKT tersebut.

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno usai menghadiri pembukaan pameran diving dan adventure travel terbesar di Indonesia yakni Deep and Extreme Indonesia (DXI) ke-14 di Jakarta Conventional Center (JCC), Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Selain Sandiaga, acara tersebut dihadiri oleh Sekjen POSSI (Persatuan Olahraga Senam Seluruh Indonesia), Laksma TNI Rubiyanto; Ketua Pelaksana DXI ke-14, Dharnawan Sutanto; wali kota Tidore Kepulauan, bupati Berau dan bupati Bolaan Bolaang Mongondow Selatan serta lembaga lainnya.

“Ya, nanti saya ke Tidore sekalian kulineran dan juga hadir pada acara Tidore Sail,” ujar Sandiaga.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim mengatakan gagasan pembangunan museum bawah laut BMKT tersebut sudah mendapat dukungan dari Kepala Bakamla, Laksdya TNI Aan Kurnia. Dikatakan, pembangunan museum bawah laut ini akan mudah terwujud jika mendapatkan dukungan dari Menparekraf Sandiaga Uno.

“Mohon dukungan Pak Menteri, karena kami telah audiensi dengan Kepala Bakamla terkait pembangunan museum bawah laut BMKT ini. Kepala Bakamla berjanji untuk merealisasikan pembangunan stasion Bakamla,” ujar Ali.

Museum di Tidore ini berbeda dengan museum bawah laut yang sudah ada di Indonesia. Bahkan, museum ini berbeda dengan yang ada di belahan dunia lainnya, seperti Museum of Underwater Art, di Great Barrier Reef Australia; Museo Subacuatico de Arte (MUSA) Cancun Cancun Underwater Museu di Meksiko; Underwater Military Museum Aqaba di Yordania; dan Underwater Museum of Art di Amerika Serikat.

Pakar daya saing daerah dari Universitas Indonesia Rachma Fitriati yang mendampingi Ali Ibrahim, mengatakan museum bawah laut di Tidore ini akan berisi BMKT sebagai jejak sejarah pada ekspedisi menjelajahi bumi yang pertama di Pantai Rum yang tenggelam abad ke-16. Menurut Fitriati, terdapat puluhan guci peninggalan kapal Spanyol yang tenggelam abad ke-16 ini, dan guci-guci tersebut sudah diangkat ke daratan tahun 1990-an.

"Sayangnya, guci-guci tersebut kurang mendapat atensi dari wisatawan, terlebih disimpan begitu saja di gudang milik Pemkab Halmahera Tengah," kata Fitriati.

Fitriati mengatakan jika dikembalikan ke dasar laut, tempat temuan semula, yaitu situs peninggalan bawah laut di Kelurahan Tongowai, guci-guci ini akan menjadi objek wisata selam yang unik dan menarik. Hal ini karena guci-guci itu tidak ditemukan di lokasi penyelaman lainnya di dunia.

"Berbeda dengan museum bawah laut BMKT Parthenon of Underwater Museum di Yunani yang berisi puluhan wadah anggur dari keramik sebagai situs bangkai Kapal Peristera yang berasal dari abad ke-5 SM, maka Museum Bawah Laut Tidore akan berisi puluhan guci peninggalan Kapal Spanyol yang tenggelam abad ke-16," jelas Fitriati.

Pembangunan museum bawah laut ini, kata Fitriati, membuktikan jejak sejarah bahwa Tidore memiliki peran penting sebagai kosmopolis rempah Nusantara.

"Itu juga membuktikan Tidore merupakan salah satu titik sentral dalam jaringan pelayaran dan perdagangan internasional di jalur rempah dan jalur sutra laut yang menghubungkan dunia Timur dan Barat, yang sangat berkontribusi besar bagi sejarah maritim Indonesia dan dunia," jelas dia.

Terkait Sail Tidore, Ali Ibrahim berharap gelaran tersebut dapat terlaksana sesuai dengan waktu yang direncanakan, setelah tertunda karena pandemi Covid-19 dan pelaksanaan G-20. Menurut Ali, Sail Tidore akan menjadi perhatian dunia sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Tidore Kepulauan, dan kota-kota penyangga lainnya.

"Untuk menggalakkan selam di kalangan generasi milenial, Pemkot Tidore Kepulauan dan FIA UI berkolaborasi dengan POSSI untuk menyelenggarakan diskusi publik dalam rangka mencari sosok diving influencer yang tepat," tutur Ali.

"Ketua Umum POSSI Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto dan Wasekjen Sanny Limbunan menyambut baik ide kolaborasi ini, agar olahraga minat khusus, seperti freediving dan scuba diving ini dapat semakin digemari di kalangan anak muda, bahkan menjadi viral seperti halnya Citayam Fashion Week,” ungkap Ali.

Diketahui, dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19, pameran internasional DXI (Deep and Extreme Indonesia) digelar pada 1 September hingga 4 September 2022 di Hall A, Jakarta Convention Center. Event ini didukung juga oleh sejumlah kementerian dan lembaga terkait seperti Kemenparekraf, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup, POSSI, KORMI dan yang lainnya. Pemkot Tidore mendapat kesempatan untuk bergabung dengan stan POSSI di acara ini.

Dalam event DXI tersebut terdapat sejumlah stan berbagai macam produk yang berkaitan dengan kebutuhan selam, destinasi wisata laut dan yang lainnya. Pameran tersebut juga menjadi momentum berkumpulnya komunitas, pelaku usaha dan petualang wisata bahari di seluruh Indonesia



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

TERKINI