Logo BeritaSatu

Bentrokan di Sudan Selatan, PBB Sebut 173 Warga Sipil Tewas

Selasa, 6 September 2022 | 20:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Juba, Beritasatu.com- Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan 173 warga sipil tewas akibat bentrokan di Sudan Selatan antara Februari dan Mei 2022. Seperti dilaporkan AFP, Selasa (6/9/2022), kekerasan menyebabkan 44.000 orang meninggalkan rumah mereka di 26 desa. Dilaporkan pula, total 131 kasus pemerkosaan dan perkosaan berkelompok didokumentasikan.

Bentrokan antara pasukan yang setia kepada Presiden Salva Kiir dan saingannya, Wakil Presiden Riek Machar, di Negara Persatuan yang kaya minyak memengaruhi setidaknya 28 desa di tiga kabupaten, dengan 173 orang tewas dan 37 wanita dan anak-anak diculik.

Advertisement

“Banyak dari korban penculikan menjadi sasaran kekerasan seksual, termasuk gadis-gadis berusia delapan tahun dan seorang gadis sembilan tahun yang diperkosa beramai-ramai sampai mati,” kata Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) dan Kantor kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR).

Kedua belah pihak melakukan pelanggaran berat, kata laporan itu, menambahkan bahwa pasukan pro-pemerintah dan milisi yang setia kepada Kiir tampaknya menjadi “pelaku utama pelanggaran hak asasi manusia.”

Kekerasan tersebut menyebabkan 44.000 orang meninggalkan rumah mereka di 26 desa, dengan total 131 kasus perkosaan dan pemerkosaan massal didokumentasikan.

Sudan Selatan telah dilanda ketidakstabilan sejak kemerdekaan pada 2011 dan masih berjuang untuk menarik garis di bawah perang saudara antara pejuang pro-Kiir dan pro-Machar yang merenggut nyawa hampir 400.000 orang.

Laporan bersama tersebut mencakup periode antara 11 Februari dan 31 Mei 2022, dengan para peneliti melakukan perjalanan ke benteng pro-Machar di Koch, Leer, dan Mayendit serta daerah sekitarnya untuk mendokumentasikan akibat dari kekerasan tersebut.

“Ada alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa serangan-serangan ini secara konsisten direncanakan dan dilakukan dengan tingkat organisasi terutama oleh pasukan gabungan Pemerintah dan milisi/kelompok sekutu yang beroperasi di daerah-daerah ini,” bunyi laporan.

Dalam satu pernyataan pers yang menyertai rilis laporan tersebut, Nicholas Haysom, utusan PBB untuk negara itu, mengatakan bahwa “pelanggaran hak asasi manusia dilakukan dengan impunitas.”

“Pemerintah berkewajiban di bawah hukum internasional untuk melindungi warga sipil, menyelidiki tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, dan meminta pertanggungjawaban tersangka pelaku,” tambahnya.

PBB telah secara teratur mengkritik kepemimpinan Sudan Selatan karena perannya dalam memicu kekerasan, menindak kebebasan politik dan menjarah pundi-pundi publik.

PBB juga menuduh pemerintah melakukan pelanggaran hak yang sama dengan kejahatan perang atas serangan mematikan di barat daya tahun lalu.

Sejak perang saudara lima tahun berakhir pada 2018, proses perdamaian yang lamban di negara itu telah mengalami beberapa kali penundaan, dengan kekerasan sering pecah antara pasukan Kiir dan Machar.

Pada Juli, Amerika Serikat menarik diri dari dua organisasi pemantau proses perdamaian di Sudan Selatan karena kegagalan pemerintah untuk mereformasi, mengutip "kurangnya kemajuan berkelanjutan."



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

LPNU dan Danone Turut Sukseskan Harlah Satu Abad NU

LPNU ingin mengingatkan bagaimana peran NU dan pentingnya warga Nahdliyin dalam merawat bumi kita sekaligus membangun masyarakatnya.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Hujan Disertai Angin Kencang, Sejumlah Pohon Bertumbangan di Depok dan Bogor

Tiupan angin kencang dilaporkan menyebabkan pohon tumbang sedikitnya di lima titik di Kota Bogor Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2023

Singapura Buka Penuh Perbatasan Senin Depan, Tak Perlu Tunjukkan Tes Covid-19

Singapura akan membuka secara penuh perbatasannya mulai Senin depan pada 13 Februari, ketika negara itu menurunkan peringatan penyakitnya ke level terendah.

NEWS | 9 Februari 2023

Inspiratif, Anggota Bhabinkamtibmas di Depok Jajakan Kopi Gratis Sambil Berkeliling

Aipda Mohadi menyambangi warganya satu persatu sambil membuatkan kopi panas dari motornya yang sudah dimodifikasi.

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2023

Jokowi: Pemberitaan yang Bertanggung Jawab Jadi Tantangan Insan Pers

Jokowi menyebut tantangan utama insan pers saat ini adalah membuat pemberitaan bertanggung jawab.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Ibunda: Hasya Seharusnya Berlaga di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup IV 2022

Mahasiswa UI Muhammad Hasya Atallah Saputra, menurut ibundanya, seharusnya tampil di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup IV 2022, November tahun lalu.

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2023

KPK: Kabar Soal Harta Firli Bahuri di Swiss Disita Hoax

KPK memastikan kabar yang menyebutkan harta Ketua KPK Firli Bahuri di Swiss disita, adalah hoax atau bohong.

NEWS | 9 Februari 2023

Putusan Sela, Hakim Teruskan Sidang Kasus Narkoba Teddy Minahasa

Majelis hakim menolak eksepsi kuasa hukum dari terdakwa kasus narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa, dan memutuskan untuk tetap mereuskan perkara.

NEWS | 9 Februari 2023

Terlibat Jaringan JI, Seorang Pria di Lampung Ditangkap Densus 88

Pria berinisial JD, terduga teroris ditangkap Densus 88 Anti Teror karena diduga terlibat jaringan Jemaah Islamiyah (JI)

NEWS | 9 Februari 2023

Jokowi Sebut Sistem AI dan Algoritma Dorong Konten Recehan dan Korbankan Jurnalisme

Presiden Jokowi mengatakan sistem IA dan algoritma mendorong konten-konten recehan, sensasional lebih banyak muncul, mengorbankan visi jurnalisme

NASIONAL | 9 Februari 2023


TAG POPULER

# Sugeng Guruh Gautama


# Disney PHK Karyawan


# Gempa Turki


# Ferdy Sambo


# Capres PDIP


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Keren, Jeka Saragih Dapat Kontrak dari UFC

Keren, Jeka Saragih Dapat Kontrak dari UFC

SPORT | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE