Logo BeritaSatu

Cegah Kecelakaan, Ditjen Hubdat Siap Tampung Masukan

Rabu, 7 September 2022 | 18:32 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru-baru ini menggelar focus group discussion (FGD) bertajuk pencegahan kecelakaan akibat rem blong di Hotel Mercure Jakarta Sabang, Selasa (6/9/2022).

Menindaklanjuti maraknya kejadian kecelakaan bus maupun truk yang terjadi belakangan ini, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat mengatakan pihaknya akan menampung beragam masukan dari pemangku kepentingan terkait baik dari instansi pemerintah, kepolisian, maupun APM.

Advertisement

Dirjen Hubdat Hendro Sugiatno mengatakan, Ditjen Hubdat saat ini perlu masukan dan kritik dari sisi aturan maupun kebijakan sehingga ke depannya dapat digunakan untuk pembenahan.

“Termasuk dari asosiasi diperlukan untuk memberikan masukan. Kir saat ini bukan di Kemenhub melainkan di daerah dan apakah kompetensinya mencukupi? Saya tidak tahu juga karena perkembangan teknologi transportasi terus berkembang dan harus diikuti oleh pengujinya," ungkap Hendro.

"Kami sebagai regulator ingin transportasi aman dan selamat di jalan, semua berjalan dengan baik ekonomi tumbuh dengan baik. Semoga diskusi hari ini menghasilkan sesuatu yang dapat kita tindaklanjuti untuk mengurangi kecelakaan, kalau soal ODOL ini tidak selesai-selesai maka saya ajak kita bersama-sama menuntaskannya. Saya akan terus berkomunikasi intens dengan Korlantas sebagai salah satu upaya,” imbuhnya.

Hendro mengatakan pihaknya berharap tidak akan ada lagi kecelakaan kendaraan baik bus maupun truk ke depannya dengan adanya pembahasan melalui FGD hari ini.

“Masalah ini adalah masalah lama dan merupakan masalah bersama, semua memiliki tanggung jawab yang sama, tidak dapat hanya ditanggulangi oleh 1 institusi. Regulator, pengusaha semua bertanggung jawab terhadap kejadian ini," kata Hendro.

"Mudah-mudahan dari diskusi ini ada jalan terbaik untuk mengeluarkan kebijakan bagaimana kita menanangani dan memikirkan kejadian seperti di Bekasi dan Cibubur,” jelasnya.

Di kegiatan yang sama, Ahmad Wildan selaku Plt Sub Komite LLAJ Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memaparkan 5 prosedur mengemudi yang benar. Kelima prosedur tersebut adalah sebagai berikut:

1. Gunakan gigi rendah sebelum melalui jalan menurun;
2. Manfaatkan exhaust brake dan retarder;
3. Hindari menginjak pedal rem jika tidak diperlukan;
4. Pertahankan jarum RPM berada di zona torsi maksimal;
5. Jangan memuat beban berlebih melampaui kemampuan power weight to ratio.

Secara umum, ia juga menjabarkan sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk meminimalisir kecelakaan kendaraan bermotor yaitu:

a. Membuat crash program penyediaan tenaga Penguji Kendaraan Bermotor di daerah;

b. Mendorong daerah untuk melaksanakan pemeriksaan persyaratan teknis dengan memasukkan pemeriksaan persyaratan teknis sebagai item utama akreditasi tempat pengujian kendaraan bermotor;

c. Melakukan bimbingan teknis pemeriksaan persyaratan teknis secara lebih masif baik kepada penguji kendaraan bermotor maupun petugas terminal, jembatan timbang maupun PPNS;

d. Peningkatan pengawasan operasional terhadap over loading dan operasional trailer.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dikenal Sejak PD II, Ini Keuntungan Penggunaan Balon Mata-mata

Pejabat Amerika Serikat mengatakan pada Kamis (2/2/2023) bahwa balon mata-mata Tiongkok telah terbang di atas AS selama beberapa hari.

NEWS | 4 Februari 2023

Ayah Bejat Pelaku Pencabulan Anak Kandung Dibekuk Polisi

Sungguh keji dan biadab prilaku seorang ayah di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung ini, mengaku khilaf dan tidak kuat menahan hawa nafsu, Ia tega mencabuli putri kandungnya sendiri yang masih berusia 6 tahun.

NEWS | 4 Februari 2023

Orang Tak Dikenal Bakar Rumah, Mobil, dan Motor di Kendari

Satu unit rumah dan 2 kendaraan mobil serta motor diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra)

NEWS | 4 Februari 2023

Diduga Cabuli Siswa SD, Rumah Pensiunan ASN di Parepare Dilempari Batu

Seorang pensiunan ASN dipukuli massa dan rumahnya dilempari batu lantaran diduga menjadi pelaku pencabulan siswa SD di Parepare Sulawesi Selatan (Sulsel).

NEWS | 4 Februari 2023

Dewan Pers Sebut 97 Persen Pelanggaran Dipicu Kualitas Jurnalisme yang Kurang Baik

Dewan Pers menyebutkan 97 persen pelanggaran pers sepanjang 2022 dilakukan oleh media-media online. 

NEWS | 4 Februari 2023

Produksi UMKM di Makassar Terganjal Kelangkaan Minyakita

Kelangkaan minyak goreng Minyakita menyebabkan sejumlah pelaku UMKM di Makassar kesulitan mendapatkan pasokan.

NEWS | 4 Februari 2023

Fenomena Clickbait, Dunia Pers Dinilai dalam Kondisi Darurat

Ketua Forum Pemred Arifin Asydhad menyatakan, dunia pers Indonesia dalam kondisi darurat karena maraknya judul pemberitaan yang clickbait

NEWS | 4 Februari 2023

Tiongkok Tuduh Politisi dan Media AS Bikin Gaduh Soal Balon Mata-mata

Kemenlu Tiongkok pada Sabtu (4/2/2023) menyatakan, terjadi insiden force majeure yang membuat benda terbang Tiongkok berada di wilayah Amerika Serikat.

NEWS | 4 Februari 2023

Budidaya Melon Golden, Mantan TKI di Lombok Ini Raup Omzet Puluhan Juta

Mantan TKI asal Desa Kebon Ayu Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat NTB berhasil membudidayakan melon golden dan meraup omzet puluhan juta rupiah.

NEWS | 4 Februari 2023

Calon Anggota DPD Dapil Bengkulu Ditembak OTK, Hidayat Nur Wahid: Biadab

Wakil Ketua MPR Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengecam penembakan mantan Sekum Pemuda Muhammadiyah dan calon anggota DPD dapil Bengkulu, Rahimandani. 

NEWS | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dikenal Sejak PD II, Ini Keuntungan Penggunaan Balon Mata-mata

Dikenal Sejak PD II, Ini Keuntungan Penggunaan Balon Mata-mata

NEWS | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE